Samsung kini membawa panel Super AMOLED ke rentang harga yang jauh lebih mudah dijangkau, dengan pilihan mulai dari Rp 3 jutaan hingga kelas menengah atas. Bagi pembeli yang menempatkan kualitas layar sebagai prioritas, deretan model ini memberi ruang pilih yang luas tanpa harus masuk ke kelas flagship.
Di antara semua opsi, Galaxy A57 5G menempati posisi paling kuat. Ponsel ini mengandalkan Exynos 1680 berbasis 4 nm, RAM 8+8 GB virtual, serta skor AnTuTu yang disebut tembus 1,3 juta poin.
Model paling kencang membawa layar terbesar dan fitur paling lengkap
Galaxy A57 5G hadir dengan layar 6,7 inci Super AMOLED Plus beresolusi Full HD+, refresh rate 120 Hz, dan tingkat kecerahan 1200 nits. Di sektor lain, perangkat ini dibekali kamera utama 50 MP OIS, baterai 5000 mAh, pengisian 45 watt, sertifikasi IP68, pemindai sidik jari dalam layar, serta Samsung Knox.
Harganya mulai Rp 6,6 jutaan. Di bawahnya, Galaxy A56 5G menawarkan Exynos 1580, layar 120 Hz dengan kecerahan 1200 nits, dan harga mulai Rp 6,2 jutaan.
Seri menengah menawarkan layar lebih terang untuk kebutuhan harian
Galaxy A37 5G menjadi opsi yang menarik bagi pengguna yang menaruh perhatian pada performa dan proteksi layar. Model ini membawa panel 6,7 inci Super AMOLED 120 Hz dengan kecerahan 1900 nits, serta perlindungan Gorilla Glass Victus+.
Dapur pacunya memakai Exynos 1480 dengan GPU Xclipse 530 berbasis AMD RDNA, dan skor AnTuTu yang disebut mencapai 1 juta poin. Ponsel ini juga mendukung Circle to Search dan Object Eraser, lalu dilengkapi kamera 50 MP OIS, baterai 5000 mAh, IP68, dan harga awal Rp 5,3 jutaan.
Masih di rentang yang sama, Galaxy A36 5G hadir sebagai pilihan Snapdragon dengan Snapdragon 6 Gen 3. Layar Super AMOLED Infinity-O 120 Hz dan harga mulai Rp 5,2 jutaan membuatnya tetap kompetitif di kelas menengah.
Di kelas Rp 4 jutaan, Samsung masih menyimpan opsi yang rasional
Galaxy A35 5G menjadi salah satu pilihan yang paling masuk akal bagi pembeli yang mengutamakan keseimbangan harga dan spesifikasi. Ponsel ini memakai Exynos 1380, layar 6,6 inci Super AMOLED 120 Hz, baterai 5000 mAh, dan harga mulai Rp 4,5 jutaan.
Masih di kisaran tersebut, Galaxy A17 5G menawarkan kamera utama 50 MP OIS. Perangkat ini membawa layar 6,7 inci Super AMOLED 90 Hz, Gorilla Glass Victus, Exynos 1330, RAM 8+8 GB, storage 256 GB, dan harga mulai Rp 4,4 jutaan.
Opsi lebih terjangkau tetap menjaga ciri khas layar besar
Galaxy A26 5G menambahkan Vision Booster untuk membantu visibilitas layar di bawah sinar matahari langsung. Panel 6,7 inci Super AMOLED 120 Hz dengan kecerahan 1200 nits itu dipadukan dengan Exynos 1380, RAM 8+8 GB, storage 256 GB, kamera 50 MP OIS, IP67, dan Circle to Search, dengan harga mulai Rp 3,7 jutaan.
Untuk pembeli yang mengejar banderol lebih rendah, Galaxy A17 4G hadir dengan layar 6,7 inci Super AMOLED Infinity-U 90 Hz, Gorilla Glass Victus, Helio G99, baterai 5000 mAh, IP54, dan harga mulai Rp 3,2 jutaan.
Di sisi lain, Galaxy A16 5G membawa Dimensity 6300, layar 6,7 inci Super AMOLED Full HD+ 90 Hz, RAM 8+8 GB Extended, storage 256 GB, IP54, dan Samsung Knox. Varian 4G-nya ditopang Helio G99, RAM 8 GB, storage 128 GB UFS, kamera belakang triple 50 MP + 5 MP + 2 MP, kamera depan 13 MP, serta harga mulai Rp 3,2 jutaan.
Deretan model tersebut menunjukkan bahwa panel Super AMOLED kini tidak lagi menjadi ciri khas HP mahal. Pembeli dapat menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan, mulai dari performa, kamera, fitur keamanan, hingga harga yang paling sesuai dengan anggaran.







