Kylian Mbappé menutup Piala Dunia 2026 sebagai pemegang rekor gol terbanyak sepanjang sejarah putaran final. Koleksinya mencapai 22 gol, melewati Lionel Messi yang mengemas 21 gol dan Miroslav Klose dengan 16 gol.
Turnamen ini juga memberi panggung bagi Curaçao, negara berpenduduk sekitar 156 ribu jiwa yang menjadi peserta dengan populasi terkecil di putaran final. Tim tersebut tidak hanya mencatat sejarah kolektif, tetapi juga melahirkan rekor dari pelatih dan penjaga gawangnya.
| Rekor | Tokoh/Tim | Catatan |
|---|---|---|
| Gol terbanyak sepanjang sejarah | Kylian Mbappé | 22 gol |
| Assist terbanyak satu edisi | Michael Olise | 7 assist |
| Nirbobol satu edisi | Unai Simón | 7 kali dalam 8 laga |
| Penyelamatan satu laga | Eloy Room | 16 penyelamatan |
Menurut catatan Medcom.id, rekor yang lahir sepanjang turnamen mencakup pencapaian pemain, pelatih, serta pertahanan tim juara. Berikut 10 catatan penting yang mengubah daftar statistik Piala Dunia.
1. Dick Advocaat menjadi pelatih tertua
Dick Advocaat memimpin Curaçao saat menghadapi Pantai Gading pada usia 78 tahun 271 hari. Catatan itu melampaui Otto Rehhagel, yang berusia 71 tahun ketika tampil pada Piala Dunia 2010.
2. Didier Deschamps mencatat laga terbanyak
Didier Deschamps menjalani 26 pertandingan bersama Prancis di Piala Dunia. Jumlah tersebut melewati 25 laga milik Helmut Schön dan memperkuat posisinya sebagai pelatih dengan kemenangan terbanyak dalam sejarah turnamen.
3. Kylian Mbappé memegang rekor gol
Tambahan gol pada edisi 2026 membawa Mbappé ke angka 22 gol di putaran final. Pencapaian itu menempatkannya di atas Messi dan Klose dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah.
4. Inggris dan Prancis memiliki duet tersubur
Jude Bellingham dan Harry Kane membawa Inggris mencatat rekor duet tersubur dalam satu edisi. Ousmane Dembélé dan Mbappé dari Prancis menyamai pencapaian itu karena setiap pemain dalam kedua pasangan tersebut membuat sedikitnya enam gol.
5. Michael Olise memecahkan rekor assist
Michael Olise membukukan tujuh assist sepanjang Piala Dunia 2026. Ia melewati rekor enam assist milik Pelé yang bertahan sejak 1970.
Lima assist Olise menghasilkan gol untuk Mbappé. Kombinasi keduanya menjadi yang paling produktif dalam penciptaan gol pada satu edisi.
6. Johan Manzambi menjadi super-sub termuda
Johan Manzambi menjadi pemain pengganti termuda yang mencetak dua gol dalam satu pertandingan Piala Dunia. Penyerang Swiss itu berusia 20 tahun 247 hari ketika menghadapi Bosnia dan Herzegovina.
7. Lionel Messi menambah rekor kemenangan
Argentina memang gagal mempertahankan gelar juara, tetapi Messi tetap memperpanjang catatan pribadinya. Kapten Argentina itu meraih 23 kemenangan di putaran final dan melewati rekor sebelumnya milik Klose.
8. Cristiano Ronaldo mencetak gol di enam edisi
Cristiano Ronaldo menjadi pemain pertama yang mampu mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia berbeda. Ia juga tercatat sebagai pencetak gol tertua kedua dalam sejarah turnamen, di bawah Roger Milla.
9. Unai Simón mengawal pertahanan Spanyol
Unai Simón mencatat tujuh pertandingan tanpa kebobolan dalam delapan laga bersama Spanyol. Bersama Pedro Porro, Aymeric Laporte, Pau Cubarsí, dan Marc Cucurella, Spanyol hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen.
Catatan itu menjadikan Spanyol sebagai tim juara dengan jumlah kebobolan paling sedikit dalam sejarah Piala Dunia. Lini pertahanan menjadi fondasi utama perjalanan mereka pada edisi 2026.
10. Eloy Room menyamai catatan Tim Howard
Eloy Room membuat 16 penyelamatan ketika Curaçao menghadapi Ekuador. Jumlah itu menyamai rekor Tim Howard untuk penyelamatan terbanyak dalam satu pertandingan Piala Dunia.
Rekor Room melengkapi pencapaian Curaçao sebagai negara dengan populasi terkecil yang pernah tampil di putaran final. Kehadiran mereka membuat edisi 2026 diwarnai catatan dari tim debutan hingga pemain papan atas.
Source: www.medcom.id






