102 Pembalap Turun Di Mandalika Racing Series 2026, Jalur Menuju Level Dunia Kian Terbuka

Sebanyak 102 starter langsung meramaikan seri pembuka Pertamina Mandalika Racing Series 2026 yang berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit pada 24-26 April 2026. Angka tersebut menunjukkan bahwa ajang ini tetap menjadi magnet bagi pembalap muda Indonesia yang ingin meniti karier lewat jalur pembinaan yang lebih terarah.

Komposisi peserta pada putaran awal juga memperlihatkan besarnya minat di sejumlah kelas. Kelas Indonesia Junior Talent Cup menjadi yang paling ramai dengan 31 peserta, disusul National Sport 250cc yang diikuti 27 pembalap.

Pertamina menempatkan kejuaraan ini bukan sekadar sebagai arena adu cepat, melainkan sebagai bagian dari pembinaan yang disusun berjenjang. Sistem kelas yang digunakan dibuat bertahap, mulai dari kategori junior hingga profesional, agar perkembangan pembalap berjalan lebih sistematis sesuai kemampuan masing-masing.

VP Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menegaskan bahwa dukungan terhadap Mandalika Racing Series merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem balap yang berkelanjutan. Ia juga menyebut ajang ini sebagai ruang penting bagi pembalap muda Indonesia untuk mempersiapkan diri sebelum menghadapi persaingan di level internasional.

Baron menambahkan bahwa penguatan talenta di ajang tersebut sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang olahraga berprestasi. Menurutnya, langkah itu menjadi bentuk dukungan Pertamina terhadap Asta Cita Pemerintah untuk melahirkan generasi muda yang kompetitif dan siap bersaing secara global.

Ruang Kompetisi yang Lebih Luas

Putaran pembuka Mandalika Racing Series 2026 menampilkan enam kelas yang membuka jalur persaingan bagi pembalap dengan usia dan pengalaman berbeda. Rincian peserta pada masing-masing kelas memperlihatkan lapisan kompetisi yang cukup lengkap.

National Sport 150 diisi 16 pembalap, sementara National Sport 250 diikuti 27 pembalap. Di kelas Supersport 600, tercatat 5 pembalap yang turun bersaing, sedangkan Underbone 150cc diikuti 11 peserta.

Dua kelas pembinaan usia muda juga menjadi bagian penting dalam peta persaingan. Junior Sport 250 U-18 diikuti 12 pembalap, melengkapi Indonesia Junior Talent Cup yang menjadi kelas dengan jumlah starter terbanyak pada seri pembuka.

Susunan kelas seperti ini membuat pembalap muda memiliki ruang untuk berkembang secara bertahap. Dari level awal, mereka bisa menapaki jenjang yang lebih tinggi sebelum berhadapan dengan persaingan yang lebih berat.

Arah Pembinaan Jangka Panjang

Musim 2026 akan berjalan dalam lima putaran penuh, sehingga proses pembinaan tidak berhenti pada satu seri saja. Format itu memberi kesempatan bagi peserta untuk terus mengukur perkembangan sekaligus menjaga konsistensi performa sepanjang musim.

Pertamina menjalankan ajang ini bersama Kementerian Pariwisata RI dan ITDC untuk menjaga keberlanjutan penyelenggaraan serta memperkuat posisi Mandalika sebagai pusat kegiatan balap. Kolaborasi tersebut juga mendukung pembinaan pembalap nasional agar tetap memiliki wadah kompetitif yang berkesinambungan.

Dengan jumlah peserta yang besar dan struktur kelas yang bertahap, Mandalika Racing Series diposisikan sebagai salah satu fondasi penting dalam pengembangan motorsport nasional. Ajang ini sekaligus menjadi tempat bagi pembalap muda Indonesia untuk mengasah kemampuan sebelum melangkah ke persaingan yang lebih tinggi di panggung dunia.

Berita Terkait