12 Fakta The East Palace, Nam Joo-hyuk Kembali Memburu Roh di Tengah Kutukan Istana

Author: Redaksi Android62

The East Palace langsung memuncaki Netflix Korea sehari setelah penayangannya dimulai pada Jumat (17/7). Serial delapan episode ini menandai kembalinya Nam Joo-hyuk melalui karakter pembasmi roh di tengah ancaman terhadap keluarga kerajaan.

Ketegangan cerita tidak hanya datang dari perebutan kekuasaan, melainkan juga kutukan yang disebut telah membayangi keturunan raja selama 30 tahun. Berikut 12 fakta tentang drama berlatar kerajaan Joseon fiktif tersebut.

1. Memadukan sageuk dan horor fantasi

The East Palace menggabungkan drama sejarah Korea atau sageuk dengan unsur horor fantasi. Konflik politik istana berjalan bersamaan dengan kemunculan makhluk supranatural yang mengincar pewaris takhta.

2. Donggung berarti Istana Timur

Serial ini memakai judul Korea Donggung, yang berarti Istana Timur. Istilah tersebut merujuk pada kediaman resmi putra mahkota dan mengarah pada kaitan kutukan dengan garis suksesi kerajaan.

3. Gu-cheon dan Saeng-gang menyelidiki dari dua dunia

Gu-cheon dan Saeng-gang menjadi dua tokoh yang mengurai peristiwa ganjil di istana dengan kemampuan berbeda. Gu-cheon berhadapan langsung dengan roh, sedangkan Saeng-gang dapat mendengar suara orang yang telah meninggal.

Karakter Pemeran Kemampuan
Gu-cheon Nam Joo-hyuk Melihat dan membunuh roh di Realm of Gwi
Saeng-gang Roh Yoon-seo Mendengar suara orang mati

4. Kutukan berlangsung selama 30 tahun

Misteri utama bermula dari kematian para pangeran yang dikaitkan dengan arwah penghuni kolam di Istana Timur. Roh tersebut disebut mengutuk keturunan raja selama tiga dekade dan ingin menghabisi seluruh keluarga kerajaan.

5. Nam Joo-hyuk menjadi pembasmi arwah

Nam Joo-hyuk memerankan Gu-cheon setelah menyelesaikan wajib militer pada September 2024. Karakter itu digambarkan sarkastis, piawai menggunakan pedang, dan mampu memburu roh di dunia arwah.

6. Saeng-gang menyimpan tugas rahasia

Saeng-gang bukan hanya dayang yang menemani Gu-cheon dalam penyelidikan. Ia juga diperintahkan untuk mengawasi Gu-cheon dan menyimpan rahasia besar yang berkaitan dengan keluarga kerajaan.

7. Raja menyangkal kutukan demi takhta

Cho Seung-woo memerankan raja yang secara terbuka menolak mengakui keberadaan kutukan. Di balik sikap itu, sang raja diam-diam meminta bantuan Gu-cheon demi melindungi putra terakhirnya.

8. Ditangani kreator cerita gelap

Naskah serial ini ditulis Kwon So-ra dan Seo Jea-won, yang juga dikaitkan dengan The Guest dan Bulgasal. Penyutradaraan ditangani Choi Jung-kyu, sosok di balik The Devil Judge.

9. Lokasi syuting pernah dilanda kebakaran

Lokasi syuting di Yeoncheon mengalami kebakaran pada 21 Desember 2024. Peristiwa itu menghanguskan bangunan set seluas 3.655 meter persegi tanpa menimbulkan korban jiwa.

10. Cerita dirancang dalam delapan episode

The East Palace dikemas sebagai serial terbatas dengan total delapan episode. Format tersebut memusatkan cerita pada penyelesaian misteri utama tanpa memperluas terlalu banyak cerita sampingan.

11. Tersedia aksesibilitas berbahasa Indonesia

Penonton Indonesia dapat menyaksikan serial ini dengan subtitle bahasa Indonesia di Netflix. Platform itu juga menyediakan pilihan deskripsi audio bahasa Indonesia untuk mendukung aksesibilitas visual.

12. Pemeran utama menjadi daya tarik awal

Perpaduan Nam Joo-hyuk, Roh Yoon-seo, dan Cho Seung-woo menjadi salah satu kekuatan utama serial ini. Kombinasi pemain tersebut dengan horor fantasi kerajaan membuat The East Palace segera menarik perhatian setelah dirilis.

Source: mediaindonesia.com
Berita Terbaru