145 Km Sekali Isi, VinFast Viper 2026 Dipasarkan Mulai Rp 22,81 Juta dengan Fitur Premium

VinFast Viper langsung mencuri perhatian karena membawa kombinasi harga promo yang rendah dan perlengkapan yang terasa naik kelas. Di skema sewa baterai, motor listrik ini dibuka mulai Rp 22,81 juta OTR Jakarta, angka yang membuatnya tampil sebagai penantang baru di segmen premium.

Daya tariknya tidak berhenti di harga. VinFast membekali Viper dengan layar TFT 5 inci, smart key, GPS tracker, remote on/off, hingga opsi battery swap yang diklaim bisa selesai kurang dari 3 menit.

Skema harga dibuat fleksibel

VinFast membuka pre-order Viper sejak 20 Mei 2026 untuk wilayah operasional OTR Jakarta. Program early bird berlaku sampai 20 Juni 2026, sedangkan pengiriman gelombang pertama dijadwalkan mulai pertengahan Juni 2026.

Strategi yang dipakai juga berbeda dari banyak motor listrik lain. VinFast memisahkan kepemilikan motor dan baterai, sehingga konsumen bisa memilih skema sewa baterai, beli putus dengan satu baterai, atau paket lengkap dengan dua baterai.

Paket promo yang tercantum adalah sewa baterai Rp 22.810.000, beli putus plus 1 unit baterai Rp 26.505.000, dan beli putus plus 2 unit baterai Rp 30.090.000. Untuk skema sewa, pengguna kemudian membayar Rp 84.000 per bulan untuk setiap unit baterai.

Jarak tempuh jadi senjata utama

Di kelas harga Rp 22 jutaan, kombinasi jarak tempuh dan fitur menjadi nilai jual paling kuat. Dalam konfigurasi satu baterai, Viper diklaim sanggup berjalan 82 km, sedangkan dua baterai membuat jaraknya naik menjadi 145 km.

Baterai yang dipakai berjenis LFP dengan total kapasitas 3 kWh, terdiri dari 2 x 1,5 kWh. Pengisian penuh menggunakan charger standar membutuhkan waktu sekitar 4,5 jam.

Untuk penggerak, Viper memakai motor BLDC in-wheel dengan daya nominal 3.000 W. Tenaga puncaknya mencapai 5.200 W pada 3 detik pertama akselerasi, sementara kecepatan maksimumnya tercatat 90 km/jam.

Perlengkapan dan bodi terasa serius

VinFast menempatkan Viper di posisi yang tidak sekadar mengandalkan angka efisiensi. Motor ini memiliki dimensi 1.900 x 710 x 1.110 mm, tinggi jok 745 mm, ground clearance 130 mm, dan bobot kosong 91 kg dalam kondisi kompartemen baterai kosong.

Bagian kaki-kaki memakai ban tubeless 90/90-12 di depan dan 100/90-12 di belakang. Sistem pengeremannya menggunakan cakram hidrolik 220 mm di depan dan 200 mm di belakang.

Untuk suspensi, Viper dibekali garpu teleskopik di depan dan dual shock absorber belakang dengan external reservoir atau suspensi tabung. Sektor pencahayaan juga sudah full LED dengan lampu utama proyektor.

Fitur digital dan konektivitas ikut diusung

Di balik panel depan, Viper memakai TFT display 5 inci sebagai pusat informasi berkendara. Fitur lain yang disematkan mencakup smart key system, remote on/off, GPS tracker, serta integrasi aplikasi VinFast Connect.

Pada sisi praktis, opsi battery swap menjadi salah satu pembeda penting. Sistem ini ditujukan untuk mempercepat penggantian daya sekaligus membantu menjaga performa saat baterai mulai menurun.

Masuk ke persaingan Alva Cervo dan Polytron Fox-R

Di atas kertas, Alva Cervo masih unggul dalam top speed dan peak power. Model itu mencatat kecepatan puncak 103 km/jam dan peak power 9.800 W, sementara VinFast Viper berada di 90 km/jam dan 5.200 W.

Namun dari sisi harga, Viper bermain jauh lebih rendah. Dengan banderol promo Rp 22,81 juta pada skema sewa baterai, posisinya terpaut besar dari Alva Cervo yang tercatat Rp 42,75 juta.

Jika dibandingkan dengan Polytron Fox-R, Viper memang tidak memegang harga terendah karena Fox-R tercatat Rp 14,40 juta setelah subsidi. Meski begitu, Viper membawa kelengkapan yang lebih ramai, termasuk layar TFT, smart key, GPS, aplikasi gawai, dan infrastruktur swap baterai yang belum tersedia pada Fox-R.

Soal jarak tempuh, Viper juga tampil meyakinkan. Angka 145 km pada opsi dua baterai lebih tinggi dibanding Alva Cervo yang tercatat 125 km dan Polytron Fox-R 130 km.

Pemesanan dan status subsidi

Pemesanan awal dapat dilakukan lewat situs vinfastauto.id dengan memilih model, menentukan metode kepemilikan baterai, lalu membayar booking fee Rp 1 juta yang tidak dapat dikembalikan. Setelah transaksi tervalidasi, konfirmasi akan dikirim melalui SMS dan posel.

Untuk subsidi pemerintah Rp 5 juta, status VinFast Viper masih belum pasti. Unit yang masuk tahun ini masih berstatus CBU dari Vietnam, sedangkan syarat TKDN minimal 40 persen menjadi penentu kelayakan insentif.

VinFast disebut menyiapkan fasilitas perakitan lokal di Subang, Jawa Barat, yang diproyeksikan beroperasi penuh pada 2027. Untuk memastikan status subsidi, calon pembeli diminta mengecek langsung ke diler resmi atau menghubungi layanan pelanggan di 1500083.

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer