Musim haji 1447 Hijriah resmi memasuki tahap akhir setelah Arab Saudi menyatakan seluruh operasional haji berjalan sukses. Penutupan itu menandai selesainya rangkaian layanan, pengamanan, dan pengelolaan terintegrasi yang mengawal jutaan jemaah selama ibadah di Tanah Suci.
Wakil Gubernur Wilayah Mekkah sekaligus Wakil Ketua Komite Tetap Haji dan Umrah, Pangeran Saud bin Mishaal bin Abdulaziz, menyebut para jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman dan lancar. Pernyataan itu disampaikan pada Jumat, 29 Mei 2026, dengan penekanan bahwa seluruh unsur pendukung bekerja secara terkoordinasi.
Skala jemaah tahun ini sangat besar
Otoritas statistik Arab Saudi mencatat jumlah jemaah haji tahun ini mencapai 1.707.301 orang. Dari total tersebut, 1.546.655 jemaah datang dari 165 negara, sedangkan 160.646 lainnya merupakan jemaah domestik dari Arab Saudi.
Komposisi itu memperlihatkan besarnya tanggung jawab penyelenggaraan haji dalam waktu yang relatif singkat. Mobilitas jemaah, layanan kesehatan, dan keamanan menjadi faktor penting agar pergerakan ibadah tetap tertib.
Rangkaian ibadah berlangsung enam hari
Penyelenggaraan haji dimulai pada Senin, 25 Mei 2026, ketika jemaah bergerak menuju Mina di wilayah barat Arab Saudi. Pada tahap tersebut, pengamanan dan layanan diperketat di titik-titik utama pergerakan jemaah.
Selama enam hari, jemaah menuntaskan tahapan inti ibadah seperti wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, melempar jumrah di Mina, dan tawaf wada di Masjidil Haram, Makkah. Rangkaian haji 1447 Hijriah dijadwalkan berakhir pada Sabtu, 30 Mei 2026.
Jumlahnya lebih tinggi dari 2025
Capaian tahun ini tercatat lebih besar dibanding musim haji 2025 yang berjumlah 1.673.230 orang. Meski begitu, jumlah tersebut masih berada di bawah musim haji 2024 yang diikuti lebih dari 1,83 juta jemaah.
Perbandingan itu menunjukkan adanya dinamika jumlah peserta dari tahun ke tahun. Di tengah perubahan tersebut, fokus utama Arab Saudi tetap tertuju pada kapasitas layanan agar setiap jemaah bisa menjalani ibadah sesuai jadwal.
Penutupan operasional bukan akhir tanggung jawab
Pangeran Saud menegaskan bahwa keberhasilan haji tidak berhenti saat musim ibadah selesai. Ia menilai fase setelah penutupan justru menjadi awal dari tanggung jawab berikutnya dalam melayani Islam dan umat Muslim di seluruh dunia.
Dengan jemaah yang datang dari 165 negara, pengelolaan haji kembali memperlihatkan besarnya kebutuhan koordinasi lintas layanan. Arab Saudi pun menempatkan penyelenggaraan haji sebagai agenda besar yang menuntut kesiapan berkelanjutan hingga seluruh jemaah kembali ke negara masing-masing.
Source: www.viva.co.id






