Kabupaten Pamekasan mengirim 20 atlet pelajar untuk berlaga di Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Jawa Timur. Mereka terdiri dari 10 siswa sekolah dasar dan 10 siswa sekolah menengah pertama yang sebelumnya menjadi juara O2SN tingkat kabupaten.
Kontingen itu akan bersaing dengan wakil daerah lain hingga Kamis (2/7/2026). Sejumlah cabang olahraga telah disiapkan panitia di lokasi berbeda, termasuk renang di GOR Sidoarjo, bulu tangkis di GOR Surya Naga Surabaya, serta pencak silat yang juga digelar di Surabaya.
Pesan Disdikbud untuk para atlet
Pelepasan kontingen berlangsung di halaman Disdikbud Pamekasan, Jl Dirgahayu Pamekasan, Senin (29/6/2026). Acara itu dihadiri pendamping, pelatih, kepala sekolah, guru, orang tua atlet, dan para siswa yang akan membawa nama daerah di ajang provinsi.
Kepala Disdikbud Pamekasan, Achmad Basri Yulianto, memimpin langsung pelepasan tersebut. Ia menegaskan bahwa para atlet adalah duta Kabupaten Pamekasan yang harus tampil percaya diri, disiplin, kompak, dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Anak-anakku adalah duta Kabupaten Pamekasan. Bertandinglah dengan penuh percaya diri, tunjukkan kemampuan terbaik, jaga kekompakan, serta junjung tinggi nilai sportivitas. Prestasi memang penting, namun karakter yang baik jauh lebih utama,” kata Achmad Basri Yulianto.
Pembinaan karakter ikut dibawa ke arena olahraga
Menurut Basri, O2SN bukan hanya kompetisi untuk mengejar hasil akhir. Ajang ini juga menjadi ruang pembinaan karakter, pengembangan bakat, dan peningkatan prestasi peserta didik di bidang olahraga.
Karena itu, ia menyampaikan apresiasi kepada pelatih, guru pembina, dan orang tua yang berperan dalam proses pembinaan hingga para siswa bisa lolos sebagai wakil Pamekasan di tingkat provinsi. Dukungan dari lingkungan terdekat dinilai penting agar para atlet tampil maksimal.
| Cabang Olahraga | Lokasi | Wilayah |
|---|---|---|
| Renang | GOR Sidoarjo | Sidoarjo |
| Bulu tangkis | GOR Surya Naga | Surabaya |
| Pencak silat | Surabaya | Surabaya |
Doa bersama menandai keberangkatan
Sebelum berangkat, pelepasan kontingen ditandai dengan doa bersama dan sesi foto bersama antara jajaran Disdikbud, pelatih, pendamping, serta seluruh atlet. Suasana itu menjadi penanda resmi langkah para pelajar Pamekasan menuju persaingan di level Jawa Timur.
Disdikbud Pamekasan berharap para atlet dapat tampil optimal dan pulang dengan hasil terbaik. Harapan itu sejalan dengan target untuk mengharumkan nama daerah melalui ajang O2SN tingkat Jawa Timur.
