29 Program Prabowo untuk Kemiskinan Ekstrem, Bantuan Pangan Sasar 33,24 Juta Keluarga

Pemerintah menyiapkan 29 program kesejahteraan untuk mendukung target penghapusan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Salah satu intervensi terbesarnya adalah bantuan pangan bagi 33,24 juta keluarga dari kelompok desil 1 hingga desil 4.

Bantuan pangan tersebut berisi 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng yang disalurkan selama tiga bulan. Paket ini menjadi bagian dari 18 program yang secara khusus ditempatkan dalam kelompok menuju 0% kemiskinan.

Sasaran Utama Program

Program-program itu terutama menyasar masyarakat miskin dan rentan miskin dalam kelompok desil 1 sampai desil 4. Presiden Prabowo Subianto memaparkan rancangan tersebut saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026).

Menurut Beritasatu, Program Keluarga Harapan atau PKH menjangkau 10 juta keluarga pada kelompok sasaran tersebut. Perlindungan kesehatan melalui PBI JKN juga mencakup 96,8 juta masyarakat.

KategoriJumlah ProgramFokus Utama
Program menuju 0% kemiskinan18Bantuan sosial dan kebutuhan dasar
Program universal2Gizi dan pemeriksaan kesehatan
Program afirmatif9Pendidikan, kerja, usaha, dan pertanian

18 Program Menuju 0% Kemiskinan

Kelompok pertama menggabungkan bantuan langsung dengan akses pendidikan, kesehatan, perumahan, energi, transportasi, dan pangan. Berikut daftar program yang disusun pemerintah dalam kelompok ini.

No.ProgramKeterangan
1Program Keluarga Harapan (PKH)Menjangkau 10 juta keluarga desil 1 hingga desil 4.
2Sekolah rakyatDisiapkan bagi anak keluarga miskin dengan bantuan Rp4 juta per siswa per bulan.
3PIP KuliahMembantu sekitar 1,2 juta mahasiswa melalui pembebasan UKT dan biaya hidup.
4Program Indonesia Pintar (PIP)Menjangkau 22,1 juta siswa keluarga desil 1 hingga desil 4.
5Kartu sembakoMasuk dalam bantuan kebutuhan dasar rumah tangga.
6Bansos ATENSITermasuk dalam kelompok bantuan sosial.
7PBI JKNMemberikan bantuan iuran kesehatan bagi 96,8 juta masyarakat.
8Bantuan pemberdayaanDitujukan untuk mendukung penguatan masyarakat sasaran.
9BSPSBantuan Stimulan Perumahan Swadaya masuk sektor perumahan.
10FLPPFasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan masuk dukungan hunian.
11Bantuan bencanaDisiapkan sebagai dukungan bagi masyarakat terdampak bencana.
12Subsidi LPGMenjadi bagian dari dukungan energi rumah tangga.
13Subsidi dan kompensasi solarTermasuk dalam intervensi energi.
14Kompensasi PertaliteMasuk daftar dukungan bahan bakar.
15Subsidi dan kompensasi listrikDitujukan untuk membantu kebutuhan energi.
16Diskon tarif kereta apiMasuk dukungan transportasi.
17Diskon tarif angkutan lautMenjadi bagian dari keringanan transportasi.
18Bantuan panganBerisi 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng selama tiga bulan.

Di sektor pendidikan, penerima PIP Kuliah mendapat pembebasan UKT yang dibayarkan langsung kepada perguruan tinggi. Mahasiswa juga memperoleh bantuan biaya hidup antara Rp800.000 hingga Rp1,4 juta per bulan.

2 Program Universal

Di luar bantuan yang diarahkan kepada kelompok desil 1 hingga desil 4, pemerintah memasukkan dua program universal. Keduanya diposisikan untuk mendukung kualitas kesehatan serta kesejahteraan masyarakat secara lebih luas.

No.ProgramFokus
19Makan bergizi gratis (MBG)Dukungan pemenuhan gizi.
20Cek kesehatan gratis (CKG)Pemeriksaan kesehatan masyarakat.

9 Program Afirmatif

Kelompok afirmatif diarahkan pada peluang pendidikan, transisi lulusan ke dunia kerja, pertanian, pembiayaan usaha, dan sertifikasi. Program ini melengkapi bantuan kebutuhan dasar melalui dukungan peningkatan kapasitas dan ekonomi.

No.ProgramBidang
21Magang S1 fresh graduateKetenagakerjaan
22Sekolah unggul GarudaPendidikan
23Beasiswa LPDPPendidikan
24Beasiswa S1 GarudaPendidikan
25Beasiswa S1 Universitas Pertahanan (Unhan)Pendidikan
26Beasiswa Sekolah Taruna NusantaraPendidikan
27Subsidi pupukPertanian
28Subsidi bunga KURPembiayaan usaha
29Sertifikat halal gratisSertifikasi

Prabowo menilai keberpihakan negara kepada masyarakat miskin perlu dijalankan melalui rangkaian intervensi yang luas. “Keberpihakan kita kepada orang miskin luar biasa,” kata Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna.

Keseluruhan paket kebijakan itu dikaitkan dengan penguatan perlindungan sosial, kualitas sumber daya manusia, dan pemberdayaan ekonomi. Pemerintah menempatkannya sebagai bagian dari upaya mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrem.

Source: www.beritasatu.com
Berita Terkait