Netflix kembali menghadirkan tiga drakor dengan warna cerita yang berbeda, dan semuanya menawarkan konflik yang langsung terasa sejak awal. Dari ruang kelas yang penuh persoalan, misi penyelamatan keluarga, hingga obsesi yang tumbuh di lingkungan akademis, ketiganya memberi pilihan tontonan yang lebih intens untuk akhir pekan.
Di antara tiga judul itu, Agent Kim Reactivated menjadi yang paling berangkat dari krisis keluarga. Drama aksi ini menampilkan So Ji Sub sebagai Kim Do Hyeon, pria yang juga dikenal sebagai manajer Kim dan menyimpan masa lalu sebagai mantan agen rahasia.
Sosok yang kini bekerja sebagai manajer bank itu pernah masuk daftar hitam Korea Utara. Situasi berubah ketika anak perempuannya menghilang, lalu sisi lamanya sebagai agen kembali muncul demi menyelamatkan sang putri.
Agent Kim Reactivated diadaptasi dari webtoon dan sudah tayang sejak 26 Juni. Perpaduan latar keluarga dan aksi membuat konfliknya terasa langsung, tanpa perlu menunggu lama untuk masuk ke inti cerita.
Judul lain yang menonjol adalah Notes from the Last Row, sebuah thriller psikologis yang bergerak dari ruang kelas ke wilayah obsesi. Tokoh utamanya, Heo Mun Ho, merupakan profesor Sastra Korea yang sempat bercita-cita menjadi penulis terkenal tetapi belum berhasil mewujudkannya.
Perubahan besar terjadi saat Heo Mun Ho melihat bakat menulis muridnya, Lee Kang. Setelah bakat itu diakui, Lee Kang mengikuti kelas Sastra rahasia yang justru membuat sang profesor semakin terobsesi dengan hasil tulisan muridnya.
Tegangan dalam drama ini tumbuh dari hubungan yang awalnya tampak akademis, lalu bergeser menjadi keterikatan yang mengganggu. Notes from the Last Row juga sudah tayang di Netflix sejak 26 Juni.
Sementara itu, Teach You a Lesson membawa tema yang lebih dekat dengan persoalan disiplin di sekolah. Drama ini mulai tayang perdana pada 5 Juni dan hadir dalam 10 episode, dengan Na Hwa Jin sebagai tokoh sentral yang bekerja sebagai pengawas di Biro Perlindungan Hak Pendidikan atau BPHP.
BPHP dibentuk untuk mengawasi dan menertibkan sekolah yang memiliki persoalan serius, baik yang melibatkan murid maupun guru. Setiap episode membawa cerita berbeda, sehingga alurnya terasa dinamis dan tidak cepat monoton.
Pada episode pertama, Na Hwa Jin berfokus pada upaya menertibkan murid-murid pelaku perundungan. Ia bertekad membuat mereka jera sekaligus menyadarkan mereka agar memahami penderitaan para korban.
Tiga judul ini menunjukkan bahwa Netflix sedang menawarkan pilihan drakor dengan pendekatan yang kontras, dari aksi keluarga hingga ketegangan psikologis. Bagi penonton yang ingin tontonan dengan tensi lebih tinggi, kombinasi tema sekolah, agen rahasia, dan obsesi akademis itu bisa menjadi opsi yang menarik untuk diikuti.
Source: www.beautynesia.id






