Minum terlalu banyak saat makan sering dianggap membantu pencernaan, padahal kebiasaan itu justru bisa membuat kerja lambung menjadi kurang efisien. Cairan dalam jumlah berlebihan dapat mengencerkan asam lambung, sehingga proses mencerna makanan tidak berjalan optimal.
Dokter spesialis gizi dari Department of Nutrition University of Medicine and Pharmacy Hospital Vietnam, dr. Duong Thi Phuong, menjelaskan bahwa lambung memiliki hubungan erat dengan sistem saraf. Karena itu, stres, emosi, dan perilaku makan dapat memengaruhi kerja pencernaan secara langsung.
Minum berlebihan saat makan perlu dibatasi
Selain mengencerkan asam lambung, jumlah cairan yang terlalu banyak juga membuat lambung harus bekerja ekstra untuk mencampur makanan dan minuman sekaligus. Dokter menyarankan total cairan saat makan, termasuk sup, tidak lebih dari 200 mililiter.
Jumlah ideal yang disebutkan berkisar 50 hingga 100 mililiter. Dengan batas itu, lambung tidak dipaksa menangani beban berlebih saat proses cerna sedang berlangsung.
Makan terlalu malam dan langsung tidur juga berisiko
Kebiasaan makan malam terlalu dekat dengan waktu tidur dapat membebani lambung karena proses pencernaan membutuhkan waktu sekitar dua hingga lebih dari enam jam, tergantung jenis makanan. Jika tubuh langsung berbaring, lambung belum selesai mengosongkan isinya.
Kondisi itu membuat asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan. Akibatnya, risiko refluks asam meningkat dan kualitas tidur ikut terganggu.
Makan terlalu cepat membuat lambung bekerja lebih keras
Makan terburu-buru atau sambil terdistraksi juga dapat memberi tekanan ekstra pada lambung. Tubuh tidak punya cukup waktu untuk merespons makanan dengan baik, sehingga proses pencernaan ikut terganggu.
dr Phuong menyarankan setiap suapan dikunyah 20 hingga 50 kali sebelum ditelan. Ia juga menilai waktu makan ideal berkisar 20 hingga 30 menit agar tubuh sempat mengenali rasa kenyang dan mencegah makan berlebihan.
| Kebiasaan | Dampak ke Lambung | Saran |
|---|---|---|
| Makan terlalu cepat atau terdistraksi | Pencernaan terganggu, lambung bekerja lebih keras | Kunyah 20-50 kali, luangkan 20-30 menit saat makan |
| Makan terlalu malam dan langsung tidur | Asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan | Beri jeda sebelum berbaring |
| Minum terlalu banyak saat makan | Asam lambung bisa menjadi lebih encer, pencernaan kurang efisien | Batasi total cairan saat makan |
Ketiga kebiasaan itu sering dianggap sepele karena sudah menjadi bagian dari rutinitas harian. Namun, jika berlangsung terus-menerus, dampaknya bisa terasa pada kerja lambung dan kenyamanan pencernaan.
Karena itu, cara makan yang lebih teratur, tidak tergesa, dan memberi jeda yang cukup sebelum berbaring dapat membantu menjaga lambung tetap nyaman. Perubahan kecil pada kebiasaan sehari-hari sering kali menjadi langkah paling sederhana untuk mengurangi beban pencernaan.







