3 Spot Ikan Bakar Lesehan di Pemalang Ini Bikin Bumbu Meresap Sampai Dalam

Di Pemalang, pengalaman makan ikan bakar lesehan tidak hanya ditentukan oleh rasa. Suasana saung, udara sejuk, dan ikan segar dari kawasan lereng Gunung Slamet ikut membuat tiga spot ini ramai dicari pencinta kuliner.

Yang paling menonjol dari daftar ini adalah karakter masaknya yang berbeda-beda. Ada yang mengandalkan saung di tengah sawah, ada yang kuat di bumbu madu, dan ada pula yang menawarkan suasana pegunungan yang tenang.

Warung Makan Ikan Bakar Lesehan Sigan, suasana sejuk di kawasan nanas madu

Spot ini dikenal sebagai hidden gem di kawasan sentra nanas madu. Pengunjung datang untuk menikmati ikan bakar dengan daging yang juicy, sementara bagian luarnya renyah dan garing.

Suasananya cenderung sepi dan asri, sehingga cocok untuk makan sambil beristirahat dari hiruk-pikuk harian. Lokasinya berada di Parud, Sikasur, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, dengan jam operasional setiap hari pukul 09.00 hingga 21.00 WIB.

Waktu sekitar pukul 16.00 WIB disebut pas untuk datang karena pengunjung bisa menikmati suasana sunset. Akses masuknya memang sedikit menyempit, tetapi tetap aman dilewati mobil pribadi ukuran MPV dengan bantuan papan petunjuk.

Warung Taman Agung “Bu Rini”, bumbu madu yang meresap kuat

Warung ini menonjol lewat proses pembakaran tradisional memakai arang kayu asli. Olesan bumbu gurih manis yang diberikan berulang kali membuat rasa ikan bakar terasa masuk sampai ke bagian dalam.

Menu yang paling sering disorot adalah Gurame Bakar Madu dengan saus madu kental. Rasa manisnya dianggap pas dan cocok dipadukan dengan cobek sambal pedas, sementara lokasinya ada di Jl. Werkudoro, Bandelan 2, Taman, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang.

Warung Taman Agung “Bu Rini” buka setiap hari pukul 09.00 hingga 17.00 WIB. Aksesnya dinilai mudah karena berada di jalur utama Jalan Werkudoro, dan area parkirnya juga luas untuk kendaraan roda dua maupun roda empat.

Ikan Bakar Bu Ana, saung sawah yang nyaman untuk keluarga

Tempat ini dikenal lewat tekstur ikan yang lembut dan tidak berbau tanah. Suasana makan terasa lebih tenang karena saungnya berada di tengah hamparan sawah hijau.

Area lesehannya juga dinilai ramah anak karena saung bersih dan dikelilingi pagar pembatas bambu. Lokasinya berada di Jl. Raya Bantar Bolang Dukuh Tengah, Karangasem, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang, dan buka setiap hari pukul 09.00 hingga 19.00 WIB.

Menu andalan di sini dilengkapi sambal terasi dadakan yang disebut sangat pedas dan kuat rasanya. Harga ikan gurame dan patin bakar berkisar Rp40.000 hingga Rp85.000 per porsi, tergantung ukuran timbangan.

Tips singkat sebelum datang

Bagi yang ingin ke Bu Ana, memilih sistem timbang ikan hidup bisa membantu menyesuaikan porsi sejak awal. Datang sebelum jam makan siang juga disarankan agar terhindar dari antrean, sementara tumis daun gingseng tersedia sebagai menu pendamping.

Di Warung Taman Agung “Bu Rini”, pengunjung bisa memanfaatkan lahan parkir yang luas dan meminta lalapan segar ekstra bila diperlukan. Sementara di Sigan, jaket tebal lebih nyaman dibawa karena udara Belik cukup dingin pada malam hari.

Tiga spot ini menunjukkan bahwa ikan bakar lesehan di Pemalang punya daya tarik yang datang dari banyak sisi. Rasa yang kuat, lokasi yang nyaman, dan suasana yang berbeda membuat tiap warung menawarkan pengalaman makan yang tidak sama.

Source: radartegal.disway.id

Berita Terkait