4 Dorama Jepang Lawas di Netflix yang Masih Paling Mudah Bikin Kangen

Di antara deretan tontonan di Netflix, ada empat dorama Jepang lawas yang tetap terasa hidup karena kekuatan cerita dan karakternya. Judul-judul ini bukan hanya memancing nostalgia, tetapi juga masih relevan untuk penonton baru yang mencari drama dengan emosi kuat dan alur yang mudah diikuti.

Keempatnya datang dari era berbeda, namun sama-sama menawarkan konflik yang jelas, hubungan antarkarakter yang berkesan, dan nuansa khas dorama yang sulit digantikan. Dari romansa urban, komedi romantis, hingga drama sekolah dengan identitas tersembunyi, daftar ini memperlihatkan mengapa serial lawas bisa bertahan lama di ingatan.

1. Tokyo Love Story (1991)

Tokyo Love Story dikenal sebagai drama romantis ikonik yang diadaptasi dari manga karya Fumi Saimon. Ceritanya mengikuti Nagao Kanji, salesman muda yang kaku dan kolot, ketika ia pindah bekerja ke Tokyo dan bertemu Akana Rika yang ceria, modern, dan berwawasan luas.

Pertemuan itu membuat hidup Kanji berubah semakin rumit setelah ia kembali bertemu pujaan hati semasa SMA, Satomi, serta sahabat masa kecilnya, Mikami. Dari sana, drama ini berkembang menjadi kisah cinta segitiga dengan benturan karakter yang terasa tajam dan tidak sederhana.

2. Long Vacation (1996)

Long Vacation kerap disebut sebagai salah satu komedi romantis Jepang terbaik sepanjang masa. Serial yang dibintangi Takuta Kimura dan Tomoko Yamaguchi ini juga sempat tayang di televisi Indonesia pada akhir tahun 90-an.

Kisahnya berpusat pada Minami Hayama, model paruh waktu berusia 31 tahun yang sedang kesulitan keuangan dan ditipu tunangannya yang kabur di hari pernikahan. Saat pindah ke apartemen lama tunangannya, ia bertemu Sena, pria muda bercita-cita menjadi pianis terkenal yang mengizinkannya tinggal sementara sampai hidupnya membaik.

Selama menjadi housemate, Minami dan Sena perlahan saling menguatkan ketika sama-sama berada di titik hidup yang tidak ideal. Dari situ, hubungan mereka berkembang menjadi kedekatan yang hangat dan penuh dinamika.

3. Gokusen (2002)

Gokusen hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari manga, anime, film layar lebar, hingga drama. Versi dramanya mengisahkan Kumiko Yamaguchi, guru matematika yang berasal dari keluarga Yakuza berpengaruh di Jepang.

Dengan penampilan sederhana dan gaya sehari-hari yang jauh dari kesan glamor, Kumiko mengajar di SMA khusus laki-laki dengan reputasi buruk. Para siswa di sekolah itu dikenal malas belajar, gemar berkelahi, dan sering membuat onar.

Melalui kecerdasan dan kemampuan bela dirinya, Kumiko membela murid-muridnya sambil mengajarkan arti kehormatan dalam hidup. Di sisi lain, ia juga harus menjaga rahasia keluarganya agar tidak terbongkar.

4. Hana Kimi (2007)

Hana Kimi juga telah diadaptasi di berbagai negara, termasuk Taiwan dan Korea Selatan. Ceritanya mengikuti Mizuki Ashiya, gadis remaja keturunan Jepang yang besar di Amerika dan pernah menemukan semangat baru setelah melihat atlet lompat tinggi Izumi Sano di televisi.

Saat Izumi mengalami cedera dan berhenti berkarier, Mizuki memutuskan kembali ke Jepang untuk menyemangatinya. Demi bisa masuk ke sekolah khusus laki-laki tempat Izumi menuntut ilmu, ia bahkan mengganti identitas sebagai laki-laki.

Setelah berhasil masuk, Mizuki harus menghadapi siswa lain yang meremehkannya dan Izumi yang dikenal berhati dingin serta sulit didekati. Dari premis itu, Hana Kimi menawarkan drama remaja yang ringan, unik, dan penuh konflik identitas.

Ringkasan Empat Judul

JudulTahunFokus CeritaCatatan Menarik
Tokyo Love Story1991Romansa dan cinta segitigaAdaptasi manga karya Fumi Saimon
Long Vacation1996Komedi romantis dan kehidupan rumah bersamaDibintangi Takuta Kimura dan Tomoko Yamaguchi
Gokusen2002Guru, murid bermasalah, dan keluarga YakuzaPunya versi manga, anime, film, dan drama
Hana Kimi2007Drama remaja dan penyamaran identitasDiadaptasi di Taiwan dan Korea Selatan

Keempat judul ini menunjukkan bahwa drama lawas tetap punya daya tarik karena cerita dan karakternya kuat. Bagi penonton yang ingin bernostalgia, empat dorama Jepang di Netflix ini bisa menjadi pintu masuk untuk kembali ke era serial yang membekas lama di ingatan.

Berita Terkait