4 Pemangkasan POCO X8 Pro, Performa Gaming Kencang Tak Menutup Kekurangannya

Author: Redaksi Android62

POCO X8 Pro menempatkan performa sebagai daya tarik terbesarnya melalui chipset Dimensity 8500 Ultra berfabrikasi 4 nm. Skor AnTuTu yang disebut mencapai 2,28 juta poin membuat perangkat ini menonjol bagi pengguna yang mencari ponsel kelas menengah untuk permainan berat.

Namun, tenaga besar tersebut datang bersama empat pemangkasan yang perlu diperiksa sebelum membeli. Keterbatasannya berada pada kamera ultra-wide, video kamera depan, kecepatan transfer USB-C, dan absennya pengisian daya nirkabel.

Performa Menjadi Prioritas Utama

Dimensity 8500 Ultra dipadukan dengan RAM LPDDR5X serta penyimpanan UFS 4.1. Kombinasi itu ditujukan untuk mempercepat pemuatan aplikasi, permainan, dan perpindahan data di dalam perangkat.

Informasi spesifikasi di laman Xiaomi Global yang dikutip techno.viva.co.id mencantumkan skor AnTuTu hingga 2,28 juta poin. Angka tersebut memperlihatkan arah POCO X8 Pro yang lebih menitikberatkan kemampuan komputasi dibanding kelengkapan fitur di semua sektor.

Aspek Keunggulan Catatan
Performa Dimensity 8500 Ultra, AnTuTu hingga 2,28 juta Menjadi fokus utama perangkat
Baterai Silicon-Carbon 6.500 mAh, HyperCharge 100W Tanpa pengisian daya nirkabel
Layar AMOLED 6,59 inci, 3.500 nits, PWM 3.840Hz Dirancang untuk kenyamanan visual
Konektivitas dan kamera Kamera depan 20 MP USB-C 2.0, ultra-wide 8 MP, tanpa video 4K depan

1. Kamera Ultra-Wide Masih 8 MP

Pemangkasan pertama terlihat pada kamera ultra-wide beresolusi 8 MP. Resolusi ini dinilai belum membawa peningkatan berarti dibanding generasi sebelumnya.

Kondisi tersebut patut menjadi perhatian bagi pengguna yang sering mengambil foto lanskap atau foto kelompok. Sektor kamera bukan bagian yang paling diutamakan dalam paket spesifikasi POCO X8 Pro.

2. Kamera Depan Belum Mendukung Video 4K

Kamera depan 20 MP pada perangkat ini tidak mendukung perekaman video 4K. Batasan itu dapat memengaruhi pertimbangan pengguna yang mengandalkan kamera depan untuk membuat konten beresolusi tinggi.

Spesifikasi tersebut tidak mengurangi orientasi perangkat sebagai ponsel berperforma tinggi. Meski demikian, kebutuhan videografi perlu dipisahkan dari kebutuhan bermain gim saat menilai produk ini.

3. USB-C Tetap Menggunakan Standar 2.0

POCO X8 Pro masih memakai port USB-C dengan standar USB 2.0. Standar ini berpotensi membuat pemindahan berkas berukuran besar ke komputer berlangsung lebih lambat dibanding perangkat dengan standar transfer data yang lebih baru.

Catatan ini relevan bagi pengguna yang rutin memindahkan rekaman video, dokumen, atau berkas permainan. Kecepatan komponen internal tidak otomatis berarti transfer melalui kabel juga berada pada tingkat yang sama.

4. Tidak Ada Pengisian Daya Nirkabel

Fitur pengisian daya nirkabel tidak tersedia pada POCO X8 Pro. Bagi pengguna yang lebih mengutamakan pengisian kabel cepat, absennya fitur tersebut mungkin bukan persoalan utama.

Perangkat ini justru menawarkan HyperCharge 100W yang disebut dapat mengisi baterai hingga penuh dalam 48 menit. Kapasitas baterai Silicon-Carbon 6.500 mAh menjadi salah satu nilai penting untuk menopang penggunaan intensif.

Layar Terang dan Perlindungan Fisik

Selain performa dan baterai, POCO X8 Pro membawa layar AMOLED 6,59 inci dengan kecerahan puncak hingga 3.500 nits. Panel tersebut juga memiliki PWM Dimming 3.840Hz yang ditujukan untuk kenyamanan visual.

Perangkat ini disebut mengantongi sertifikasi IP68/IP69K untuk perlindungan fisik. Dengan harga yang disebut berada di kisaran 354 USD, POCO X8 Pro lebih relevan bagi pengguna yang memprioritaskan tenaga, daya tahan baterai, layar terang, dan ketahanan perangkat.

Pengguna yang membutuhkan kamera ultra-wide lebih mumpuni, video 4K dari kamera depan, transfer kabel lebih cepat, atau pengisian nirkabel perlu mempertimbangkan empat batasan tersebut. Pilihan ini pada akhirnya bergantung pada apakah performa gaming menjadi kebutuhan utama atau bukan.

Berita Terbaru