4K 120fps di Semua Focal Length, Vivo X300 Ultra Tancap Gas untuk Kreator Video

Vivo X300 Ultra terlihat ingin melangkah lebih jauh dari sekadar ponsel dengan kamera besar. Perangkat ini disiapkan sebagai alat kerja yang serius untuk pembuatan konten, dengan perhatian yang sama besar pada video, audio, stabilisasi, dan pengolahan warna.

Pendekatan itu membuat posisinya berbeda dari banyak flagship lain yang biasanya berhenti di angka megapiksel. Vivo justru menata X300 Ultra agar terasa lebih fleksibel saat dipakai merekam, mengedit, dan menyesuaikan hasil akhir sesuai kebutuhan kreator.

Video jadi salah satu senjata utama

Kemampuan video X300 Ultra menjadi sorotan karena Vivo mendukung perekaman 4K 120fps di semua focal length. Artinya, pengguna bisa berpindah dari sudut lebar ke medium hingga jarak jauh tanpa kehilangan dukungan kecepatan perekaman tinggi.

Dukungan itu diperkuat oleh Dolby Vision Video, 10-bit Log Video, dan LUT untuk color grading. Kombinasi ini memberi ruang lebih besar bagi pengguna yang ingin mengolah hasil rekaman secara lebih serius pada tahap pascaproduksi.

Vivo juga menambahkan Pro Video Mode terbaru untuk memberi kontrol manual yang lebih lengkap. Pengguna bisa mengatur exposure, fokus, dan warna dengan lebih leluasa saat proses perekaman berlangsung.

Tiga kamera belakang dibuat saling konsisten

Di sisi belakang, Vivo menempatkan kamera utama 200MP 35mm, kamera ultrawide 50MP 14mm, dan kamera telefoto 200MP 85mm. Ketiganya dirancang agar punya karakter visual yang konsisten saat dipakai bergantian.

Saat focal length berubah ketika merekam video, perpindahannya diklaim tetap natural dan tidak terasa putus. Ini menjadi nilai penting bagi kreator yang sering berpindah sudut pengambilan gambar dalam satu rangkaian konten.

Dengan susunan seperti ini, pengguna bisa merekam dari jarak lebar, lalu masuk ke medium atau jauh tanpa mengorbankan kesinambungan visual yang mencolok. Alur seperti itu membantu proses produksi agar terasa lebih luwes di lapangan.

Audio dan stabilisasi ikut disiapkan untuk produksi

Vivo tidak hanya fokus pada visual. X300 Ultra juga membawa Quad-Mic Audio Recording Master yang menyediakan enam preset audio berbeda untuk menyesuaikan kebutuhan perekaman.

Ponsel ini turut mendukung Bluetooth microphone. Dukungan tersebut memberi fleksibilitas tambahan saat merekam vlog, wawancara, atau konten lapangan yang butuh suara lebih terarah.

Untuk stabilisasi, kamera telefoto X300 Ultra sudah memakai standar CIPA 7.0. Semua kamera juga dibekali Multi-Focal OIS agar hasil video tetap stabil saat digunakan secara handheld.

Ada ruang untuk tampilan yang lebih sinematik

Vivo juga menambahkan Cinematic Video Color Style untuk memberi nuansa visual yang lebih artistik pada rekaman. Di dalamnya terdapat Film Look dan Film Style sebagai pilihan tampilan.

Film Look menawarkan tone warna ala film klasik. Sementara itu, Film Style menghadirkan efek seperti vignette, blur, dan watermark rol film.

Bagi pengguna yang memerlukan jangkauan ekstra, Vivo menyediakan aksesori 400mm vivo ZEISS Telephoto Extender Gen 2 Ultra. Aksesori ini memperluas opsi pengambilan gambar untuk kebutuhan zoom yang lebih jauh.

Performa, layar, dan pendingin ikut mendukung alur kerja

Di balik kemampuan kamera dan videonya, Vivo X300 Ultra ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5. Perangkat ini juga memakai Pro Imaging Chip VS1+ untuk memperkuat pemrosesan gambar.

Chip pencitraan itu diklaim mampu mempercepat pemrosesan foto hingga 20 persen. Kehadiran komponen ini menunjukkan bahwa Vivo juga memikirkan kecepatan kerja saat pengguna memotret, merekam, dan mengolah hasilnya.

Pada bagian depan, Vivo menyematkan layar LTPO 2K ZEISS Master Color Display berukuran 6,82 inci. Layar ini ditujukan untuk preview dan editing konten dengan reproduksi warna yang lebih akurat.

Ukuran layar yang besar juga memudahkan peninjauan hasil foto atau video langsung dari ponsel. Pengguna bisa mengecek hasil, memilih take terbaik, dan melakukan revisi ringan tanpa harus berpindah perangkat.

Baterai besar dan desain khas melengkapi paketnya

Untuk penggunaan intensif, X300 Ultra dibekali baterai 6600mAh dengan dukungan 100W Flash Charge. Vivo juga memasang sistem pendingin Liquid Cooling Vapor Chamber agar suhu tetap stabil saat perekaman video resolusi tinggi atau editing yang berlangsung lama.

Dari sisi tampilan, perangkat ini memakai konsep Classic Split Design dengan pilihan warna Film Green dan Shutter Black. X300 Ultra menjalankan OriginOS 6 dan membawa fitur konektivitas lintas perangkat, termasuk dengan Apple, sehingga posisinya terasa kuat bukan hanya di kamera, tetapi juga dalam penggunaan harian.

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer