Di kelas harga di bawah Rp1,3 juta, persaingan HP murah dengan RAM besar ternyata tidak lagi sesederhana memilih merek yang paling dikenal. Lima nama yang paling menonjol justru datang dari lini entry-level yang menawarkan kombinasi RAM lega, baterai 5000mAh, dan fitur harian yang masih relevan untuk pemakaian ringan hingga menengah.
Yang paling menarik, selisih harga antarmodel ternyata tidak jauh. Itu membuat pilihan akhir lebih banyak ditentukan oleh kebutuhan pengguna, apakah lebih mengejar performa, layar, baterai, atau kemudahan software.
| Model | Harga | RAM dan Penyimpanan | Keunggulan Utama |
|---|---|---|---|
| Infinix Smart 20 | Rp899.000 – Rp1.050.000 | RAM 8GB + extended RAM hingga 16GB, storage 128/256GB | Layar 6.6 inci 90Hz, baterai 5000mAh, kamera 50MP |
| Tecno Spark Go 3 | Rp850.000 – Rp1.050.000 | RAM 8GB dengan opsi perluasan virtual | Baterai besar, speaker stereo, layar 6.6 inci |
| Redmi 13C | Rp950.000 – Rp1.150.000 | RAM 8GB + storage 128/256GB | Helio G85, layar IPS 6.74 inci, HyperOS |
| Samsung Galaxy A06 | Rp999.000 – Rp1.250.000 | RAM 6GB/8GB + RAM Plus | One UI, baterai 5000mAh, kamera 50MP |
| Poco C71 | Rp929.000 – Rp1.100.000 | RAM 8GB + storage besar | Performa paling kencang di segmen ini, fitur gaming-oriented |
Poco C71 muncul sebagai nama yang paling agresif untuk urusan performa. Perangkat ini membawa RAM 8GB, storage besar, dan pendekatan gaming-oriented yang membuatnya menonjol di antara kompetitor sekelasnya.
Selain itu, Poco C71 juga disebut punya chipset yang lebih bertenaga dibanding rival di kelas harga serupa. Ulasan pengguna di Shopee menyoroti kemampuan perangkat ini untuk kerja harian, tambahan RAM, dan bodi yang terasa kokoh, meski pengisian dayanya memerlukan waktu lebih lama.
Redmi 13C menawarkan jalur yang lebih seimbang bagi pengguna yang ingin performa stabil sekaligus layar yang lega. Xiaomi membekalinya dengan chipset MediaTek Helio G85, layar IPS 6.74 inci, baterai 5000mAh, dan fast charging 18W.
Di sisi software, HyperOS menjadi daya tarik penting karena terasa ringan dan fiturnya lengkap untuk harga ini. Sejumlah pengguna menilai Redmi 13C nyaman dipakai untuk menonton film, internet, hingga bermain game dengan tampilan yang terasa premium.
Samsung Galaxy A06 mengincar pengguna yang lebih memprioritaskan kestabilan dan antarmuka yang sederhana. Varian yang disebut membawa RAM 6GB atau 8GB dengan dukungan RAM Plus, layar PLS LCD 6.7 inci, kamera 50MP, dan baterai 5000mAh.
Keunggulan terbesarnya ada pada One UI yang simpel, aman, dan tidak dipenuhi iklan. Di website Samsung Indonesia, pengguna juga menyinggung Samsung Knox dan kemudahan penggunaan One UI sebagai alasan memilih A06 untuk pemakaian jangka panjang.
Infinix Smart 20 menjadi opsi paling terjangkau di daftar ini dengan harga mulai Rp899.000. Meski murah, ponsel ini tetap membawa RAM 8GB, extended RAM hingga 16GB, dan storage hingga 256GB.
Spesifikasinya mencakup chipset Unisoc T606, layar 6.6 inci HD+ 90Hz, baterai 5000mAh, fast charging, kamera utama 50MP, serta kamera depan 8MP. Di Shopee, sejumlah pengguna menyebut perangkat ini nyaman untuk aplikasi harian, media sosial, dan game ringan tanpa banyak lag.
Tecno Spark Go 3 berada di rentang harga Rp850.000 sampai Rp1.050.000 dan menonjol lewat kombinasi baterai besar serta speaker stereo. Ponsel ini juga membawa RAM 8GB dengan opsi perluasan virtual dan layar 6.6 inci yang nyaman untuk scrolling.
Dalam ulasan pengguna, perangkat ini dinilai punya performa yang lancar, layar yang tajam, dan build quality yang solid. Ada pula catatan soal fitur inframerah, pengisian daya 15W, serta dukungan Freelink 2.0 dan jaringan 4.5G.
Jika dilihat dari kebutuhan paling praktis, kelima HP ini sama-sama menunjukkan bahwa RAM besar tidak harus membuat harga melonjak tinggi. Pilihan paling masuk akal bergantung pada prioritas masing-masing pengguna, mulai dari performa, layar, audio, hingga kenyamanan software.
