Di antara banyak pilihan tanaman hias indoor, Lidah Mertua kerap disebut sebagai salah satu yang paling berguna untuk rumah. Tanaman ini membantu menyaring formaldehida, benzena, hingga toluena dari udara, dan kelebihannya tidak berhenti di situ karena perawatannya juga sangat mudah.
Keunggulan lain dari Lidah Mertua adalah kemampuannya menghasilkan oksigen pada malam hari. Karena itu, tanaman ini sering ditempatkan di kamar tidur agar suasana terasa lebih segar dan nyaman.
Tanaman yang paling sering dipilih untuk ruang dalam rumah
Palem Bambu menjadi salah satu tanaman yang banyak dicari karena tampilannya cantik sekaligus fungsinya cukup menonjol. Tanaman tropis ini dikenal mampu membantu menyaring formaldehida, benzena, dan xylene di udara.
Ukuran Palem Bambu yang bisa tumbuh cukup tinggi membuat daya saringnya terasa lebih maksimal. Tanaman ini cocok diletakkan di ruang tamu atau dekat jendela agar tetap mendapat cahaya matahari yang cukup.
Spider Plant juga masuk daftar favorit karena mudah dirawat. Tanaman ini tetap bisa tumbuh di ruangan dengan cahaya matahari tidak langsung dan tidak membutuhkan perhatian berlebihan.
Akar putihnya yang tebal membantu menyimpan cadangan air dan nutrisi sehingga tanaman tidak mudah layu. Spider Plant juga aman untuk hewan peliharaan, sehingga lebih nyaman ditempatkan di dalam rumah.
Bunga yang memberi fungsi dan tampilan sekaligus
Bunga Gerbera menawarkan manfaat ganda bagi hunian. Selain membantu mengurangi benzena dan formaldehida, warna bunganya yang cerah ikut membuat ruangan terasa lebih hidup.
Pilihan warnanya juga beragam, mulai dari putih, merah, kuning, ungu, hingga oranye. Tanaman ini cukup mudah dirawat selama mendapat sinar matahari yang cukup dan sebaiknya disiram langsung di bagian bawahnya.
Bunga Krisan juga dikenal sebagai tanaman pembersih udara alami yang efektif. Tanaman ini mampu membantu mengurangi amonia dan benzena dari udara dalam ruangan.
Daya tarik lainnya ada pada bunganya yang bisa bertahan hingga sekitar enam minggu. Namun, tanaman ini perlu diwaspadai oleh orang yang sensitif terhadap bunga daisy atau bunga matahari karena bisa memicu iritasi.
Mengapa tanaman indoor semakin diminati
Tanaman indoor kini dipilih bukan hanya untuk mempercantik rumah. Banyak orang juga melihat manfaatnya dalam membantu menciptakan suasana yang lebih segar, tenang, dan terasa lebih nyaman.
Ruangan yang dipenuhi tanaman hijau juga kerap memberi efek lebih rileks setelah aktivitas padat seharian. Kombinasi antara fungsi penyaring udara, kemudahan perawatan, dan tampilan visual membuat tanaman-tanaman ini relevan untuk berbagai tipe hunian.
Pilihan yang tepat bisa disesuaikan dengan kondisi rumah dan kebutuhan penghuni. Tanpa harus membeli banyak sekaligus, rumah sudah bisa mendapat manfaat dari beberapa tanaman yang memang dikenal membantu kualitas udara di dalam ruangan.
| Tanaman | Manfaat Utama | Perawatan atau Catatan |
|---|---|---|
| Palem Bambu | Menyaring formaldehida, benzena, dan xylene | Cocok di ruang tamu atau dekat jendela |
| Spider Plant | Membantu menyaring udara dalam ruangan | Mudah dirawat, aman untuk hewan peliharaan |
| Gerbera | Mengurangi benzena dan formaldehida | Butuh sinar matahari cukup, disiram dari bawah |
| Krisan | Membantu mengurangi amonia dan benzena | Bunganya bertahan sekitar enam minggu |
| Lidah Mertua | Menyaring formaldehida, benzena, dan toluena | Mudah dirawat, menghasilkan oksigen pada malam hari |
