Pasar dock Thunderbolt 5 mulai memperlihatkan arah yang jelas: bukan hanya soal paling cepat, tetapi soal kombinasi port, dukungan monitor, daya isi ulang, dan fitur tambahan yang paling masuk akal untuk tiap kebutuhan. Dari daftar 7 model yang menonjol, ada opsi yang menekan harga, ada yang mengejar bandwidth tinggi, dan ada pula yang memasukkan slot SSD internal.
Thunderbolt 5 menawarkan lompatan bandwidth yang lebih besar dibanding Thunderbolt 4, sehingga lebih cocok untuk pengguna laptop yang mengandalkan banyak layar, SSD eksternal berkecepatan tinggi, dan satu kabel untuk banyak koneksi. Dalam daftar ini, Gizmochina menyoroti model-model yang paling kuat di kelasnya, mulai dari UGREEN, Satechi, Keychron, Kensington, Belkin, Plugable, hingga Lenovo.
| Model | Kekuatan Utama | Harga |
|---|---|---|
| UGREEN Maxidok 17-in-1 | 17 port, slot M.2 NVMe, dual 8K | sekitar $389 |
| UGREEN Maxidok 10-in-1 | 120Gbps, 140W, opsi lebih murah | $229–$249 |
| Satechi Thunderbolt 5 CubeDock | Ukuran kecil, SSD hingga 8TB, 3 TB5 downstream | $399.99 |
| Keychron Thunderbolt 5 Dock 14-in-1 | Hingga 4 layar eksternal, desain fanless | $349.99 |
| Kensington SD5010T5 EQ | 13 port, triple 4K atau dual 8K | $299.99 |
| Belkin 14-in-1 Thunderbolt 5 Dock | DP 2.1, HDMI 2.1, 140W charging | tidak disebutkan |
| Plugable TBT-UDT3 dan TBT-UDH2 | TBT-UDT3 120Gbps boost, TBT-UDH2 dengan 2 HDMI 2.1 | $299.95 untuk TBT-UDT3 |
UGREEN Maxidok, pilihan yang membentang dari hemat hingga sangat lengkap
UGREEN hadir lewat dua model dari lini Maxidok yang masih berada dalam keluarga Revodok, dan keduanya membawa pendekatan yang berbeda. Maxidok 17-in-1 menawarkan 17 port total, dua port Thunderbolt 5 hingga 120Gbps, tiga USB-A, tiga USB-C 10Gbps, serta slot M.2 NVMe SSD bawaan yang mendukung drive sampai 8TB lewat koneksi 80Gbps.
Model ini juga mendukung pengisian daya hingga 140W dan dapat menggerakkan dua layar 8K pada sistem Windows yang kompatibel. Di sisi lain, Maxidok 10-in-1 hadir di kisaran $229 sampai $249, tetapi tetap membawa data rate 120Gbps dan output satu layar 8K atau dua layar 6K pada Mac Thunderbolt 5.
Satechi dan Keychron, dua pendekatan yang sangat berbeda
Satechi memilih bentuk kubus aluminium ringkas lewat CubeDock, dengan ukuran yang dibuat selaras dengan Mac mini. Dock ini membawa slot M.2 NVMe SSD hingga 8TB, kecepatan baca-tulis sampai 6.000MB/s, tiga port Thunderbolt 5 downstream, Ethernet 2.5Gb, serta pembaca kartu SD dan microSD.
CubeDock juga mendukung daya isi ulang 140W melalui adaptor eksternal 180W. Pada Mac yang kompatibel, perangkat ini mendukung dua layar 6K 60Hz, sedangkan pada Windows atau MacBook Pro M5 Pro dan Max terbaru, jumlah layar bisa mencapai tiga.
Keychron memilih arah lain lewat Dock 14-in-1 yang menjadi dock Thunderbolt 5 pertamanya. Perangkat ini memakai controller Thunderbolt 5 bersertifikasi Intel, menawarkan bandwidth bidirectional 80Gbps, dan mendukung hingga empat layar eksternal dengan pengisian daya 140W.
Chassis aluminium CNC dan desain pendingin tanpa kipas membuat dock ini bisa dipasang vertikal maupun horizontal di meja. Port yang tersedia mencakup Thunderbolt 5, HDMI, USB-A, USB-C, 2.5G Ethernet, dan slot kartu memori, dengan dukungan Windows dan Mac serta kompatibilitas mundur ke Thunderbolt 4 dan USB4.
Kensington, Belkin, Plugable, dan Lenovo menambah persaingan di kelas serius
Kensington SD5010T5 EQ diposisikan sebagai opsi yang lebih terjangkau untuk masuk ke Thunderbolt 5. Dock ini berjalan di kecepatan data 80Gbps, mendukung tiga monitor 4K atau dua monitor 8K pada sistem Windows, dan membawa total 13 port dengan pengisian daya 140W.
Kensington juga menyertakan Ethernet 2.5Gbps, slot SD dan microSD, casing berbahan aluminium daur ulang, serta software DockWorks gratis untuk pengguna Windows. Belkin menawarkan dock 14-in-1 dengan upstream Thunderbolt 5 yang mampu memberi daya isi ulang hingga 140W, lalu mengalihkan bandwidth dari 80Gbps menjadi 120Gbps untuk kebutuhan layar beresolusi tinggi atau refresh rate tinggi.
Output video Belkin terdiri dari satu DisplayPort 2.1 dan satu HDMI 2.1, masing-masing mendukung sampai 8K 60Hz atau 4K 240Hz. Pada mesin Windows yang kompatibel, dock ini juga bisa menangani hingga tiga monitor eksternal 4K 144Hz, ditambah Ethernet 2.5 Gigabit, jack audio 3.5mm, serta pembaca kartu SD dan microSD UHS-II.
Plugable TBT-UDT3 sudah dijual sejak 2025 dan menjadi salah satu model yang paling menonjol berkat tiga port Thunderbolt 5 yang berjalan pada mode boost penuh 120Gbps. Dock ini juga membawa 2.5GbE, slot SD dan microSD, port USB, serta daya isi ulang 140W dengan harga $299.95.
Model tersebut meraih Macworld Best of 2026 dan PCWorld Editors’ Choice. Plugable kemudian memperkenalkan TBT-UDH2 di CES 2026, dengan dua output HDMI 2.1 bawaan untuk dua monitor 4K 144Hz tanpa adapter, plus konektivitas USB tambahan dan pengisian daya host 140W.
Lenovo ThinkPad Thunderbolt 5 Smart Dock 7500 muncul bersama dua model di bawahnya pada IFA 2025, namun varian Thunderbolt 5 ini menawarkan bandwidth hingga 120Gbps dan dukungan tiga layar 8K 60Hz plus satu layar 4K. Opsi tampilannya juga bisa berupa dua layar 4K 240Hz dengan dua layar tambahan 120Hz.
Dock ini menyediakan pengisian daya PD 3.1 hingga 180W dan alat manajemen berbasis cloud untuk tim IT yang ingin memantau serta memperbarui dock dari jarak jauh. Perangkat ini mulai tersedia pada Oktober 2025 dengan harga €399.
Mana yang paling masuk akal untuk dibeli
Thunderbolt 4 dock masih memadai untuk kebutuhan sederhana, terutama jika hanya dipakai bersama satu monitor dan beberapa perangkat USB. Namun, Thunderbolt 5 lebih relevan untuk pengguna yang berhadapan dengan file video besar, banyak layar beresolusi tinggi, atau penyimpanan eksternal berkecepatan tinggi.
Di antara model yang dibahas, UGREEN Maxidok 10-in-1 dan Plugable TBT-UDT3 tampak paling menarik dari sisi harga terhadap kecepatan dan jumlah port. Sementara itu, Satechi CubeDock dan UGREEN Maxidok 17-in-1 unggul karena menyertakan slot SSD internal, sedangkan Keychron, Kensington, Belkin, dan Lenovo menawarkan variasi yang lebih lebar untuk kebutuhan kerja yang berbeda.
Dengan pilihan yang semakin matang, pasar dock Thunderbolt 5 kini bergerak ke arah yang lebih praktis. Keputusan membeli tidak lagi hanya ditentukan oleh kecepatan, tetapi juga oleh kombinasi port, daya, dukungan monitor, dan fitur tambahan yang paling cocok dengan alur kerja pengguna.
