7 HP Rp1-4 Jutaan Paling Laris, Baterai Jumbo dan OIS Jadi Senjata Baru

Author: Redaksi Android62

Persaingan HP di rentang Rp1 juta sampai Rp4 jutaan pada pertengahan 2026 makin keras, dan daya tahan baterai kini menjadi alasan utama banyak pembeli menjatuhkan pilihan. Di kelas ini, sejumlah model laris bukan hanya karena harga, tetapi juga karena kombinasi baterai jumbo, layar cepat, dan kamera dengan OIS.

Daftar penjualan yang muncul menunjukkan pergeseran minat konsumen ke perangkat yang lebih seimbang. Pembeli tampak mencari HP yang sanggup dipakai lebih lama, tetap nyaman untuk hiburan, dan masih aman untuk kebutuhan foto maupun konten harian.

Kamera stabil ikut menguatkan daya tarik

Di antara perangkat yang menonjol, Infinix Note 60 menarik perhatian karena membawa kamera utama 50 MP dengan OIS. Susunan kameranya juga dilengkapi kamera ultrawide 8 MP dan sensor flick, sehingga lebih relevan untuk kebutuhan konten harian.

Vivo iQOO Z11 bahkan tampil sebagai model paling bertenaga di kelompok ini. Ponsel tersebut mencatat skor AnTuTu V10 1,2 juta poin, mengandalkan Snapdragon 7s Gen 4, RAM 8+8 GB, memori 256 GB UFS 3.1, serta kamera utama 50 MP dengan OIS Anti-Blur dan kamera selfie 32 MP.

Dari sisi ketahanan, iQOO Z11 juga menonjol lewat baterai 9.020 mAh dan pengisian cepat 90W. Sistem pendingin vapor chamber turut disiapkan untuk menjaga suhu saat dipakai bermain gim atau menjalankan aplikasi berat.

Performa dan baterai tetap jadi alasan pembelian

Samsung Galaxy A07 termasuk yang kuat di pasar dengan penjualan lebih dari 5.000 unit. Model ini membawa layar 6,7 inci PLS Infinity-U HD+ 90 Hz, Helio G99, RAM hingga 6 GB, memori 128 GB UFS 2.2, serta baterai 5.000 mAh dengan fast charging 25W.

Redmi A7 Pro juga mencatat lebih dari 10.000 unit terjual. Perangkat ini dibekali layar 6,9 inci IPS HD+ 120 Hz, Unisoc T7250, RAM 4 GB, penyimpanan 64/128 GB, dan baterai 6.000 mAh yang diklaim tahan dua hari.

Infinix Hot 70 masuk sebagai pilihan menarik bagi pengguna yang mencari tenaga besar di harga terjangkau. Skor AnTuTu V11 yang tembus 570.000+ poin didukung Helio G100 Ultimate, RAM 8+8 GB, memori 256 GB, layar 6,78 inci IPS HD+ 120 Hz, dan baterai 6.000 mAh dengan fast charging 45W.

Layar mulus dan baterai besar makin dicari

Redmi Note 15 4G menjadi salah satu model paling laris di kelas menengah bawah dengan total lebih dari 16.000 unit terjual. Ponsel ini mengusung panel AMOLED 6,77 inci Full HD+ 120 Hz dengan kecerahan puncak 3.200 nits, Helio G100 Ultra, RAM 8+8 GB, memori 256 GB, dan baterai 6.000 mAh berpengisian 33W.

Techno Spark 50 juga masuk daftar perangkat yang laku di pasaran. Model ini terjual 2.000 unit berkat baterai 7.000 mAh, lalu dipadukan dengan layar 6,78 inci IPS HD+ 120 Hz, Helio G81, RAM 4-8 GB, dan memori 128/256 GB.

Di atasnya, Infinix Note 60 mulai memperkuat posisinya di segmen Rp4 jutaan dengan penjualan lebih dari 5.000 unit. Perangkat ini memiliki skor AnTuTu V11 sekitar 990.000 poin, layar AMOLED melengkung 6,78 inci 144 Hz, dan baterai 6.500 mAh dengan 45W Allround Fast Charge.

Ringkasan 7 HP paling laris

Model Harga Data utama Penjualan / skor
Samsung Galaxy A07 Rp1,7 jutaan Helio G99, baterai 5.000 mAh, 25W Lebih dari 5.000 unit
Redmi A7 Pro Rp1,8 jutaan Layar 120 Hz, baterai 6.000 mAh Lebih dari 10.000 unit
Infinix Hot 70 Rp2,2 jutaan Helio G100 Ultimate, baterai 6.000 mAh, 45W AnTuTu V11 570.000+
Redmi Note 15 4G Rp2,7 jutaan AMOLED 120 Hz, baterai 6.000 mAh, 33W Lebih dari 16.000 unit
Techno Spark 50 Rp2,8 jutaan Baterai 7.000 mAh, layar 120 Hz 2.000 unit
Infinix Note 60 Rp4,4 jutaan AMOLED melengkung 144 Hz, baterai 6.500 mAh, OIS Lebih dari 5.000 unit
Vivo iQOO Z11 Rp4,9 jutaan Snapdragon 7s Gen 4, baterai 9.020 mAh, OIS AnTuTu V10 1,2 juta

Peta penjualan ini memperlihatkan bahwa konsumen di kelas Rp1 juta sampai Rp4 jutaan kini lebih memperhatikan kombinasi baterai besar, performa kencang, layar 120 Hz, dan stabilisasi kamera. Di segmen harga yang ketat, paket fitur seperti itu tampak paling mampu menarik minat pembeli.

Berita Terbaru