7 Negara dengan Lebih dari Satu Bendera, Tiap Lembar Punya Makna Sendiri

Di sejumlah negara, lebih dari satu bendera bukan sekadar variasi simbol. Setiap lembar kerap mewakili identitas wilayah, komunitas adat, fungsi negara, hingga warisan sejarah yang berbeda.

Karena itu, bendera tambahan tidak berdiri sebagai pelengkap semata. Di beberapa tempat, simbol-simbol tersebut justru memiliki kedudukan penting yang dipakai dalam acara resmi maupun peringatan tertentu.

Australia dan pengakuan terhadap bendera adat

Australia termasuk negara yang secara nasional mengakui lebih dari satu bendera penting. Selain bendera nasional yang menampilkan Union Jack, Commonwealth Star, dan Southern Cross, ada pula Bendera Aborigin dan Bendera Torres Strait Islander.

Bendera Aborigin memakai warna hitam, merah, dan kuning untuk mewakili masyarakat adat. Sementara itu, Bendera Torres Strait Islander menampilkan hijau, biru, dan hitam dengan dhari putih sebagai lambang Penduduk Kepulauan Selat Torres.

SimbolWarna/unsur utamaMakna
Bendera Nasional AustraliaUnion Jack, Commonwealth Star, Southern CrossIdentitas nasional Australia
Bendera AboriginHitam, merah, kuningMasyarakat adat
Bendera Torres Strait IslanderHijau, biru, hitam, dhari putihPenduduk Kepulauan Selat Torres

Keduanya kerap dikibarkan bersama bendera nasional. Praktik ini menunjukkan pengakuan terhadap penduduk asli dan menegaskan bahwa satu negara bisa memiliki lebih dari satu simbol kebangsaan yang sah.

Kanada, Spanyol, dan pembagian identitas wilayah

Kanada dikenal lewat bendera Maple Leaf yang diresmikan pada 1965. Namun, setiap provinsi di Kanada juga memiliki bendera sendiri yang mewakili sejarah dan identitas unik masing-masing wilayah.

Di Spanyol, bendera nasional terdiri dari tiga garis horizontal merah, kuning, dan merah, dengan lambang negara di bagian tengah. Selain itu, ada bendera daerah untuk 17 komunitas otonom yang dikibarkan berdampingan dengan bendera nasional.

Keberadaan bendera daerah memperlihatkan struktur pemerintahan Spanyol yang terdesentralisasi. Setiap daerah memiliki otonomi sendiri dan menampilkan identitasnya melalui simbol resmi yang berbeda.

NegaraBendera nasionalBendera tambahan
KanadaMaple LeafBendera provinsi
SpanyolMerah-kuning-merah dengan lambang negaraBendera 17 komunitas otonom

Inggris Raya, Amerika Serikat, dan fungsi yang berbeda

United Kingdom terdiri atas Inggris, Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara. Bendera nasionalnya, Union Jack, lahir dari gabungan tiga simbol lama: Palang Merah St. George, Saltire putih St. Andrew, dan saltire merah St. Patrick.

Di luar bendera nasional, United Kingdom juga memiliki bendera untuk Wilayah Seberang Laut Inggris, standar kerajaan, dan bendera militer. Ada pula White Ensign untuk Angkatan Laut Kerajaan dan Red Ensign untuk kapal dagang.

Amerika Serikat juga memiliki banyak bendera di luar simbol nasionalnya. Bendera nasional memuat tujuh garis merah dan enam garis putih horizontal, dengan 13 garis yang mewakili koloni asli dan 50 bintang untuk negara bagian.

Warna pada bendera Amerika Serikat pun membawa makna simbolis. Merah melambangkan ketabahan dan keberanian, putih melambangkan kemurnian dan kepolosan, sedangkan biru melambangkan kewaspadaan, ketekunan, dan keadilan.

Selain bendera nasional, setiap negara bagian memiliki benderanya sendiri. Cabang-cabang militer Amerika Serikat juga memiliki bendera masing-masing.

Selandia Baru dan warisan kolonial yang berdampingan dengan identitas Māori

Bendera nasional Selandia Baru menampilkan latar biru, Union Jack di kiri atas, dan empat bintang di sisi kanan. Warna biru berasal dari panji Skuadron Biru Angkatan Laut Kerajaan, sedangkan Union Jack menandai asal-usul historisnya sebagai koloni dan wilayah kekuasaan Inggris.

Empat bintang itu menekankan lokasi Selandia Baru di Samudra Pasifik Selatan. Di samping bendera nasional, ada bendera Māori yang mencerminkan warisan adat bangsa dan dikibarkan saat Hari Waitangi serta acara budaya penting lainnya.

Bendera Māori memakai warna hitam, putih, dan merah. Simbol itu melambangkan hak-hak penduduk asli Māori dan hubungan mereka dengan tanah.

Afrika Selatan, persatuan yang dibaca lewat warna

Bendera nasional Afrika Selatan diadopsi pada 1994. Desainnya memuat warna merah, putih, hijau, biru, kuning, dan hitam, dengan bentuk Y di tengah yang diartikan sebagai pertemuan berbagai elemen masyarakat Afrika Selatan.

Setiap warna juga membawa makna tersendiri. Merah melambangkan pertumpahan darah dan pengorbanan, putih merujuk pada orang Eropa serta perdamaian, hijau melambangkan kesuburan tanah, kuning menandakan emas atau kekayaan alam, hitam melambangkan penduduk asli, dan biru menggambarkan langit serta kesempatan tak terbatas.

Selain bendera nasional, Afrika Selatan juga memiliki banyak bendera regional yang boleh dikibarkan. Bendera-bendera itu mencerminkan sejarah Afrika Selatan yang multikultural dan kompleks.

Source: www.idntimes.com

Berita Terkait