Di antara deretan tablet Android yang beredar di Indonesia, ada model yang sanggup bertahan hingga 30 jam dalam pemakaian tertentu. Angka itu membuat iPad 11 terasa lebih hemat daya di atas kertas, meski tablet Apple tersebut tetap unggul dalam performa dan ekosistem.
iPad 11 sendiri dibekali baterai lithium-polimer 28,93 Wh atau sekitar 7.600 mAh. Apple menyebut perangkat ini mampu bertahan hingga 10 jam untuk internet via WiFi atau menonton video, dan sekitar 9 jam pada versi WiFi + Cellular.
| Model | Baterai | Daya tahan | Harga |
|---|---|---|---|
| OnePlus Pad 3 | 12.140 mAh | Hingga 18 jam video | Rp 11,2 juta |
| Samsung Galaxy Tab S10 Lite | 8.000 mAh | Hingga 16 jam video | Mulai Rp 6,4 juta |
| Lenovo ThinkTab X11 | 10.200 mAh | Hingga 30 jam | Sekitar Rp 8 juta |
| Xiaomi Pad 7 Pro | 8.850 mAh | Tidak disebutkan | Rp 7,4 juta |
| Honor Pad 10 | 10.100 mAh | Cukup untuk seharian | Rp 4,9 juta–Rp 5,6 juta |
| Lenovo Idea Tab Pro | 10.200 mAh | Tidak disebutkan | Mulai Rp 8,8 juta |
| Redmi Pad Pro | 10.000 mAh | Tidak disebutkan | Rp 4,2 juta |
Lenovo ThinkTab X11 menjadi model paling menonjol dalam daftar ini karena mengusung baterai 10.200 mAh dan klaim pemakaian hingga 30 jam. Tablet ini juga unik karena baterainya dapat dilepas untuk diganti dengan baterai cadangan.
Perangkat ini ditujukan bagi pekerja lapangan yang memerlukan ketahanan ekstra. Lenovo membekalinya dengan layar 10,95 inci, prosesor Snapdragon 7s Gen 3, RAM 8GB, sertifikasi IP68, ketahanan benturan, serta dukungan microSD hingga terabyte.
OnePlus Pad 3 menawarkan baterai paling besar di daftar, yaitu 12.140 mAh, dengan kemampuan memutar video hingga 18 jam. Tablet ini turut mendukung pengisian cepat 80W dan charger kompatibel sudah disertakan di dalam kotak penjualan.
Di sektor performa, perangkat ini memakai Snapdragon 8 Elite dan layar 12,3 inci. Pengguna juga bisa menambahkan folio case, smart keyboard, dan Stylo 2 Pen untuk menunjang produktivitas.
Samsung Galaxy Tab S10 Lite berada di kelas harga yang masih selevel dengan iPad 11, yaitu mulai Rp 6,4 juta untuk 128GB dan Rp 7,8 juta untuk 256GB. Tablet ini membawa layar 10,9 inci, baterai 8.000 mAh, dan daya tahan hingga 16 jam pemutaran video.
Samsung membekalinya dengan Android 15, One UI 7, dan fitur Galaxy AI seperti circle to search, writing assist, dan object eraser. S Pen juga disertakan, sedangkan layar 90Hz dan sertifikasi IP42 menambah nilai pakainya untuk aktivitas harian.
Honor Pad 10 menonjol lewat baterai 10.100 mAh dan pengisian cepat 35W. Harganya berada di kisaran Rp 4,9 juta hingga Rp 5,6 juta, tergantung paket kelengkapan yang dipilih.
Tablet ini memakai layar 12,1 inci 120Hz, chipset Snapdragon 7 Gen 3, dan delapan speaker. Kombinasi tersebut membuatnya cocok untuk belajar, bekerja, dan hiburan sepanjang hari.
Redmi Pad Pro menjadi opsi paling terjangkau dalam daftar ini dengan harga Rp 4,2 juta. Tablet ini dibekali baterai 10.000 mAh, pengisian cepat 33W, dan Snapdragon 7s Gen 2.
Layar 12,1 inci dengan refresh rate 120Hz membuatnya tetap menarik untuk produktivitas harian. Redmi juga menyiapkan dukungan untuk Redmi Smart Pen dan keyboard eksternal.
Lenovo Idea Tab Pro membawa baterai 10.200 mAh dan pengisian cepat 45W. Tablet ini menggunakan MediaTek Dimensity 8300 dan dijual mulai Rp 8,8 juta untuk varian 8GB/256GB.
Layarnya berukuran 12,7 inci dengan resolusi 3K dan refresh rate 144Hz. Lenovo juga menyediakan dukungan stylus dan keyboard untuk kebutuhan kerja maupun belajar.
Xiaomi Pad 7 Pro hadir dengan baterai 8.850 mAh dan harga Rp 7,4 juta. Tablet ini mendukung pengisian cepat 67W HyperCharge, sehingga pengisian daya bisa berlangsung singkat.
Perangkat ini memakai Snapdragon 8s Gen 3 dan layar 11,2 inci beresolusi 3.2K dengan refresh rate hingga 144Hz. Xiaomi juga menyertakan dukungan untuk Xiaomi Focus Pen dan keyboard magnetik.
Dengan pilihan seperti ini, pengguna yang mengutamakan baterai besar tidak harus terpaku pada iPad 11. Sejumlah tablet Android menawarkan kapasitas lebih besar, pengisian lebih cepat, dan dalam beberapa kasus daya tahan yang jauh lebih panjang.
Di sisi lain, iPad 11 tetap punya daya tarik pada performa dan integrasi ekosistem yang sudah matang. Namun untuk pemakaian panjang tanpa sering mengisi daya, daftar tablet di atas memberi ruang pilihan yang lebih luas.
Source: www.beritasatu.com






