8 Tanda Gula Darah Tinggi di Mata, dari Kabur hingga Kehilangan Penglihatan

Gangguan penglihatan mendadak bisa menjadi tanda awal gula darah tinggi yang tidak boleh diabaikan. Pada banyak kasus, mata justru lebih dulu memberi sinyal saat kadar glukosa mulai tidak terkendali.

Kondisi ini berbahaya karena kerusakan dapat berlangsung perlahan tanpa rasa nyeri. Jika dibiarkan, gangguan pada mata bisa berkembang menjadi retinopati diabetik, edema makula diabetik, glaukoma, hingga kehilangan penglihatan.

Gejala yang paling mudah dikenali

Salah satu tanda yang paling sering muncul adalah penglihatan kabur. American Diabetes Association menjelaskan, kadar glukosa tinggi dapat membuat lensa mata menyerap cairan dan berubah bentuk, sehingga cahaya tidak fokus sempurna ke retina.

Selain itu, penderita juga bisa mengalami sulit fokus saat berganti melihat objek dekat dan jauh. Perubahan bentuk lensa akibat fluktuasi gula darah membuat tulisan tampak buram dan pandangan butuh waktu lebih lama untuk menyesuaikan diri.

Gangguan lain yang perlu dicermati adalah penglihatan ganda. Kondisi ini dapat terjadi ketika saraf yang mengendalikan gerakan bola mata ikut terganggu, sehingga kedua mata tidak bergerak sinkron.

8 tanda gula darah tinggi yang bisa terlihat lewat mata

TandaCiri UtamaCatatan
Penglihatan kaburPenglihatan tiba-tiba buramSering membaik saat gula darah stabil
Sulit fokusSusah menyesuaikan pandangan dekat dan jauhSering membuat tulisan tampak buram
FloatersBintik hitam atau bayangan melayangDapat terkait kerusakan pembuluh darah retina
Penglihatan gandaSatu objek terlihat menjadi duaBisa terkait kerusakan saraf penggerak mata
Mata keringPerih, gatal, panas, merah, seperti berpasirMeningkatkan risiko infeksi dan luka kornea
Sulit melihat malam hariPenglihatan di tempat minim cahaya menurunBerlangsung perlahan dan sering tidak disadari
Warna kurang jelasWarna tampak kusam atau tidak seterang biasanyaMenandakan fungsi retina mulai terganggu
Kehilangan penglihatanPenglihatan berkurang drastis atau mendadak hilangButuh penanganan segera karena berisiko permanen

Tanda yang sering luput disadari

Mata kering juga kerap dialami pada kondisi gula darah tinggi. Hiperglikemia dapat mengganggu produksi air mata dan merusak saraf yang menjaga kelembapan permukaan mata, sehingga mata terasa perih, gatal, panas, dan mudah merah.

Gejala lain yang sering tidak disadari adalah sulit melihat di malam hari. Kerusakan pembuluh darah retina membuat kemampuan mata menangkap cahaya menurun, sehingga penglihatan di tempat minim cahaya ikut terganggu.

Masalah pada retina juga dapat membuat warna terlihat kurang jelas. Beberapa penderita mengeluhkan warna tampak kusam, yang menandakan fungsi retina mulai menurun akibat komplikasi diabetes.

Floaters dan kehilangan penglihatan

Bintik hitam, garis tipis, atau bayangan melayang yang dikenal sebagai floaters juga perlu diwaspadai. National Eye Institute menyebut gejala ini dapat muncul ketika pembuluh darah kecil di retina rusak lalu mengeluarkan darah ke cairan vitreous di mata.

Gejala yang paling berbahaya adalah berkurangnya penglihatan secara drastis atau hilang mendadak. Mayo Clinic menjelaskan, kondisi ini bisa dipicu retinopati diabetik stadium lanjut, edema makula diabetik, perdarahan vitreous, atau pelepasan retina.

Karena kerusakan sering berkembang perlahan, banyak orang baru menyadari masalah saat gangguan sudah berat. Pemeriksaan dokter perlu segera dilakukan jika penglihatan kabur tidak membaik, muncul bintik hitam, penglihatan ganda, mata sangat kering, atau penglihatan mendadak hilang.

Dalam praktiknya, gejala mata akibat gula darah tinggi sebaiknya tidak dianggap sekadar kelelahan mata biasa. Deteksi lebih cepat memberi peluang penanganan sebelum gangguan berkembang lebih jauh.

Source: www.beritasatu.com
Berita Terkait