Persib All-Stars menutup laga persahabatan di Stadion Siliwangi, Bandung, dengan kemenangan 5-3 atas tim internal PT Combiphar. Pertandingan ini menjadi sorotan karena mempertemukan pemain aktif Persib Bandung, Adam Alis, dengan sejumlah legenda Maung Bandung dalam satu lapangan.
Atmosfer pertandingan terasa berbeda dari laga biasa karena nuansa nostalgia dan kebersamaan lebih menonjol. Di dalam tim Persib All-Stars, hadir nama-nama seperti Atep, Tantan, Ahmad Jufriyanto, Djajang Nurjaman, dan Ajat Sudrajat.
Pertemuan Lintas Generasi di Bandung
Momen tersebut menjadi reuni lintas generasi yang jarang terjadi bagi Bobotoh. Adam Alis berbagi lapangan dengan figur-figur yang telah lama menjadi bagian dari perjalanan Persib Bandung, sekaligus menampilkan perpaduan antara pemain aktif dan legenda klub.
Pertandingan dimainkan dalam format 2×25 menit dan tetap dijaga dalam suasana kompetitif. Meski demikian, unsur sportivitas tampak kuat ketika skuad Persib All-Stars meminjam satu penjaga gawang dari tim Combiphar.
Jalannya Laga dan Skor Akhir
Tim Combiphar sempat memberi perlawanan dan mencetak tiga gol, termasuk satu gol dari Director PT Combiphar, Weitarsa Hendarto. Namun, Persib All-Stars mampu membalas dengan efektif dan memastikan kemenangan 5-3.
Skor tersebut membuat pertandingan tidak hanya bernilai simbolis, tetapi juga tetap menarik untuk ditonton. Laga ini menghadirkan kembali suasana kebersamaan di atas lapangan yang sama, meski para pemain datang dari lintas generasi dan latar pengalaman berbeda.
Kolaborasi Olahraga dan Kesehatan
Di balik laga persahabatan itu, ada kemitraan strategis yang terus diperkuat antara PT Combiphar dan Persib Bandung. Kerja sama yang disebut telah terjalin sejak Agustus 2025 itu diarahkan untuk memberi dampak lebih luas bagi komunitas dan pencinta sepak bola.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menilai kolaborasi tersebut menyatukan visi industri olahraga dan kesehatan. Ia menyebut program-program yang dijalankan ingin mendorong generasi masa depan agar hidup lebih sehat, aktif, dan produktif.
“Melalui berbagai program kolaborasi, kami ingin menginspirasi generasi masa depan untuk menjalani hidup yang lebih sehat, aktif, dan produktif,” kata Adhitia.
Dari sisi Combiphar, Director PT Combiphar Weitarsa Hendarto menyebut laga ini sebagai wujud nyata semangat kemitraan. Ia menegaskan bahwa olahraga dapat menjadi cara efektif untuk membangun kesadaran kesehatan sekaligus mendekatkan perusahaan dengan komunitas.
“Sebagai perusahaan yang mengusung semangat ‘Championing a Healthy Tomorrow’, Combiphar merasa terhormat dapat menjadi bagian dari perjalanan Persib,” ujar Weitarsa.
Produk Kesehatan Masuk Ekosistem Persib
Kerja sama tersebut juga menghadirkan dua produk unggulan PT Combiphar ke dalam ekosistem Persib. INSTO kini menjadi Official Eye Drop, sedangkan OBH COMBI berstatus Official Cough Syrup bagi tim Persib.
Kehadiran dua produk itu diharapkan dapat memperluas edukasi kesehatan kepada masyarakat. Persib dan Combiphar juga disebut akan terus menghadirkan aktivasi serta kampanye edukasi kesehatan di luar lapangan.
Kolaborasi ini diposisikan sebagai upaya berkelanjutan untuk membangun masyarakat Indonesia yang lebih sehat dan berdaya. Laga di Stadion Siliwangi pun menjadi contoh bagaimana olahraga dapat menjadi ruang pertemuan sejarah klub, kebersamaan, dan pesan kesehatan dalam satu panggung.
Source: www.suara.com






