AI Medis InterSystems Lolos Standar Uni Eropa, Keamanan RME Naik Kelas

Author: Redaksi Android62

InterSystems resmi menempatkan IntelliCare sebagai salah satu sistem rekam medis elektronik yang paling ketat pengawasannya di Eropa. Solusi ini meraih sertifikasi sebagai Medical Device Kelas IIa di bawah Medical Device Regulation (MDR) Uni Eropa 2017/745.

Pengakuan itu penting karena menegaskan bahwa pemakaian kecerdasan buatan di layanan kesehatan tidak harus berjalan dengan kompromi terhadap keamanan dan mutu. Bagi rumah sakit dan fasilitas kesehatan, sertifikasi tersebut menjadi sinyal bahwa data klinis dapat dikelola dengan standar yang lebih dapat dipercaya.

AI yang dibangun sejak awal, bukan tempelan fitur

Berbeda dari banyak sistem lain, AI pada IntelliCare tidak hadir sebagai tambahan belakangan. Teknologi itu dibangun secara native di atas platform InterSystems TrakCare, sehingga seluruh sistem dirancang untuk bekerja sebagai satu kesatuan.

Pendekatan ini membuat penggunaan AI di rumah sakit lebih mudah dikelola. Pada saat yang sama, sistem ini ditujukan untuk meringankan beban administratif yang selama ini sering menyita waktu tenaga kesehatan.

Fokus pada kerja klinis yang lebih ringkas

IntelliCare dirancang untuk membantu tenaga kesehatan lewat ringkasan pasien instan, dukungan penyusunan dokumentasi klinis, dan fitur percakapan berbasis AI. Seluruh kemampuan itu diarahkan agar pencatatan medis tetap teliti sekaligus lebih efisien.

Salah satu fungsi utamanya adalah merekam dan menyusun informasi klinis secara otomatis selama proses pelayanan berlangsung. Dengan begitu, waktu tenaga medis dapat lebih banyak diarahkan kepada pasien, bukan pada pekerjaan administrasi.

Kendali medis tetap di tangan manusia

Meski mengandalkan AI, InterSystems menegaskan bahwa keputusan akhir tidak dilepaskan dari tenaga kesehatan. Setiap saran dokumentasi maupun tindakan medis yang dihasilkan sistem wajib ditinjau dan disetujui terlebih dahulu.

Prinsip ini menjadi relevan di tengah meningkatnya perhatian terhadap tata kelola AI di sektor kesehatan. InterSystems ingin menunjukkan bahwa teknologi cerdas seharusnya membantu keputusan klinis, bukan menggantikannya.

President InterSystems, Don Woodlock, mengatakan perusahaan sedang menetapkan standar baru untuk peran AI di layanan kesehatan. Ia menekankan bahwa AI seharusnya menjadi bagian inti dari aplikasi kesehatan, bukan sekadar fitur tambahan yang masih bersifat eksperimen.

Di sisi lain, sertifikasi internasional seperti MDR juga memperkuat nilai dari sisi keamanan data, terutama bagi penyedia layanan kesehatan di Indonesia yang membutuhkan sistem rekam medis elektronik tepercaya. InterSystems menyebut operasionalnya telah menjangkau lebih dari 80 negara, dengan fokus pada interoperabilitas dan skalabilitas untuk mendukung fondasi data kesehatan yang lebih kuat.

Dengan sertifikasi ini, IntelliCare memperlihatkan arah baru pengembangan teknologi kesehatan digital yang menempatkan AI, keamanan, dan pengawasan klinis dalam satu kerangka yang lebih disiplin.

Source: www.medcom.id
Berita Terbaru