AION UT Memimpin Hatchback EV, Jarak 500 Km dan Harga Rp325 Juta Menggoda

AION UT kembali menempati posisi teratas penjualan wholesales medium hatchback EV pada Juni 2026. Data GAIKINDO mencatat model listrik ini terserap 121 unit dalam periode tersebut.

Capaian itu meneruskan tren positif yang sudah terlihat sejak Mei. Posisi ini menunjukkan AION UT menjadi salah satu model yang diperhitungkan di pasar kendaraan listrik perkotaan.

Harga dan Jarak Tempuh Menjadi Pertimbangan

GAC Indonesia memasarkan AION UT dengan rentang harga on the road Jakarta Rp325 juta hingga Rp375 juta. Konsumen dapat memilih kapasitas baterai sesuai kebutuhan mobilitas harian dan jarak perjalanan.

VarianKapasitas BateraiJarak TempuhHarga OTR Jakarta
Standard44,12 kWhHingga 400 kmMulai Rp325 juta
Premium60 kWhHingga 500 kmHingga Rp375 juta

Varian Standard menggunakan baterai 44,12 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 400 km. Varian Premium membawa baterai 60 kWh yang diklaim mampu menempuh hingga 500 km.

Kedua varian memakai motor listrik bertenaga 150 kW dengan torsi 210 Nm. Konfigurasi tersebut ditujukan untuk memberi akselerasi responsif dalam karakter penggunaan sebagai hatchback listrik perkotaan.

Perlengkapan Varian Premium

Selain baterai lebih besar, AION UT Premium mendukung DC Fast Charging hingga 87 kW. GAC Indonesia menyatakan infrastruktur pengisian ini memiliki sertifikasi global untuk keamanan dan kompatibilitas di berbagai lokasi pengisian daya.

Dari sisi perlindungan, struktur bodi mobil menggunakan high strength steel hingga 71 persen. AION UT juga dilengkapi enam airbag untuk mendukung keselamatan penumpang.

Fitur pendukung pengemudi turut disediakan melalui Adaptive Cruise Control dan Semi-Autonomous Driving. Teknologi tersebut ditujukan untuk menambah kenyamanan ketika kendaraan digunakan.

Kepercayaan Konsumen Menjadi Sorotan

CEO GAC Indonesia, Andry Ciu, menilai hasil penjualan tersebut mencerminkan kepercayaan pembeli terhadap produk dan layanan perusahaan. Pernyataan itu disampaikan Andry Ciu pada Sabtu, 18 Juli 2026.

“Bagi kami, pencapaian ini bukan sekadar angka penjualan, tetapi merupakan bentuk kepercayaan konsumen terhadap kualitas produk, teknologi, serta layanan yang dihadirkan GAC Indonesia,” ujar Andry Ciu.

Menurutnya, kepercayaan konsumen menjadi dorongan untuk menghadirkan kendaraan listrik yang relevan bagi masyarakat Indonesia. Penerimaan terhadap AION UT juga sejalan dengan meningkatnya perhatian pasar urban terhadap desain modern dan teknologi kendaraan listrik.

GAC Indonesia selanjutnya menyebut akan menyiapkan kejutan dari jajaran kendaraan listriknya pada GIIAS 2026. Ajang itu menjadi ruang berikutnya bagi perusahaan untuk menampilkan perkembangan lini kendaraan listrik di pasar nasional.

Source: www.suara.com
Berita Terkait