Segelas air hangat setelah bangun tidur bisa menjadi langkah sederhana untuk membantu tubuh memulai hari dengan lebih nyaman. Saat perut masih kosong, kebiasaan ini juga membantu mengganti cairan yang hilang selama tidur dan memberi awal hidrasi yang lebih lembut bagi tubuh.
Di tengah kebiasaan banyak orang yang langsung mencari kopi atau teh, air hangat sering luput diperhitungkan. Padahal, air tetap memegang peran penting dalam menjaga fungsi organ, melumasi sendi, dan membantu mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh.
Membantu tubuh terasa lebih nyaman dari hidung sampai tenggorokan
Air hangat kerap memberi sensasi lega ketika hidung terasa tersumbat atau tenggorokan sedang tidak nyaman. Uap dan suhu hangatnya dapat membantu menenangkan sinus serta mengurangi tekanan di area hidung.
Efek serupa juga sering dirasakan pada tenggorokan yang terganggu oleh penumpukan lendir. Sebuah studi yang dipublikasikan di PubMed pada 2008 menyebut minuman panas seperti teh dapat memberi kelegaan yang cepat dan bertahan lebih lama saat flu, batuk, dan sakit tenggorokan.
Mendukung kerja pencernaan sejak pagi
Selain memberi rasa nyaman, air hangat juga dikaitkan dengan pencernaan yang lebih lancar. Saat cairan masuk ke lambung dan usus, tubuh mendapatkan bantuan untuk menjalankan proses pembuangan sisa metabolisme.
Kondisi kurang cairan membuat usus halus menyerap lebih banyak air dari makanan dan minuman, sehingga buang air besar bisa menjadi lebih sulit, sebagaimana dijelaskan dalam rujukan Medical News Today. Karena itu, segelas air hangat di pagi hari dapat menjadi kebiasaan sederhana yang membantu tubuh memulai proses pencernaan dengan lebih baik.
Berpotensi membantu meredakan sembelit
Sembelit sering muncul ketika asupan air tidak mencukupi, pola makan kurang seimbang, atau aktivitas fisik minim. Dalam kondisi seperti ini, tubuh kekurangan cairan untuk membantu feses bergerak lebih mudah.
Minum air hangat di pagi hari bisa menjadi salah satu langkah sederhana untuk membantu meringankan kondisi tersebut. Hidrasi yang cukup membuat feses cenderung lebih lunak sehingga proses buang air besar terasa lebih ringan.
Bisa memberi pengaruh pada suasana hati
Manfaat air hangat ternyata tidak berhenti pada urusan fisik. Kurangnya cairan juga dapat memengaruhi sistem saraf dan membuat tubuh lebih cepat lelah secara mental.
Jurnal Scientific Report pada 2019 menyebut kebiasaan minum air, baik hangat maupun dingin, dapat meningkatkan aktivitas sistem saraf pusat dan suasana hati. Penelitian itu juga menunjukkan orang yang rutin minum air memiliki tingkat kecemasan yang lebih rendah.
Temuan lain dari jurnal PLoS One pada 2014 menegaskan bahwa kurang minum air dapat mengurangi rasa tenang, puas, dan emosi positif. Karena itu, segelas air hangat di awal hari bisa membantu tubuh dan pikiran terasa lebih siap.
Bermanfaat saat udara dingin
Air hangat juga sering dipilih ketika suhu lingkungan terasa rendah. Sensasi hangatnya dapat membantu tubuh merasa lebih nyaman, terutama saat sedang menggigil.
Sebuah studi pada 2017 yang diterbitkan di National Library of Medicine menemukan minum cairan hangat dapat membantu mengurangi gejala menggigil saat kedinginan. Peneliti juga mencatat minum air panas secara cepat dapat mengurangi upaya tubuh menjaga suhu, sehingga efeknya terasa lebih membantu bagi orang yang banyak beraktivitas di lingkungan dingin.
Membantu membangun kebiasaan hidrasi harian
Minum air hangat setelah bangun tidur juga bisa menjadi cara praktis untuk menjaga kebiasaan hidrasi tetap konsisten. Melissa Mitri, MS, RD, seperti dikutip dari Eat This, Not That!, menyebut memulai pagi dengan segelas air dapat membantu membentuk kebiasaan baik dan mendorong asupan cairan sepanjang hari.
Air juga dapat memberi rasa kenyang lebih cepat sebelum makan. Karena itu, kebiasaan ini berpotensi membantu mencegah makan berlebihan, meski hasilnya tetap bergantung pada pola makan dan gaya hidup secara keseluruhan.
Agar aman, suhu air tidak boleh terlalu panas. Artikel referensi menyebut suhu yang disarankan berada di kisaran 54-71 derajat Celsius, sementara kebutuhan air harian orang dewasa umumnya sekitar delapan gelas ukuran 230 ml atau total 2 liter menurut Kementerian Kesehatan RI.
Source: www.beautynesia.id






