Akhir Mei 2026 Jadi Momentum Kurban, Makna 10 Dzulhijjah 1447 H dan Arah Persiapannya

Menjelang pertengahan 2026, umat Islam diperkirakan akan menyambut Idul Adha pada Rabu, 27 Mei 2026. Tanggal itu bertepatan dengan 10 Dzulhijjah 1447 H, hari yang menjadi poros utama ibadah kurban dan rangkaian amalan besar dalam kalender Islam.

Momen tersebut juga langsung berkaitan dengan berbagai persiapan ibadah, mulai dari shalat Id, puasa Arafah, hingga penyembelihan hewan kurban. Meski begitu, kepastian resminya tetap menunggu sidang isbat Kementerian Agama yang digelar menjelang pergantian bulan Hijriah.

Makna 10 Dzulhijjah dalam kalender Islam

Idul Adha selalu hadir pada 10 Dzulhijjah, bulan ke-12 dalam kalender Hijriah. Bulan ini memiliki kedudukan istimewa karena menjadi waktu pelaksanaan ibadah haji.

Sepuluh hari pertama Dzulhijjah juga dipandang sangat utama dalam tradisi Islam. Periode ini kerap dimanfaatkan untuk memperbanyak amal saleh dan menyiapkan diri menyambut hari raya.

Karena itu, mengetahui bahwa Idul Adha 2026 jatuh pada 10 Dzulhijjah 1447 H membantu umat Muslim mengatur agenda ibadah sejak awal. Bagi calon jamaah haji, tanggal ini juga menandai fase yang sangat penting dalam perjalanan ibadah mereka.

Mengapa tanggal Idul Adha berubah setiap tahun

Perubahan tanggal Idul Adha dari tahun ke tahun terjadi karena kalender Hijriah mengikuti peredaran bulan. Sistem lunar itu membuat panjang tahun Hijriah hanya sekitar 354 hingga 355 hari.

Selisih ini sekitar 11 hari lebih pendek dibanding kalender Masehi. Akibatnya, hari raya Islam terus bergeser jika dilihat dari kalender Gregorian.

Itulah sebabnya Idul Adha 2026 berada di akhir Mei, bukan pada tanggal yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Pergeseran ini menjadi hal yang wajar dalam penanggalan Islam.

Arafah dan rangkaian persiapan sebelum hari raya

Sehari sebelum Idul Adha, umat Islam memperingati Hari Arafah yang menjadi puncak ibadah haji. Pada 2026, momen itu diperkirakan jatuh pada Selasa, 26 Mei 2026 atau 9 Dzulhijjah 1447 H.

Bagi umat Islam yang tidak berhaji, Hari Arafah tetap menjadi waktu yang penting untuk memperkuat ibadah. Salah satu amalan yang banyak diperhatikan adalah puasa sunnah pada 9 Dzulhijjah.

Menjelang 27 Mei 2026, banyak keluarga juga mulai menyiapkan agenda kurban. Mereka biasanya memilih hewan yang sehat dan menyusun kegiatan sosial yang akan dijalankan bersama.

Tradisi yang paling lekat dengan Idul Adha

Idul Adha juga dikenal sebagai Hari Raya Kurban. Perayaan ini memperingati kisah Nabi Ibrahim AS yang diperintahkan Allah SWT untuk menyembelih putranya, Ismail AS, sebagai bentuk ketaatan.

Dalam kisah tersebut, Ismail kemudian digantikan dengan seekor domba. Peristiwa itu menjadi simbol pengorbanan, keikhlasan, dan ketakwaan yang terus diingat hingga sekarang.

Pada hari raya, umat Islam umumnya melaksanakan shalat Id berjamaah di masjid atau lapangan. Setelah itu, penyembelihan hewan kurban menjadi tradisi utama yang paling identik dengan Idul Adha.

Hewan kurban yang umum disebut meliputi kambing, sapi, dan unta. Dagingnya kemudian dibagikan kepada fakir miskin, tetangga, dan keluarga agar kebahagiaan hari raya terasa lebih luas.

Suasana Idul Adha di Indonesia

Di Indonesia, Idul Adha sering berlangsung meriah dan melibatkan banyak unsur masyarakat. Pasar hewan kurban, penyembelihan massal, dan pembagian daging menjadi pemandangan yang umum di berbagai daerah.

Kegiatan itu biasanya digerakkan oleh masjid, organisasi sosial, hingga perusahaan. Keterlibatan banyak pihak membuat Idul Adha terasa bukan hanya sebagai ibadah personal, tetapi juga gerakan sosial bersama.

Suasana hari raya juga diwarnai lantunan takbir, tahmid, dan tasbih. Tradisi ini berlangsung mulai malam Id hingga hari-hari tasyrik pada 11 sampai 13 Dzulhijjah, sehingga nuansa ibadah tetap terasa kuat di tengah perayaan.

Menjelang penetapan resmi, acuan akhir tetap berada pada pengumuman pemerintah melalui sidang isbat berdasarkan rukyatul hilal. Karena itu, Idul Adha 2026 diperkirakan jatuh pada 27 Mei 2026, dengan 10 Dzulhijjah 1447 H menjadi titik penting bagi ibadah haji, kurban, dan kepedulian sosial umat Islam.

Source: www.suara.com

Berita Terkait