Al Nassr Perpanjang Tren Sempurna, Ronaldo Kembali Jadi Pembeda Saat Al Ahli Dikalahkan 2-0

Cristiano Ronaldo kembali menjadi pembeda saat Al Nassr menaklukkan Al Ahli 2-0 di Stadion Al Awwal Park, Riyadh. Hasil ini membuat Al Nassr makin dekat ke puncak klasemen Liga Pro Saudi dan terus menjaga tekanan di persaingan papan atas.

Kemenangan itu lahir dari pertandingan yang awalnya berjalan hati-hati. Al Nassr baru menemukan celah pada babak kedua, lalu mengunci laga lewat dua gol di menit-menit akhir ketika momentum sudah sepenuhnya berpihak kepada tuan rumah.

Ronaldo kembali muncul di momen penting

Gol pembuka dicetak Cristiano Ronaldo melalui sundulan pada menit ke-76. Momen itu kembali menegaskan peran penyerang asal Portugal tersebut sebagai pemain yang kerap hadir saat pertandingan membutuhkan keputusan besar.

Menurut foot-africa.com, torehan itu menjadi gol ke-970 dalam perjalanan profesional Ronaldo. Angka tersebut menambah bobot kemenangan Al Nassr, karena gol itu bukan hanya membuka keunggulan, tetapi juga mengubah arah permainan yang sebelumnya berlangsung seimbang.

Di laga seperti ini, peluang memang datang terbatas. Al Nassr memanfaatkan kesempatan yang muncul dengan efisien, sementara Ronaldo sekali lagi menunjukkan ketenangan di situasi krusial.

Al Nassr lebih terkontrol dalam menjalankan laga

Secara permainan, Al Nassr tampil lebih terarah dalam mengelola tempo. Mereka menjaga penguasaan bola dengan baik dan tidak mudah kehilangan kendali saat pertandingan masih berada dalam keadaan terbuka.

Data pertandingan menunjukkan Al Nassr memegang 54 persen penguasaan bola dan mencatat tujuh tembakan. Catatan itu cukup untuk menggambarkan bagaimana tim asuhan Jorge Jesus mampu menjaga ritme dan menunggu saat yang tepat untuk menekan.

Setelah unggul, Al Nassr tetap disiplin dalam bertahan dan tidak membiarkan Al Ahli menemukan alur serangan yang nyaman. Situasi ini membuat tuan rumah terlihat lebih matang dalam membaca jalannya pertandingan.

Al Ahli kesulitan menembus pertahanan tuan rumah

Al Ahli, yang baru menjuarai AFC Champions League, tidak mampu mengembangkan permainan dengan maksimal. Tim tamu hanya mencatat empat ancaman ke gawang sepanjang pertandingan dan sering kali terhenti sebelum benar-benar masuk ke area berbahaya.

Lini belakang Al Nassr bekerja rapat dan disiplin untuk menutup ruang. Akibatnya, Al Ahli kerap dipaksa mengakhiri serangan lebih cepat dari yang diinginkan, tanpa sempat membangun tekanan yang konsisten.

Di kubu lawan, Matthias Jaissle menurunkan Merih Demiral dan Roger Ibanez sejak awal untuk meredam serangan Al Nassr. Namun, upaya tersebut belum cukup untuk menghentikan efektivitas tuan rumah di saat-saat penentu.

Gol penutup dan dampak di klasemen

Kingsley Coman kemudian memastikan kemenangan Al Nassr melalui gol pada menit ke-90. Gol itu menjadi penutup yang rapi bagi laga yang pada dasarnya sudah mulai mengarah ke kemenangan tuan rumah sejak Ronaldo membuka skor.

Tambahan tiga poin membuat Al Nassr mengoleksi 79 poin dari 30 pertandingan. Mereka kini unggul lima angka atas Al Hilal yang berada di posisi kedua, sehingga persaingan menuju puncak klasemen tetap hidup.

Kemenangan ini juga menjadi kemenangan ke-20 beruntun bagi Al Nassr dalam perjalanan musim mereka. Konsistensi seperti itu membuat mereka terus berada dalam jalur yang kuat untuk mempertahankan tekanan di barisan teratas.

Al Ahli masih menempati peringkat ketiga dengan 66 poin dan menyisakan lima laga musim ini. Artinya, peluang untuk memperbaiki posisi belum sepenuhnya tertutup, meski hasil melawan Al Nassr membuat tantangan mereka semakin berat.

Fokus berikutnya menunggu laga tandang

Setelah pertandingan ini, Al Nassr langsung mengalihkan perhatian ke laga tandang melawan Al Quadisiya. Duel tersebut dijadwalkan berlangsung pada 3 May 2026 dan kembali memiliki arti penting bagi upaya mereka menjaga posisi di jalur juara.

Dengan performa yang stabil, Al Nassr membawa modal besar ke laga berikutnya. Kemenangan atas Al Ahli memperlihatkan bahwa tim ini masih bisa menang lewat kontrol permainan, disiplin bertahan, dan ketajaman pemain kunci saat peluang datang.

Berita Terkait