Alibaba.com menempatkan Indonesia sebagai salah satu pasar prioritas di Asia Tenggara karena melihat pertumbuhan ekonomi digital yang cepat dan basis UKM yang besar. Perusahaan itu juga menilai minat pembeli global terhadap produk asal Indonesia terus meningkat di berbagai kategori.
Di tengah peluang tersebut, Alibaba.com memperkenalkan Accio Work sebagai tim bisnis berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk membantu pelaku usaha kecil dan menengah menjalankan perdagangan lintas negara dengan lebih cepat dan terstruktur. Teknologi ini diarahkan untuk memangkas kerumitan operasional yang selama ini kerap menjadi penghalang UKM saat masuk ke pasar luar negeri.
AI yang menangani proses dari awal hingga akhir
Accio Work bekerja layaknya penasihat sekaligus tim operasional selama 24 jam. Sistem ini menangani berbagai tugas, mulai dari mengidentifikasi pasar potensial, riset tren dan kompetitor, mencari pemasok, mengoptimalkan katalog produk, hingga mendukung pemasaran global dan pengelolaan toko digital.
Alibaba.com menyebut solusi ini masuk ke ranah business-to-business atau B2B dan dirancang untuk menyederhanakan perdagangan internasional yang selama ini dianggap rumit. Dengan otomatisasi pekerjaan rutin, pemilik usaha diharapkan bisa lebih fokus pada pengembangan bisnis, negosiasi dengan pemasok, dan pengelolaan risiko.
Target utama UKM dan solopreneur
General Manager APAC Region Alibaba.com, Shawn Yang, mengatakan AI kini telah menjadi fondasi penting dalam bisnis modern. Ia menilai Accio Work memberi UKM dan solopreneur akses ke kemampuan operasional yang sebelumnya lebih banyak dimiliki perusahaan besar dengan sumber daya melimpah.
Shawn juga menegaskan bahwa teknologi ini disiapkan agar pelaku usaha di Indonesia dapat menjalankan aktivitas perdagangan global dengan lebih cepat dan efisien. Menurut dia, Accio Work merupakan infrastruktur inti yang mengubah cara bisnis beroperasi di tengah lingkungan perdagangan global yang dinamis.
Dari sisi produk, Head of Global Seller Product & Services and APAC Buyer Growth Alibaba.com, James Zhang, menyebut Accio Work dibuat agar mudah dipakai tanpa proses implementasi yang rumit. Ia menjelaskan bahwa tim AI ini bersifat plug-and-play, lebih mudah diadopsi, profesional dalam eksekusi, dan lebih otonom dalam operasional.
James menilai inovasi tersebut dapat mengubah cara tim kecil bersaing dan tumbuh di pasar internasional. Alibaba.com pun menempatkan pendekatan itu sebagai jawaban atas kebutuhan UKM yang ingin naik kelas tanpa harus menanggung beban operasional besar sejak awal.
Dukungan tambahan lewat CoCreate Pitch 2026
Selain Accio Work, Alibaba.com membuka pendaftaran CoCreate Pitch 2026 Divisi Indonesia untuk UKM, startup, dan mahasiswa yang memiliki ide produk dan ingin mengembangkannya menjadi solusi bisnis berbasis AI. Program ini memberi peserta akses ke berbagai perangkat AI untuk memvalidasi ide bisnis, menyempurnakan strategi pemasaran, mempercepat pengembangan produk, dan meningkatkan kesiapan usaha agar tumbuh berkelanjutan.
| Tahap | Waktu | Keterangan |
|---|---|---|
| Pendaftaran dibuka | 18 Juni 2026 | Gratis |
| Batas pendaftaran | 25 Agustus 2026 | Seleksi internal dimulai setelahnya |
| Pengumuman finalis | 10 September 2026 | 10 finalis terbaik Indonesia |
| Final nasional | Akhir September 2026 | Penentuan pemenang nasional |
| Ajang global di London | November 2026 | Pemenang nasional mewakili Indonesia |
Rangkaian kompetisi itu disiapkan untuk mendorong lebih banyak pelaku usaha Indonesia memanfaatkan teknologi dalam menembus pasar dunia. Alibaba.com menilai langkah ini sejalan dengan kebutuhan inovator yang ingin mengubah ide menjadi bisnis berpotensi besar tanpa proses awal yang terlalu berat.
Source: id.mashable.com






