Alva One XP Tawarkan Layar Adaptif dan Harga Efektif Rp31,5 Juta, Ini yang Berubah

Author: Redaksi Android62

Alva One XP masuk ke pasar motor listrik dengan harga Rp38,5 juta on the road Jakarta, lalu menjadi sekitar Rp31,5 juta setelah subsidi kendaraan listrik dari pemerintah sebesar Rp7 juta. Dengan banderol efektif itu, model ini langsung menempatkan diri di tengah persaingan skuter premium listrik untuk mobilitas harian perkotaan.

Perubahan paling menonjol ada pada speedometer TFT adaptif yang kini digunakan. Panel ini dapat menyesuaikan tampilan secara otomatis mengikuti kondisi cahaya sekitar, sehingga tetap mudah dibaca saat siang hari dan lebih nyaman di mata ketika malam tiba.

Panel instrumen dan penyajian data

Tampilan siang dibuat lebih terang untuk membantu visibilitas di bawah sorot matahari. Pada kondisi gelap, layar beralih ke mode gelap agar informasi tidak menyilaukan pengendara.

Informasi yang disajikan juga lengkap untuk kebutuhan harian, mulai dari kecepatan, mode berkendara, kapasitas baterai, estimasi jarak tempuh, trip meter, hingga suhu baterai. Meski begitu, ada catatan pada proses awal karena layar membutuhkan waktu loading yang cukup lama saat kontak dinyalakan.

Alva juga memberi penyegaran pada tampilan luar lewat grafis bodi baru. Striping dua warna membuat motor ini terlihat lebih segar dibanding model sebelumnya yang cenderung polos.

Hub drive baru untuk daya tahan harian

Pembaruan lain yang menjadi perhatian adalah hub drive baru yang ditingkatkan dari sisi durabilitas. Komponen ini diklaim lebih tahan menghadapi cuaca tropis Indonesia, termasuk paparan hujan dan genangan air.

Penyempurnaan dilakukan pada sistem pelindung dan penyegelan bagian internal. Langkah ini penting karena komponen penggerak merupakan salah satu elemen paling krusial pada motor listrik yang dipakai setiap hari.

Secara teknis, Alva One XP tetap mengandalkan motor listrik hub drive dengan tenaga maksimum 4 kW atau sekitar 5,4 hp. Torsi puncaknya mencapai 46,5 Nm, angka yang tergolong besar di kelasnya.

Respons gas terasa spontan, terutama ketika mode Sport dipilih. Akselerasi bawah kuat dan agresif, sementara kenaikan kecepatan pada putaran atas berlangsung lebih linear dengan kecepatan maksimum klaim 90 km/jam.

Kenyamanan, baterai, dan posisi di pasar

Dari sisi ergonomi, karakter skuter premium yang mirip Honda PCX masih dipertahankan. Posisi duduk santai, pijakan kaki fleksibel, dan stang model pipa yang dekat ke tubuh membuat pengendara lebih rileks di lalu lintas padat.

Suspensi depan terasa cukup empuk saat melewati polisi tidur maupun permukaan jalan yang tidak rata. Sementara itu, suspensi belakang cenderung lebih keras karena disetel untuk kebutuhan berboncengan, meski jok yang lebar tetap memberi tambahan kenyamanan.

Untuk sumber tenaga, Alva One XP memakai baterai lithium 60 volt 45 Ah. Dalam kondisi standar, motor ini dibekali satu baterai, namun tersedia ruang untuk baterai kedua yang bisa dibeli terpisah.

Pengisian daya dari kosong sampai penuh membutuhkan sekitar empat jam dengan konsumsi charger sekitar 1.000 watt. Agar pengisian optimal, pengguna disarankan memiliki daya listrik rumah minimal 2.200 watt.

Alva mengklaim baterai tersebut memiliki umur pakai hingga 1.500 siklus pengisian dan didukung garansi selama tiga tahun. Dengan kombinasi harga efektif sekitar Rp31,5 juta, fitur modern, serta fokus pada durabilitas, Alva One XP kini menjadi alternatif menarik di segmen yang juga diisi model bermesin bensin seperti Yamaha NMAX dan Honda PCX tipe CBS.

Berita Terbaru