Amazfit resmi membawa dua smartwatch terbaru untuk pelari ke Indonesia, yaitu Cheetah 2 Pro dan Cheetah 2 Ultra. Model yang paling menonjol dari keduanya adalah Cheetah 2 Ultra, karena menawarkan daya tahan baterai hingga 30 hari untuk penggunaan normal.
Kehadiran seri ini menyasar kebutuhan pelari yang berbeda, mulai dari marathon runner hingga trail runner. Amazfit menempatkan Cheetah 2 Pro untuk pengguna yang membutuhkan program latihan terstruktur, sementara Cheetah 2 Ultra diarahkan pada aktivitas outdoor dan medan ekstrem.
Cheetah 2 Pro untuk latihan lari yang lebih terarah
Cheetah 2 Pro hadir dengan bodi berbahan Grade 5 Titanium yang diklaim ringan tetapi tetap kokoh. Jam tangan ini memakai layar AMOLED 1,32 inci dengan tingkat kecerahan hingga 3.000 nits dan lapisan sapphire glass.
Untuk mendukung latihan, perangkat ini dibekali Zepp Coach AI yang dapat menyusun program latihan hingga level marathon penuh. Pengguna juga bisa memantau metrik lari seperti running power, lactate threshold, ground contact time, dan running posture.
Tekno.kompas.com mencatat bahwa Cheetah 2 Pro juga mendukung integrasi dengan TrainingPeaks, Runna, Intervals.icu, dan Strava. Selain itu, smartwatch ini memakai dual-band GPS dengan dukungan enam sistem satelit, peta offline, serta navigasi rute.
Dari sisi daya tahan, baterainya diklaim mampu bertahan hingga 31 jam dalam mode GPS dan hingga 20 hari untuk penggunaan normal.
Cheetah 2 Ultra untuk trail runner dan aktivitas ekstrem
Cheetah 2 Ultra hadir dengan kombinasi Grade 5 Titanium dan sapphire glass, serta membawa ketahanan setara standar militer. Layarnya lebih besar, yakni AMOLED 1,5 inci, dengan tingkat kecerahan hingga 3.000 nits.
Fokus utama model ini ada pada kebutuhan navigasi dan daya tahan di medan berat. Amazfit menambahkan pemrosesan peta offline yang lebih cepat, fitur elevation overview untuk trail running, dan pemantauan performa serta daya tahan tubuh saat olahraga jarak jauh.
Smartwatch ini juga memiliki penyimpanan internal 64 GB dan disertai dua jenis tali, yaitu silikon dan nilon. Untuk penggunaan berat, baterainya diklaim bisa bertahan hingga 60 jam dalam mode GPS dan hingga 30 hari untuk penggunaan normal.
Harga dan ketersediaan di Indonesia
Kedua model ini mulai tersedia di Indonesia pada 10 Juni 2026. Amazfit Cheetah 2 Pro dijual dengan harga Rp 7.799.000, sedangkan Cheetah 2 Ultra dibanderol Rp 10.499.000.
Dengan dua model yang menyasar kebutuhan berbeda, seri Cheetah 2 menawarkan kombinasi GPS presisi, layar AMOLED terang, dan baterai panjang untuk pelari yang membutuhkan perangkat khusus olahraga. Perbedaan fitur di antara Pro dan Ultra membuat konsumen bisa memilih sesuai kebutuhan latihan maupun medan yang dihadapi.
Source: tekno.kompas.com






