Luka Menalo menilai Persib Bandung sebagai tim dengan ambisi tertinggi, dan hal itu menjadi salah satu alasan utama dirinya menerima tawaran bergabung. Penyerang asal Bosnia dan Herzegovina itu juga menyoroti kombinasi pelatih, prestasi, serta dukungan besar Bobotoh sebagai daya tarik yang sulit diabaikan.
Dalam penjelasannya, Menalo menyebut Persib sebagai klub yang tiga tahun berturut-turut menjadi juara dan kini tampil di AFC. Ia melihat rangkaian pencapaian itu sebagai bukti bahwa Persib bukan sekadar tim besar, tetapi juga tim yang punya target tinggi di level kompetisi yang lebih luas.
Sambutan Bobotoh memberi kesan pertama yang kuat
Selain faktor ambisi, pengalaman awal di Bandung juga langsung meninggalkan kesan mendalam bagi Menalo. Seusai sesi latihan, ia melihat antusiasme Bobotoh yang hadir dalam jumlah besar di Lapangan Pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung.
MediaIndonesia.com mencatat, hampir 2.000 orang menunggu tim selesai berlatih pada momen tersebut. Menalo menilai situasi itu sebagai pengalaman baru dalam kariernya karena dukungan semacam itu tidak mudah ditemukan di banyak tempat.
“Persib adalah salah satu klub paling terkenal di Asia Tenggara, dan sangat menyenangkan bisa berada di sini dan merasakan hal ini. Ketika selesai latihan, ada hampir 2.000 orang yang menunggu, itu sesuatu yang luar biasa,” kata Menalo di Bandung, Senin (13/7).
| Fakta Penting | Keterangan |
|---|---|
| Jumlah Bobotoh | Hampir 2.000 orang |
| Lokasi | Lapangan Pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung |
| Waktu pernyataan | Senin (13/7) |
Pramusim Persib sudah menuntut kesiapan fisik
Di sisi lain, Menalo juga menyadari bahwa masa awal bersama Persib tidak akan ringan. Ia menyebut dua hari pertama latihan terasa berat, tetapi hal itu dianggap wajar karena tim sedang memasuki masa persiapan menuju musim baru.
Menurutnya, agenda Persib dalam waktu dekat membuat pramusim harus dijalani dengan sangat serius. Setelah Piala Presiden, tim masih harus bersiap menghadapi AFC Champions League Two, sehingga kondisi fisik dan ritme permainan perlu dibangun sejak awal.
“Dua hari pertama latihan rasanya berat, tapi itu wajar. Ini akan menjadi pramusim yang berat. Kami ada Piala Presiden, lalu setelah itu AFC Champions League Two dan kami sedang bersiap-siap,” kata dia.
Dengan rangkaian jadwal tersebut, fase latihan saat ini menjadi bagian penting dalam mematangkan kebugaran sekaligus kekompakan tim. Bagi pemain baru seperti Menalo, atmosfer kompetitif di Persib hadir bersamaan dengan tuntutan untuk segera beradaptasi dengan standar yang tinggi.
Persib tetap punya daya tarik yang kuat bagi pemain asing
Gabungan antara sejarah juara, target ambisius, pelatih, dan fanatisme suporter membuat Persib memiliki magnet tersendiri. Menalo menjadi salah satu contoh pemain yang langsung merasakan bahwa daya tarik klub ini bukan hanya datang dari nama besar, tetapi juga dari ekspektasi yang menyertainya.
Di Bandung, ekspektasi itu terasa sejak hari-hari awal latihan. Dukungan Bobotoh yang besar, ditambah agenda kompetisi yang padat, membuat perjalanan Menalo bersama Persib langsung dimulai dalam suasana yang intens dan penuh tuntutan.
Source: mediaindonesia.com






