Rachmat Gobel wafat pada Jumat, 10 Juli 2026 pukul 03.20 WIB di Jakarta. Kabar duka itu meninggalkan kesan mendalam bagi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, yang menyebut Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya.
Amran menilai almarhum sebagai pribadi yang baik, rendah hati, dan memiliki kepedulian besar terhadap masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa Rachmat Gobel selalu mendedikasikan hidupnya untuk kemajuan bangsa.
Kenangan yang terbawa dari Kabinet Kerja
Kedekatan keduanya terjalin saat sama-sama menjalankan amanah sebagai menteri dalam Kabinet Kerja. Menurut Amran, Rachmat Gobel selalu mengedepankan kolaborasi, persahabatan, dan semangat membangun negeri.
Amran juga mengenang kebiasaan mereka berdiskusi soal pembangunan, industri, cara memajukan daerah, hingga upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Baginya, perhatian Gobel terhadap berbagai bidang yang menyentuh kepentingan publik akan terus dikenang.
Pertemuan terakhir keduanya terjadi saat Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo pada Juni 2026. Dalam kesempatan itu, Amran melihat almarhum tetap antusias mendukung pembangunan pertanian dan kemajuan daerah asalnya.
| Informasi | Rincian | Keterangan | Waktu |
|---|---|---|---|
| Nama | Rachmat Gobel | Anggota DPR RI dan mantan Menteri Perdagangan | Wafat pada Jumat, 10 Juli 2026 |
| Pernyataan duka | Andi Amran Sulaiman | Mentan mengenang almarhum sebagai sahabat dan tokoh berdedikasi | 10 Juli 2026 |
Amran menyebut pertemuan di Gorontalo sebagai kenangan yang tidak akan dilupakan. Ia menilai semangat Gobel untuk membangun bangsa tetap terasa kuat, terutama dari antusiasmenya melihat kemajuan pertanian dan kecintaannya pada tanah kelahiran.
Doa untuk keluarga yang ditinggalkan
Atas nama pribadi, keluarga, dan jajaran Kementerian Pertanian, Amran menyampaikan belasungkawa kepada keluarga besar almarhum. Ia berharap seluruh amal ibadah Rachmat Gobel diterima dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum Bapak H. Rachmat Gobel, mengampuni segala khilafnya, melapangkan kuburnya, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” kata Amran.
Pernyataan duka itu menambah panjang penghormatan kepada Rachmat Gobel, yang selama ini dikenal sebagai tokoh publik dengan rekam jejak di pemerintahan dan parlemen. Bagi Amran, yang paling melekat justru adalah sikap rendah hati dan perhatian besar almarhum kepada masyarakat.
Source: www.medcom.id






