Pengamanan ketat akan mengiringi final Croky Cup 2026 saat RSC Anderlecht dan Royale Union Saint-Gilloise bertemu di Stadion Roi Baudouin. Kepolisian Zona Brussels Capital/Ixelles menurunkan personel di sekitar stadion untuk mencegah potensi kerusuhan antarpendukung, dengan mengacu pada insiden yang pernah terjadi pada final tahun lalu.
Situasi itu menunjukkan betapa panasnya duel yang akan tersaji pada Kamis, 14 Mei 2026. Bagi sepak bola Belgia, laga ini bukan sekadar perebutan trofi, melainkan juga pertanda hidupnya kembali rivalitas Brussel yang lama meredup.
Union Saint-Gilloise membawa cerita besar ke partai puncak ini. Sejak kembali ke divisi utama pada 2021 setelah 48 tahun, klub itu mengubah peta persaingan dan membuat tensi pertemuan dengan Anderlecht naik lagi.
Rivalitas lama yang kembali terasa
Benturan Anderlecht dan Union punya tempat khusus dalam sejarah sepak bola Belgia. Menurut penulis dan sejarawan sepak bola Kurt Deswert, keduanya pernah sama-sama mendominasi, tetapi pada era yang berbeda sehingga jarang benar-benar saling berhadapan dalam perebutan gelar.
Deswert menilai kembalinya Union ke kasta tertinggi menjadi kejutan besar. Ia juga melihat performa klub itu setelah promosi melampaui ekspektasi dan ikut memulihkan persaingan yang hampir 115 tahun tidak terasa.
Final Croky Cup 2026 pun menjadi momen penting karena untuk pertama kalinya sepanjang 70 edisi kompetisi, Anderlecht dan Union bertemu di partai puncak. Pertemuan ini membuat Brussel kembali menjadi sorotan utama sepak bola domestik Belgia.
Anderlecht menghadapi tekanan di beberapa sisi
Di kubu Anderlecht, perhatian tidak hanya tertuju pada final. Gelandang Nathan De Cat juga ikut ramai dibicarakan karena masa baktinya di Lotto Park masih tersisa satu tahun.
De Cat menanggapi spekulasi itu dengan tenang. Ia menyebut para suporter boleh berharap dirinya bertahan dan menegaskan keputusan akhir soal kontrak ada di tangannya sendiri, bukan di pihak keluarga.
Masalah lain juga muncul menjelang laga besar itu. Penyerang Mihajlo Cvetkovic terancam skorsing empat pertandingan setelah tuntutan jaksa, dan klub disebut sedang berupaya mengajukan banding agar ia tetap bisa tampil.
Union datang dengan rasa percaya diri tinggi
Di sisi Union Saint-Gilloise, suasana pendukung terlihat jauh lebih optimistis. Olivier Van Peeters dari Uccle percaya tren positif timnya atas Anderlecht dalam beberapa musim terakhir akan berlanjut di Stadion Roi Baudouin.
Meski begitu, tidak semua pendukung melihat final ini sebagai laga yang sudah mudah ditebak. Pieter Dubois dari Forest menilai Union memang layak diunggulkan pada hari pertandingan, tetapi format satu laga tetap membuka semua kemungkinan.
Dari kubu Anderlecht, nada yang muncul cenderung lebih hati-hati. Michelle van Cutsem dari Waterloo mengaku khawatir, namun tetap berharap timnya bisa mengangkat trofi.
Brussel kembali ke pusat perhatian sepak bola Belgia
Kurt Deswert menilai duel ini juga mempertegas posisi Brussel sebagai kota sepak bola penting di Eropa. Menurut dia, kedua klub kini kembali bersaing di level tertinggi, baik untuk gelar liga maupun piala domestik.
Karena itu, final Croky Cup 2026 terasa lebih besar dari final piala biasa. Taruhannya bukan hanya trofi, tetapi juga gengsi dua klub ibu kota yang rivalitasnya sempat lama meredup lalu meledak lagi di panggung terbesar.
Source: www.asatunews.co.id