Antrean Keluar Ethereum Melonjak 72.000%, DeFi Masih Dihantui Gelombang Eksploit

Author: Redaksi Android62

Di tengah guncangan besar di sektor DeFi, antrean keluar validator Ethereum justru menjadi angka yang paling menyita perhatian. Pada 3 Mei, jumlah ETH yang menunggu keluar mencapai 433.158 ETH dengan waktu tunggu tujuh hari, setelah melonjak sekitar 72.000% dalam dua pekan.

Lonjakan itu memunculkan pertanyaan besar tentang arah pergerakan modal di ekosistem Ethereum. Namun, data staking menunjukkan ceritanya tidak sesederhana pelarian besar, karena minat untuk masuk ke staking masih tetap kuat.

Tekanan dari gelombang eksploit

Kenaikan antrean keluar terjadi setelah rangkaian serangan yang mengguncang kepercayaan pasar. April menjadi bulan terburuk bagi eksploit kripto dalam sejarah, dengan 30 insiden dan total kerugian mencapai $625 juta.

Salah satu kasus paling besar datang dari breach jembatan KelpDAO senilai $292 juta. Serangan pada 18 April itu menguras 116.500 rsETH lewat cross-chain bridge yang dikompromikan.

LayerZero melacak aksi tersebut ke Lazarus Group dari Korea Utara. Dampaknya tidak berhenti di satu proyek, karena tekanan ikut menjalar ke pasar pinjaman dan mendorong aksi keluar dana yang lebih luas.

Arus modal ikut bergeser

Sektor pinjaman menjadi salah satu bagian yang paling merasakan dampaknya. Simpanan di Aave turun dari $45,8 miliar menjadi $28,6 miliar saat penarikan meningkat.

Di sisi lain, analis on-chain Checkmatey menilai arus modal ini menunjukkan risiko di sektor DeFi sudah terlalu condong ke arah hilangnya modal. Karena itu, lonjakan exit queue Ethereum tampak lebih seperti respons terhadap tekanan keamanan yang sedang memanas.

Bagian paling menonjol dari situasi ini adalah besarnya perubahan dalam waktu singkat. Dari kondisi normal, antrean keluar melonjak drastis hanya dalam dua pekan setelah gelombang eksploit memicu penarikan dari restaking.

Staking belum kehilangan daya tarik

Meski antrean keluar naik tajam, data staking Ethereum masih menunjukkan kekuatan yang besar. Validatorqueue.com mencatat masih ada 3,6 juta ETH yang menunggu masuk ke staking.

Antrean masuk itu memerlukan waktu 62 hari dan ukurannya sekitar tujuh kali lebih besar daripada antrean keluar. Artinya, minat untuk staking belum lenyap meski sebagian pelaku pasar memilih mengurangi risiko.

Total ether yang di-stake juga tetap tinggi di 38,6 juta ETH, setara 31,72% dari suplai. Imbal hasil tahunan berada di sekitar 2,92%, dengan jumlah validator aktif mendekati 900.000.

Kondisi tersebut membuat lonjakan exit lebih terlihat sebagai rotasi modal daripada penarikan struktural dari staking. Jika tekanan eksploit mereda, antrean diperkirakan kembali normal seperti yang pernah terjadi sebelumnya.

Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru