Apple Belum Siap Meluncurkan Siri Baru, Gemini Google Masih Jadi Sandaran Utama

Author: Redaksi Android62

Apple dilaporkan masih menahan versi baru Siri dalam tahap pengembangan yang belum dianggap siap sebagai produk final. Bahkan, pembaruan yang ditenagai Gemini itu disebut baru berpeluang hadir sebagai fitur beta di iOS 27 setelah penundaan yang sudah berlangsung hampir dua tahun.

Kondisi ini menempatkan Apple dalam posisi yang cukup tertinggal di tengah persaingan AI konsumen yang bergerak cepat. Saat banyak layanan lain agresif memasukkan AI generatif ke penggunaan harian, Apple masih berupaya merapikan ulang salah satu proyek penting dalam strategi Apple Intelligence.

Sumber yang sama menyebut Apple kesulitan membangun Siri dari awal agar sepenuhnya berpusat pada teknologi AI generatif. Karena itu, perusahaan disebut semakin bergantung pada model Gemini milik Google untuk membuat Siri mampu memahami perintah dengan lebih pintar dan terasa lebih natural.

Arah baru ini menunjukkan perubahan besar dalam cara Apple membayangkan asisten virtualnya. Siri yang disiapkan tidak lagi diposisikan hanya sebagai alat untuk menjawab perintah sederhana, tetapi sebagai sistem percakapan yang lebih kontekstual dan mirip chatbot.

Percakapan yang lebih panjang dan lebih modern

Apple juga dikabarkan sedang merancang ulang Siri agar terasa lebih modern saat dipakai sehari-hari. Fokusnya bukan sekadar mempercepat respons, melainkan membuat interaksi yang berlanjut dan terasa lebih manusiawi.

Dalam versi yang sedang disiapkan, Siri disebut akan memiliki riwayat percakapan. Selain itu, ada dukungan unggah dokumen yang bisa memperluas cara pengguna berinteraksi dengan asisten tersebut.

Integrasi yang lebih dalam ke iOS 27 juga menjadi bagian penting dari pembaruan ini. Dengan begitu, Siri diharapkan tidak hanya menjawab pertanyaan, tetapi juga bekerja lebih erat dengan sistem dan aplikasi di perangkat.

Meski demikian, tidak semua kemampuan akan dibuka lebar. Beberapa fitur yang berkaitan dengan memori dan personalisasi dilaporkan justru dibatasi karena Apple masih berhati-hati terhadap isu privasi.

Privasi tetap dijaga ketat

Kekhawatiran soal data tampaknya masih menjadi pagar utama dalam pengembangan Siri baru. Apple disebut ingin tetap menjaga citra privasi yang selama ini menjadi salah satu pesan terkuat perusahaan dalam produk digitalnya.

Salah satu fitur yang dilaporkan sedang disiapkan adalah opsi penghapusan chat otomatis. Pengguna nantinya dikabarkan bisa memilih percakapan dihapus setelah 30 hari, setelah satu tahun, atau tetap disimpan permanen.

Pengaturan seperti itu menunjukkan Apple masih mencari titik seimbang antara kemampuan AI yang lebih personal dan kontrol data yang lebih ketat. Di saat yang sama, pendekatan ini juga menegaskan bahwa fitur memori yang terlalu agresif belum menjadi prioritas penuh.

Bagi Apple, langkah hati-hati tersebut mungkin terasa lebih aman daripada memaksakan peluncuran yang belum stabil. Label beta dinilai memberi ruang untuk perbaikan setelah perilisan awal dan mengurangi tekanan jika performa Siri baru belum konsisten.

Penundaan yang makin panjang

Fakta bahwa pembaruan Siri masih belum siap juga membuat situasi ini terasa janggal bagi Apple. Proyek yang sudah lama dijanjikan itu justru kembali bergeser, sampai akhirnya disebut hanya berpeluang hadir dalam bentuk beta.

Penundaan yang mendekati dua tahun memperlihatkan besarnya tantangan yang dihadapi Apple saat mencoba mengejar ekspektasi publik terhadap AI. Di saat banyak perusahaan lain bergerak cepat, Apple memilih langkah yang lebih pelan agar hasil akhirnya tidak merusak pengalaman pengguna.

Kalau benar hadir di iOS 27, Siri baru akan menjadi salah satu perubahan paling penting bagi ekosistem Apple dalam beberapa waktu ke depan. Namun untuk saat ini, arah pengembangannya masih menunjukkan satu hal yang jelas, yakni Siri sedang diarahkan menjadi asisten yang lebih percakapan, lebih kontekstual, dan lebih terhubung ke sistem, dengan Gemini sebagai fondasi utamanya.

Source: tech.sportskeeda.com
Berita Terbaru