Baim Wong sempat harus meyakinkan Ari Irham sebelum aktor muda itu mau ikut membuat konten prank ojol. Penolakan awal itu muncul karena Ari merasa tidak nyaman berada dalam situasi yang berlangsung di ruang publik dan melibatkan interaksi langsung dengan orang lain.
Momen tersebut terjadi di tengah promosi film Semua Akan Baik-Baik Saja, film terbaru garapan Baim Wong. Ajakan untuk membuat konten datang secara spontan, lalu konsepnya langsung diarahkan ke ide sederhana yang dinilai cocok dengan karakter Ari Irham.
Ari Irham mengaku canggung di depan publik
Ari menjelaskan bahwa dirinya bukan tipe yang mudah terlibat dalam prank semacam itu. Ia mengaku pemalu dan tidak percaya diri saat harus berhadapan langsung dengan orang di tempat umum.
Keraguan itu membuatnya sempat menolak ajakan Baim. Namun, penolakan tersebut tidak berlangsung lama karena Baim terus memberi keyakinan bahwa konsep kontennya bisa dijalankan dengan ringan.
Ide yang muncul mendadak saat promosi film
Konten prank ojol itu lahir tanpa persiapan panjang. Ide tersebut muncul di sela kegiatan promosi film, ketika perbincangan mengarah pada pembuatan video yang bisa langsung direalisasikan.
Baim Wong melihat ada kecocokan antara konsep itu dan sosok Ari Irham. Dari situ, ia lalu menawarkan format yang sederhana agar Ari lebih mudah terlibat dalam konten tersebut.
Arahan singkat yang harus dijalankan Ari
Dalam pengambilan konten itu, Baim tidak memberi instruksi yang rumit. Ari hanya diminta mendekati pengemudi ojek online lalu mengucapkan pertanyaan, “semuanya baik-baik aja enggak?”
Pertanyaan itulah yang menjadi inti prank yang mereka buat di lapangan. Interaksi singkat tersebut kemudian menjadi bagian utama dari konten promosi yang dikemas dengan cara ringan dan spontan.
Promosi film yang dibawa lewat konten digital
Keterlibatan Ari dalam konten itu juga terhubung dengan film Semua Akan Baik-Baik Saja. Film tersebut turut dibintangi Reza Rahadian, Christine Hakim, Raihaanun, dan Happy Salma.
Cerita film berfokus pada tiga bersaudara dengan kehidupan yang saling bertolak belakang. Mereka harus kembali tinggal serumah setelah kepergian kakak mereka, Mentari, yang diperankan Happy Salma.
Di dalam cerita itu, konflik tidak berhenti pada urusan keluarga. Persoalan harta, perundungan, dan luka masa remaja juga ikut membentuk ketegangan antar tokoh.
Tokoh-tokoh di film tersebut juga harus menekan ego masing-masing di bawah bimbingan Ibu Wida, yang diperankan Christine Hakim. Situasi itu membuat film tersebut membawa drama keluarga yang cukup padat di balik judulnya yang terdengar ringan.
Pendekatan promosi yang lebih dekat dengan audiens
Konten prank ojol bersama Ari Irham menunjukkan bagaimana promosi film kini bisa dikemas lewat cara yang lebih santai. Pendekatan seperti ini membuat materi promosi tidak hanya muncul dalam bentuk formal, tetapi juga lewat interaksi singkat yang mudah dibagikan di ruang digital.
Film Semua Akan Baik-Baik Saja dijadwalkan tayang serentak di bioskop mulai 13 Mei 2026. Dengan promosi yang memanfaatkan konten spontan seperti ini, film tersebut mencoba menjangkau penonton lewat cara yang terasa lebih dekat dan ringan.
Source: www.medcom.id






