Rekor Nasional Arjuna Satria Mengubah Peta, Jawa Timur Langsung Memimpin Kejurnas Atletik 2026

Author: Redaksi Android62

Jawa Timur langsung memimpin klasemen sementara Kejurnas Atletik U-16 serta Indonesia Open U-18 dan U-20 di Lapangan Atletik Rawamangun, Jakarta Timur, setelah mengumpulkan 4 emas, 4 perak, dan 5 perunggu. Pencapaian paling mencolok datang dari Arjuna Satria Anan yang memecahkan rekor nasional lompat jauh putra KU-16 dengan lompatan 6,12 meter.

Catatan itu melampaui rekor lama milik Farhan Rahman dari Sumatra Selatan yang sebelumnya bertahan di angka 6,05 meter. Rekor tersebut dicetak pada Kejurnas 2024 di Kendal, Jawa Tengah, sehingga pencapaian Arjuna menjadi salah satu sorotan terbesar pada hari pertama pertandingan.

Dominasi merata di lintasan dan lapangan

Perolehan Jawa Timur tidak bertumpu pada satu nomor saja. Tiga emas lain disumbangkan Putu Widya Ayu Lestari di lari 60 meter putri, Senandung Cinta di lari 300 meter gawang KU-16 putri, dan Adelio Dhaniswara di lari 300 meter gawang KU-16 putra.

Di sisi lain, koleksi medali mereka juga tersebar dari sejumlah nomor yang berbeda. Medali perak dipersembahkan Queen Feiranthika pada lari 100 meter KU-18 putri, Hoshi Fatihah di lari 100 meter KU-20 putri, Kenzi Z pada tolak peluru KU-16 putri, dan M. Rizky di lari 800 meter KU-18 putra.

Tambahan perunggu datang dari Adelio Dhaniswara pada lempar lembing KU-16 putra, Krisna Iksani di tolak peluru KU-16 putri, Nabila Azzahra pada lari 60 meter KU-16 putri, Sazkia Tsalisa di lari 100 meter KU-18 putri, serta Shelly Septi Andani pada lompat jauh KU-18 putri. Dengan hasil itu, Jawa Timur unggul atas DKI Jakarta yang berada di posisi kedua dengan 3 emas, 2 perak, dan 4 perunggu.

Gangguan di nomor sprint putra KU-18

Meski tampil dominan, Jawa Timur tidak sepenuhnya mulus di semua nomor. Dua sprinter mereka, Achmad Febrian Dwi Wibowo dan M. Suryo Agung, gagal membawa pulang medali pada final 100 meter putra KU-18.

Achmad Febrian mengalami cedera hamstring di tengah lomba dan hanya finis dengan catatan 11,76 detik. M. Suryo Agung menempati posisi keenam dengan waktu 11,33 detik setelah bersaing ketat di antara 40 pelari.

Nomor tersebut akhirnya dimenangi sprinter asal Malaysia. DKI Jakarta berada di posisi kedua, sedangkan Jawa Tengah merebut perunggu.

Evaluasi tim dan target yang masih diburu

Manajer Tim Atletik Jawa Timur, Agus Sujiyono, menilai capaian hari pertama menunjukkan pembinaan yang merata di banyak nomor. Ia menyebut hasil itu sebagai modal penting untuk menjaga peluang Jawa Timur dalam perebutan juara umum.

Agus juga menyoroti cedera Achmad Febrian sebagai pengingat bahwa kondisi fisik dan pencegahan cedera harus terus dijaga, terutama di tengah jadwal persaingan yang padat. Meski demikian, ia menegaskan semangat para atlet patut diapresiasi karena berhasil membawa Jawa Timur memimpin klasemen sementara.

Jawa Timur masih memburu target 13 medali emas dalam tiga hari berikutnya. Persaingan di Rawamangun juga diperkirakan terus ketat sampai 30 Juni, terlebih dengan hadirnya kontingen internasional seperti Malaysia pada Indonesia Open U-18 dan U-20.

Di klasemen sementara per 27 Juni 2026, Papua Selatan menempati posisi ketiga dengan 3 emas, 0 perak, dan 2 perunggu. Malaysia berada di peringkat keempat dengan 3 emas, 0 perak, dan 1 perunggu, disusul Jawa Tengah di posisi kelima dengan 2 emas, 5 perak, dan 5 perunggu, serta Jawa Barat di urutan keenam dengan 2 emas, 2 perak, dan 2 perunggu.

Source: kempalan.com
Berita Terbaru