ASUS Zenbook DUO 2026 tampil sebagai laptop yang mencoba memadukan kerja multitugas dan mobilitas dalam satu bodi ringkas. Perangkat ini membawa dua layar ASUS Lumina Pro OLED 14 inci yang identik, sementara bobotnya bersama keyboard hanya 1,65 kg.
Kombinasi itu membuatnya menonjol di kelas laptop tipis dan ringan, terutama bagi pengguna yang sering berpindah tempat tetapi tetap harus membuka banyak jendela kerja sekaligus. ASUS juga membekalinya dengan baterai 99Wh yang diklaim dapat bertahan hingga 20 jam saat satu layar aktif, dan lebih dari 10 jam ketika dua layar digunakan bersamaan.
Dua panel 3K 144Hz untuk kerja dan kreasi
Kedua layar pada Zenbook DUO 2026 sama-sama berukuran 14 inci dengan resolusi 3K 2880×1800 piksel, rasio 16:10, dan refresh rate 144Hz. Respons layarnya disebut mencapai 0,2 ms, sehingga memberi karakter yang dekat dengan perangkat berperforma tinggi.
Untuk tingkat terang, panel ini diklaim mencapai 500 nits pada mode SDR dan melampaui 1000 nits pada mode HDR. ASUS juga menyiapkan akurasi warna yang luas lewat dukungan 100% DCI-P3, sertifikasi PANTONE Validated, serta profil sRGB 100% coverage melalui aplikasi MyASUS.
Layar tersebut mendukung sentuhan dan stylus pen dengan protokol MPP 2.6. ASUS bahkan menyertakan wireless docking charger agar stylus dapat diisi ulang secara nirkabel.
Empat mode pemakaian yang lebih fleksibel
Kehadiran keyboard Bluetooth detachable membuat Zenbook DUO 2026 mudah disesuaikan dengan berbagai skenario kerja. Pengguna dapat memakainya dalam Laptop Mode, Dual Screen Mode dengan virtual keyboard, Dual Screen Mode dengan keyboard Bluetooth, Desktop Mode, dan Sharing Mode.
Pada Laptop Mode, keyboard diletakkan di atas layar kedua dan terhubung otomatis melalui Pogo Pin. Jika ingin memakai layar bawah sebagai keyboard dan touchpad, sistem enam jari dapat mengaktifkan mode virtual tersebut.
Mode paling optimal untuk multitasking hadir saat dua layar disusun vertikal dan keyboard fisik dipakai terpisah. Sementara itu, Sharing Mode memungkinkan engsel dibuka hingga 180 derajat agar tampilan layar bisa dibagikan kepada orang di depan pengguna.
Performa AI, penyimpanan, dan hasil uji
Di sektor performa, laptop ini ditenagai Intel Core Ultra 9 386H berbasis arsitektur Panther Lake dan litografi Intel 18A. Prosesor tersebut memiliki 16 core, 16 thread, base power 25W, serta 18MB Intel Smart Cache.
Zenbook DUO 2026 juga memenuhi standar Copilot+ PC berkat NPU Intel AI Boost generasi terbaru dengan kemampuan hingga 50 TOPS. ASUS menyebut pemrosesan AI lokal dapat berjalan cepat, termasuk untuk tugas image generation.
Dalam pengujian UL Procyon AI Image Generation, rendering satu gambar disebut hanya membutuhkan 10,8 detik. Angka itu diklaim 70% lebih cepat dibanding generasi sebelumnya.
Konfigurasi memorinya terdiri dari RAM 32 GB LPDDR5X 8533 MT/s Dual Channel dan SSD 1 TB M.2 NVMe PCIe Gen 4. Kecepatan penyimpanan yang disebutkan mencapai 6.211 MB/s untuk baca dan 5.345 MB/s untuk tulis.
ASUS juga mencatat hasil render Cinebench R23 sebesar 14.587 poin pada Multi Core dan 2002 poin pada Single Core. Hasil itu disebut meningkat 17,5% dibanding prosesor Intel Core Ultra 9 285 generasi sebelumnya.
Pendinginan, konektivitas, dan ketahanan bodi
Untuk menjaga performa tetap stabil, ASUS memasang sistem pendingin baru dengan dua kipas masing-masing 97 bilah dan dua heatpipe. Aliran udara diklaim 24% lebih besar agar suhu tetap terkontrol saat beban kerja berat.
Secara fisik, bodi Zenbook DUO 2026 menggunakan material ASUS Ceraluminum berbasis magnesium-aluminium dengan warna Moher Gray. Material ini diklaim tahan gores, dan ukuran bodinya disebut 5% lebih kecil dibanding generasi sebelumnya.
Engsel dan kickstand juga diperbarui. Celah antara dua layar diklaim menyusut hingga 70%, sedangkan kickstand yang menyatu dengan cover bawah dirancang untuk melewati 40.000 kali siklus buka-tutup dengan beban 15 kg.
Ketahanan perangkat ini diperkuat oleh sertifikasi US MIL-STD-810H. ASUS menempatkannya sebagai laptop tipis yang tetap disiapkan untuk ritme kerja padat dan mobilitas tinggi.
Dari sisi konektivitas, perangkat ini membawa HDMI 2.1 FRL full-size, dua Thunderbolt 4, satu USB 3.2 Gen 2 Type-A, dan audio combo jack 3,5 mm. Dukungan Intel Wi-Fi 7 BE211 dan Bluetooth 5.4 juga disediakan.
Untuk kebutuhan rapat dan hiburan, Zenbook DUO 2026 memakai enam speaker bersertifikasi Dolby Atmos, webcam 1080p 30fps, sensor infrared untuk Windows Hello, serta dukungan Windows Studio Effects berbasis AI. ASUS memasarkan laptop ini dengan harga Rp54.999.000, sudah termasuk Windows 11 Home, Microsoft Office Home 2024, Microsoft 365 Basic selama 1 tahun, PC Game Pass 3 bulan, stylus pen, sleeve bag premium, garansi internasional 3 tahun, dan Asus VIP Perfect Warranty 3 tahun.







