AT&T Stadium Bukan Sekadar Markas Cowboys, Panggung Megah yang Siap Menelan Semifinal Prancis vs Spanyol

Author: Redaksi Android62

AT&T Stadium di Arlington, Texas, kembali menjadi sorotan karena dipilih sebagai panggung semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Spanyol. Stadion ini bukan hanya besar, tetapi juga dirancang untuk memaksimalkan pertunjukan olahraga kelas dunia.

Salah satu daya tarik utamanya ada pada papan video HD empat sisi raksasa yang tergantung di atas garis tengah lapangan. Perangkat itu berukuran 160 kaki panjang dan 72 kaki tinggi, membentang dari satu garis 25 yard ke garis 25 yard lainnya.

Desain yang langsung menonjol

AT&T Stadium tampil dengan karakter visual yang sangat berbeda dari stadion pada umumnya. Eksteriornya memiliki dinding kaca miring sepanjang 800 kaki, ditopang dua lengkungan baja monumental sepanjang 292 kaki yang membentang di atas arena.

Atap stadion dapat dibuka tutup, sementara di setiap zona ujung terdapat pintu kaca besar berukuran 180 kaki x 120 kaki. Pintu itu bisa dibuka atau ditutup dalam waktu sekitar 18 menit, memberi fleksibilitas untuk berbagai jenis acara.

Fitur Detail
Desainer HKS Architects
Dinding kaca 800 kaki
Lengkungan baja 292 kaki
Pintu kaca ujung stadion 180 kaki x 120 kaki
Waktu buka-tutup pintu Sekitar 18 menit

Ketika atap terbuka, stadion ini menghadirkan kesan “lubang di atap” yang dulu melekat pada Texas Stadium. Lapangan juga berada 50 kaki di bawah permukaan jalan, sehingga sudut pandang penonton terasa dramatis sejak memasuki arena.

Kapasitas besar dan ruang premium

Kapasitas standar stadion ini mencapai 80.000 kursi, tetapi dapat diperluas hingga hampir 100.000 untuk agenda besar seperti Super Bowl. Kursi dipasang pada rel aluminium, sehingga kapasitas bisa disesuaikan dengan mempersempit jarak antar kursi bila dibutuhkan.

Di lima tingkat tribun, AT&T Stadium memiliki sekitar 200 suite mewah dan sekitar 15.000 kursi klub premium. Ada pula tingkat Hall of Fame eksklusif yang hanya berjarak 21 baris dari lapangan, memberi posisi istimewa bagi penonton di area premium.

Dari kandang Cowboys ke arena serbaguna

Fasilitas ini mulai digunakan pada 2009 setelah Dallas Cowboys meninggalkan Texas Stadium, markas mereka selama lebih dari tiga dekade. Sebelum pembangunan dimulai, pemilik Jerry Jones sudah sejak 1994 mencari cara untuk memperluas atau mengganti stadion lama demi meningkatkan pendapatan dan memodernisasi pengalaman penonton.

Rencana awal sempat mengarah pada perluasan Texas Stadium sebanyak 40.000 kursi dan penambahan atap yang dapat dibuka tutup. Seiring waktu, gagasan itu berkembang menjadi pembangunan stadion baru yang jauh lebih canggih di Arlington, tak jauh dari Globe Life Park yang kala itu menjadi kandang Texas Rangers.

Proyek senilai 1,15 miliar dolar AS itu dibiayai lewat sejumlah sumber, termasuk paket obligasi 325 juta dolar AS yang disetujui pemilih Arlington pada November 2004. Awalnya stadion bernama Cowboys Stadium sebelum berganti menjadi AT&T Stadium pada Juli 2013 setelah AT&T memperoleh hak penamaan.

Acara pertama di stadion ini adalah konser George Strait pada 9 Juni 2009, sedangkan pertandingan musim reguler perdana Cowboys berlangsung pada 20 September 2009 melawan New York Giants. Sejak saat itu, stadion ini menjadi tuan rumah NBA All-Star Game 2010, Super Bowl XLV, Kejuaraan Nasional Playoff Sepak Bola Perguruan Tinggi, Cotton Bowl Classic, serta berbagai konser dan acara olahraga besar lainnya.

AT&T Stadium juga menampung Dallas Cowboys Hall of Fame dan Pro Shop, sehingga pengunjung bisa melihat sejarah tim sekaligus membeli merchandise. Dengan rekam jejak seperti itu, semifinal Prancis vs Spanyol menambah daftar panjang momen besar yang pernah singgah di salah satu arena paling ikonik di Amerika Serikat.

Source: bola.bisnis.com
Berita Terbaru