Atto 1 Mendadak Melonjak, Jaecoo J5 EV Kini Dapat Tekanan Baru di Pasar Listrik

Author: Redaksi Android62

BYD Atto 1 kembali menjadi sorotan setelah penjualannya melesat menjadi 2.249 unit pada Juni. Angka itu berbalik sangat jauh dari Mei, ketika model ini terjual kurang dari 30 unit.

Lonjakan tersebut langsung mengubah peta persaingan di pasar mobil listrik Indonesia. Jaecoo J5 EV memang masih memimpin dengan 3.041 unit, tetapi selisihnya kini tidak lagi terasa aman.

Produksi lokal jadi titik balik Atto 1

Kebangkitan Atto 1 terjadi setelah transisi ke produksi lokal berjalan. Dengan begitu, BYD tidak lagi bergantung pada impor unit dari luar negeri untuk memenuhi permintaan pasar.

Perubahan itu juga membuat pengiriman ke konsumen bisa berlangsung lebih cepat. Dalam pasar yang bergerak cepat, kecepatan suplai seperti ini menjadi pembeda penting di tengah persaingan yang ketat.

Tiga besar penjualan BEV Juni berubah cukup dinamis

Di posisi kedua ada BYD Atto 1, sedangkan Geely EX2 harus puas turun ke posisi 3 dengan 1.618 unit. Meski EX2 hadir sebagai hatchback yang lebih besar, Atto 1 masih unggul berkat daya tarik harga yang lebih terjangkau dan kehadirannya yang lebih dulu di Indonesia.

Model Penjualan Juni Catatan
Jaecoo J5 EV 3.041 unit Masih memimpin pasar mobil listrik
BYD Atto 1 2.249 unit Naik tajam dari kurang dari 30 unit pada Mei
Geely EX2 1.618 unit Turun ke posisi 3

Daftar model lain masih menunjukkan pasar yang ramai

Di bawah tiga besar, BYD M6 mencatat 827 unit, disusul Wuling Eksion EV dengan 539 unit. Setelah itu ada Denza D9 dengan 464 unit, MG S5 EV dengan 449 unit, dan Geely EX5 dengan 348 unit.

VinFast juga masuk daftar melalui VF3 dan VF5, masing-masing 262 unit dan 225 unit. Di segmen mobil keluarga listrik, Denza D9 masih harus bersaing dengan Toyota Alphard yang disebut sebagai rival berat.

Model Penjualan Juni Keterangan
BYD M6 827 unit Masih cukup kuat, meski tidak lagi menembus 1.000 unit
Wuling Eksion EV 539 unit Dirilis kurang dari dua bulan
Denza D9 464 unit Bersaing di segmen yang ramai
MG S5 EV 449 unit Berada dekat dengan Geely EX5
Geely EX5 348 unit Masih bersaing di kelas SUV listrik
VinFast VF3 262 unit Masuk daftar model terlaris
VinFast VF5 225 unit Melengkapi kehadiran VinFast di daftar

BEV tetap dominan di tengah ketidakpastian insentif

Secara keseluruhan, penjualan mobil BEV pada semester pertama sudah mencapai 69.739 unit di Indonesia dengan pangsa pasar 16 persen. Pada Juni saja, BEV terjual 12.653 unit, jauh di atas mobil hybrid yang mencatat 8.215 unit dan PHEV yang membukukan 2.402 unit.

Data itu menunjukkan minat pasar terhadap mobil listrik murni masih tinggi meski insentifnya belum ditetapkan. Bagi Jaecoo, posisi J5 EV masih kuat, tetapi kebangkitan Atto 1 membuat tekanan dari BYD kembali terasa nyata.

Berita Terbaru