Kelebihan paling menonjol dari Nokia G60 5G justru ada di sisi visual. Dalam pengujian yang dibahas kreator YouTube DrNokia, kamera belakang ponsel ini dinilai mampu menghasilkan gambar yang kuat, dengan warna yang hidup, detail yang tajam, dan rentang dinamis yang cukup luas.
Karakter itu membuat hasil rekaman tetap enak dilihat, termasuk saat subjek berada di kondisi pencahayaan yang tidak merata. Transisi antara area terang dan gelap masih tertangani dengan baik, sehingga ponsel ini terasa lebih meyakinkan untuk merekam momen harian maupun konten singkat.
Gambar Jadi Modal Utama
Dari sisi tampilan video, Nokia G60 5G memperlihatkan performa yang solid di kelasnya. Hasil tangkapan kamera belakang memberi kesan visual yang tegas, sehingga perangkat ini langsung menonjol bagi pengguna yang mengutamakan kualitas gambar.
Keunggulan itu tidak hanya muncul pada objek yang diam, tetapi juga saat ponsel dipakai merekam situasi yang cahaya sekelilingnya berubah-ubah. Dalam kondisi seperti ini, hasil video tetap terlihat nyaman ditonton karena detail dan warna masih terjaga dengan baik.
Stabilisasi Rekaman Ikut Bantu
Selain visual, stabilisasi video pada Nokia G60 5G juga mendapat catatan positif. Saat dipakai sambil berjalan, guncangan dapat diredam cukup efektif sehingga rekaman terasa lebih halus.
Efek ini memberi pengalaman yang mendekati perekaman sinematik untuk kebutuhan dokumentasi ringan. Bagi pengguna yang sering merekam tanpa alat bantu tambahan, fitur ini jelas membantu menjaga hasil video tetap stabil.
Audio OZO Tidak Sejalan dengan Kualitas Gambar
Masalahnya muncul justru di sektor suara. Teknologi Audio OZO yang dibawa ponsel ini belum mampu menghasilkan rekaman audio yang benar-benar jernih, karena suara terdengar agak mendam atau teredam.
Dalam pengujian kamera depan dan fitur audio tersebut, detail vokal tidak muncul sebersih yang diharapkan. Pengulas bahkan menyebut kekurangannya baru terasa jelas ketika video didengarkan dengan lebih saksama.
Kondisi ini membuat pengalaman membuat konten terasa kurang seimbang. Visualnya sudah kuat, tetapi hasil suara belum mengikuti level yang sama.
Saat Kamera Depan dan Belakang Sama-Sama Dipakai
Catatan audio itu disebut muncul baik saat memakai kamera depan maupun kamera belakang. Hal tersebut mengarah pada kemungkinan adanya persoalan pada pemrosesan mikrofon atau sisi perangkat keras yang memengaruhi hasil tangkapan suara.
Di tengah kekurangan itu, Nokia G60 5G tetap membawa fitur Dual-side yang sebelumnya dikenal sebagai Bothie. Fitur ini memungkinkan kamera depan dan belakang merekam secara bersamaan, sehingga cocok untuk vlog atau video yang membutuhkan dua sudut pandang dalam satu hasil rekaman.
Namun, ada konsekuensi yang perlu diperhatikan. Saat Dual-side diaktifkan, stabilisasi video otomatis hilang, lalu rekaman menjadi lebih mudah berguncang.
Ringkasan Hasil Pengujian
| Aspek | Hasil |
|---|---|
| Warna video | Hidup dan tajam |
| Rentang dinamis | Cukup luas |
| Stabilisasi | Efektif saat berjalan |
| Audio OZO | Terdengar mendam |
| Dual-side | Praktis, tetapi tanpa stabilisasi |
Dengan kondisi tersebut, pengguna yang menargetkan video stabil tetap perlu mempertimbangkan tripod atau gimbal. Tanpa alat tambahan, rekaman berisiko terasa kurang nyaman ditonton, terutama saat tangan tidak sepenuhnya stabil atau subjek bergerak.
Nokia G60 5G tetap menarik untuk kebutuhan konten kasual karena visualnya kuat dan stabilisasi videonya membantu. Tetapi, sektor audio masih menjadi bagian yang paling perlu perhatian agar hasil rekaman terasa lebih seimbang antara gambar yang tajam dan suara yang lebih bersih.
