Pilihan lampu kendaraan dengan harga mulai di bawah Rp 1 juta menjadi salah satu penawaran yang dibawa Audiotech ke Indonesia. Produk tersebut juga disertai garansi hingga dua tahun setelah pembelian.
Penawaran harga ini muncul di tengah rencana investasi sekitar US$ 30 juta selama tiga tahun. Dana itu akan digunakan untuk memperkuat bisnis komponen aftermarket otomotif di Indonesia.
Pilihan warna untuk kondisi jalan
Audiotech saat ini mengusung lampu dengan temperatur warna 6.000 Kelvin yang menghasilkan cahaya putih terang. Perusahaan juga berencana menambah varian 5.700 Kelvin dengan warna yang sedikit lebih kekuningan untuk kondisi hujan.
Dua karakter cahaya tersebut nantinya tersedia dalam pilihan putih dan kuning. Konsumsi daya listriknya disebut tetap sama, sehingga pengguna dapat memilih warna tanpa kebutuhan daya kendaraan yang berbeda.
Produk pencahayaan ini diposisikan dengan tingkat kecerahan tinggi, penggunaan listrik yang hemat, serta usia pakai yang lebih awet. Audiotech menargetkan produknya tetap kompetitif di Pasar Otomotif Indonesia.
Portofolio lampu yang disiapkan
Ekspansi perusahaan tidak hanya mencakup lampu utama kendaraan. Audiotech juga menyiapkan lampu kabut, lampu grille, lampu rem, lampu kabin, dan lampu sein.
| Kategori Produk | Jumlah Pilihan yang Disebutkan | Keterangan |
|---|---|---|
| Lampu utama | 6 hingga 8 tipe | Bagian dari lini pencahayaan kendaraan |
| Lampu kabut | 7 tipe | Disiapkan untuk berbagai kebutuhan kendaraan |
| Lampu grille | 4 tipe | Melengkapi pilihan pencahayaan Audiotech |
| Lampu pendukung | Tidak disebutkan jumlahnya | Lampu rem, kabin, sein, dan produk lain |
Di luar produk pencahayaan, perusahaan turut menyiapkan lampu grille berbasis Android, cairan pencuci mobil, kaca film, wiper, dan klakson yang menjadi bagian dari Conpex. Seluruh produk disebut menjalani pengujian ketat sebelum dipasarkan.
Pengujian tersebut ditujukan untuk menjaga tingkat kerusakan produk tetap rendah. Langkah itu juga diarahkan untuk memastikan kualitas dan daya tahan komponen yang dijual kepada konsumen.
Penyesuaian untuk kendaraan setir kanan
Business Director Audiotech Asia Pasifik, Arman Soebroto, menempatkan Indonesia sebagai pasar strategis bagi perusahaan yang berbasis di Guangzhou, China. Karena itu, produk yang dipasarkan disesuaikan dengan kebutuhan konsumen, karakter kendaraan, serta regulasi di dalam negeri.
Penyesuaian penting dilakukan pada sistem pencahayaan kendaraan berkemudi kanan atau Right Hand Drive. Standar lampu setiap negara berbeda, sehingga spesifikasi produk tidak dapat dipasarkan secara seragam di semua wilayah.
Menurut Beritasatu, Audiotech memakai teknologi blue lens pada lampunya untuk pasar Indonesia. Arman mengatakan, “Semua brand harus menyesuaikan aturan di masing-masing negara. Untuk lampu kami menggunakan teknologi blue lens yang dirancang sesuai kebutuhan pasar Indonesia.”
Perusahaan juga melihat konsumen lokal cenderung memilih desain lampu yang sederhana atau datar. Bentuk tersebut dinilai lebih mudah dipasang dan disetel pada kendaraan pengguna.
Produksi lokal dan digitalisasi
Investasi tiga tahun itu mencakup riset dan pengembangan produk, peningkatan produksi dalam negeri, serta digitalisasi proses bisnis. Penguatan kapasitas lokal menjadi bagian dari strategi Audiotech untuk memperluas jangkauan Produk Aftermarket Otomotif di Indonesia.
Dengan rentang harga lampu yang dimulai dari bawah Rp 1 juta hingga sekitar Rp 1,5 juta, Audiotech menempatkan keterjangkauan sebagai salah satu daya tarik produknya. Garansi hingga dua tahun melengkapi strategi tersebut dalam persaingan pasar komponen otomotif nasional.
