Audit Rekening PT Ungkap Kerugian Amanda Manopo Hampir Rp3 Miliar dalam 8 Bulan

Author: Redaksi Android62

Audit internal atas rekening PT milik Amanda Manopo mengungkap dugaan kerugian hampir Rp3 miliar dalam periode sekitar delapan bulan. Nilai tersebut disebut mencakup dana perusahaan dan dana pribadi Amanda yang ditemukan setelah penelusuran transaksi dilakukan.

Temuan itu mendorong Amanda membawa persoalan tersebut ke jalur hukum setelah hubungan kerja dengan mantan karyawannya berakhir. Ia mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan pada Rabu (22/7/2026) untuk menindaklanjuti dugaan tersebut.

Penelusuran Berawal dari Rekening Perusahaan

Menurut Amanda, pemeriksaan atas rekening koran dan aliran dana PT memperlihatkan transaksi yang dianggap tidak wajar. Audit dilakukan setelah seluruh data keuangan ditelaah untuk mengetahui arah penggunaan dana.

Pemecatan mantan karyawan itu pada awalnya tidak terkait dugaan penggelapan. Amanda menyebut keputusan tersebut diambil karena tindakan yang dinilainya tidak menyenangkan, sebelum pemeriksaan keuangan menemukan persoalan lain.

Rincian Keterangan
Perkiraan kerugian Hampir Rp3 miliar
Periode kerja mantan karyawan Sekitar 8 bulan
Transaksi dompet digital GoPay dan OVO sekitar Rp25 juta
Dasar penelusuran Audit rekening PT dan rekening koran

Amanda menyatakan angka itu merupakan hasil penghitungan internal berdasarkan transaksi yang ditelusuri dari rekening perusahaan. Ia menilai persoalan tersebut berdampak besar karena dana yang dipermasalahkan berasal dari hasil kerja kerasnya di industri hiburan.

“Kerugian itu kemungkinan sekitar hampir Rp 3 miliaran. Gitu. Selama dia bekerja hampir 8 bulan,” kata Amanda saat berada di Polres Metro Jakarta Selatan. Pernyataan itu disampaikan dalam konteks penjelasan mengenai hasil audit yang telah dilakukan.

Transaksi Digital hingga Dugaan Penggunaan Pribadi

Pemeriksaan juga menyoroti dugaan penggunaan dana di luar kepentingan perusahaan. Amanda menyebut bukti transaksi memperlihatkan pemakaian melalui dompet digital, perjalanan ke luar negeri, kunjungan ke kelab di Bali, serta pengeluaran untuk bersenang-senang.

Nilai transaksi melalui GoPay dan OVO yang disebut Amanda mencapai sekitar Rp25 juta. Rincian penggunaan dana lainnya masih menjadi bagian dari bukti yang disiapkan untuk kebutuhan laporan.

Pemberitaan hot.detik.com menyebut Amanda dan tim hukumnya sedang melengkapi dokumen administratif tambahan. Berkas yang disiapkan antara lain hasil audit keuangan serta keterangan dari sejumlah saksi kunci.

Laporan Polisi Disiapkan

Amanda memilih menyerahkan penanganan persoalan itu kepada kepolisian dengan pendampingan kuasa hukumnya, Sandy Arifin. Ia menegaskan tidak ingin lagi memberikan kesempatan atau itikad baik kepada pihak yang diduga terlibat.

“Ah, capek jadi orang baik ah. Sekali-kali kita harus memberikan efek jera ya,” ujar Amanda. Ia berharap langkah tersebut dapat menjadi peringatan bagi pihak lain yang menghadapi persoalan serupa.

Laporan Polisi resmi direncanakan diterbitkan pada Selasa pekan depan setelah dokumen dan bukti pendukung diserahkan. Perkara ini masih berada pada tahap pelaporan dan pengumpulan bukti, sehingga dugaan penggelapan akan ditangani sesuai proses hukum yang berlaku.

Source: hot.detik.com
Berita Terbaru