Baca Buku Sebelum Tidur Bisa Membantu Tidur Lebih Nyenyak, Begini Efeknya pada Tubuh

Author: Redaksi Android62
Add on Google

Kebiasaan membaca buku sebelum tidur ternyata bukan hanya membuat suasana lebih tenang, tetapi juga berkaitan dengan kualitas istirahat yang lebih baik. Sejumlah temuan menyebut aktivitas sederhana ini dapat membantu tubuh lebih siap masuk ke waktu tidur, sekaligus memberi dampak pada kesehatan mental dan fungsi otak.

Pilihan media bacaan juga ikut berpengaruh. Buku fisik lebih disarankan dibanding membaca lewat ponsel karena cahaya layar dapat mengganggu produksi melatonin, yaitu hormon yang membantu tubuh tertidur.

Dampaknya tidak berhenti di rasa rileks

Membaca memberi ruang bagi pikiran untuk beristirahat sejenak dari beban harian. Saat tenggelam dalam cerita, otak tidak hanya menerima hiburan, tetapi juga mendapat jeda dari tekanan yang menumpuk.

Beberapa studi menunjukkan membaca fiksi dapat memperbaiki suasana hati dan emosi. Aktivitas ini juga dikaitkan dengan rasa bahagia, empati yang lebih kuat, serta penurunan depresi, kecemasan, dan emosi negatif.

Penelitian lain yang dilaporkan pada tahun 2022 menyebut membaca dapat meningkatkan mindfulness, optimisme, dan kebahagiaan. Dengan kata lain, manfaatnya tidak hanya terasa saat buku masih dibuka, tetapi juga dalam kondisi emosi setelahnya.

Ada kaitan dengan otak yang tetap aktif

Dari sisi kognitif, membaca buku punya perhatian tersendiri. Studi tahun 2016 oleh peneliti di Yale University School of Public Health menemukan bahwa kebiasaan ini dapat menurunkan risiko kematian hingga 20 persen.

Temuan itu juga menunjukkan bahwa orang yang membaca buku memiliki umur lebih panjang dibanding mereka yang lebih sering membaca majalah atau koran. Para peneliti menduga imajinasi yang bekerja saat membaca ikut menjaga otak tetap aktif dan berkontribusi pada kesehatan jangka panjang.

Ada pula temuan yang menyebut pembaca fiksi yang meluangkan setidaknya 30 menit setiap hari bisa menambah rata-rata dua tahun usia. Manfaat seperti ini, menurut temuan tersebut, lebih erat dengan kebiasaan yang dilakukan secara rutin daripada efek instan.

Membaca malam hari dan kualitas tidur

Saat dilakukan sebelum tidur, membaca buku dikaitkan dengan tidur yang lebih nyenyak. Sejumlah penelitian menyebut kebiasaan ini dapat memperpanjang durasi tidur dan meredakan insomnia.

Suasana yang tenang selama membaca ikut membantu tubuh bersiap memasuki waktu istirahat. Karena itu, banyak orang menjadikan aktivitas ini sebagai bagian dari rutinitas malam untuk membangun pola tidur yang lebih baik.

Perbedaan jenis bacaan juga penting. Buku fisik lebih direkomendasikan karena tidak memancarkan cahaya layar yang dapat mengganggu proses tubuh untuk mengantuk.

Kebiasaan sederhana dengan manfaat luas

Rangkaian temuan tersebut memperlihatkan bahwa membaca buku bekerja di lebih dari satu sisi kesehatan. Aktivitas ini membantu otak tetap aktif, memberi jeda untuk menenangkan pikiran, dan mendukung tidur yang lebih berkualitas.

Karena manfaatnya mencakup aspek mental, kognitif, dan fisik, membaca buku layak dipandang sebagai kebiasaan sehat yang mudah dijalankan. Jika dilakukan secara konsisten, kebiasaan ini bisa menjadi cara praktis untuk menjaga tubuh dan pikiran tetap seimbang.

Source: www.beautynesia.id
Disclaimer
Artikel ini disusun dengan bantuan sistem otomasi dan ditinjau oleh redaksi agar tetap sesuai dengan fakta dari sumber rujukan.
Berita Terbaru