Baker Tetap Masuk Rencana Nova, Baru Turun Di Semifinal Jika Garuda Muda Lolos Grup

Author: Redaksi Android62

Mathew Baker masih disiapkan untuk memperkuat Timnas U-19 Indonesia di Piala AFF U-19, meski ia lebih dulu mendapat panggilan ke tim senior. Nova Arianto menegaskan bek 17 tahun itu tidak dicoret dari skuad Garuda Muda dan baru akan bergabung saat fase semifinal jika Indonesia mampu lolos dari grup.

Keputusan tersebut membuat Baker dipastikan absen dalam tiga pertandingan fase grup. Namun, posisinya tetap dipertahankan dalam daftar pemain, sehingga tim pelatih masih membuka ruang untuk memaksimalkan tenaganya pada fase yang lebih krusial.

Nova juga menutup kemungkinan mencari nama baru untuk menggantikan Baker di skuad final. Pelatih asal Jawa Timur itu menegaskan bahwa bek muda tersebut tetap menjadi bagian dari rencana Garuda Muda di turnamen ini.

Pemanggilan Baker ke tim senior terjadi untuk agenda FIFA Matchday di bawah arahan John Herdman. Tim senior dijadwalkan menghadapi Oman pada 5 Juni dan Mozambik pada 9 Juni.

Di saat yang sama, Garuda Muda tengah bersiap menjalani fase grup Piala AFF U-19 2026 di Medan, Sumatera Utara. Indonesia tampil sebagai tuan rumah sekaligus juara bertahan, sehingga setiap langkah awal tim akan mendapat sorotan besar.

Perjalanan Indonesia di Grup A dimulai dengan laga melawan Myanmar pada malam ini pukul 20.00 WIB. Setelah itu, tim akan menghadapi Timor Leste pada Kamis (4/6) pukul 20.00 WIB, lalu menutup fase grup dengan duel melawan Vietnam pada Minggu (7/6) pukul 20.00 WIB.

Seluruh pertandingan Indonesia di fase grup berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara. Format turnamen hanya memberi tiket semifinal kepada tiga juara grup dari Grup A, B, dan C, serta satu runner-up terbaik.

Artinya, peluang Baker untuk kembali bergabung sangat bergantung pada hasil Indonesia di fase grup. Jika Garuda Muda lolos, ia baru bisa masuk mulai semifinal yang dijadwalkan pada Kamis (11/6/2026).

Setelah itu, laga perebutan tempat ketiga dan final akan digelar dua hari kemudian pada Sabtu (13/6/2026). Dalam situasi seperti ini, mempertahankan Baker tetap di skuad menunjukkan bahwa tim pelatih masih menempatkannya sebagai opsi penting untuk fase penentuan.

Status itu juga terasa penting karena Indonesia datang sebagai juara bertahan setelah menjuarai edisi 2024 di Surabaya. Saat itu, tim asuhan Indra Sjafri menang 1-0 atas Thailand di final dan mengamankan gelar kedua Indonesia di ajang tersebut.

Dengan modal tersebut, ekspektasi terhadap Garuda Muda kembali tinggi, terlebih saat tampil di kandang sendiri. Karena itu, keputusan Nova Arianto menjaga Baker tetap tersedia hingga semifinal memberi gambaran bahwa tim pelatih ingin mempertahankan opsi terbaik untuk laga-laga paling menentukan.

Source: bola.bisnis.com
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru