Hasbro dinilai tidak perlu tergesa-gesa mencari studio yang dianggap pantas menangani Baldur’s Gate 4. Langkah yang lebih masuk akal adalah membangun kemampuan studio dari proyek yang lebih kecil terlebih dahulu, seperti yang terjadi pada Larian.
Alasannya sederhana: beban nama Baldur’s Gate saat ini terlalu besar untuk studio yang belum siap. Proyek itu bukan hanya menuntut game yang masif dan rapi, tetapi juga langsung mengundang perbandingan dengan Baldur’s Gate 3 sejak hari pertama.
Ekspektasi Baldur’s Gate 4 terlalu berat untuk tim baru
Pandangan ini muncul karena studio baru akan menghadapi tekanan yang sangat tinggi tanpa fondasi teknis dan pengalaman yang memadai. Ketika BioWare dulu membuat Baldur’s Gate pertama, studio itu masih punya ruang untuk bereksperimen dan belum dibebani ekspektasi sebesar sekarang.
Bagi beberapa pengamat, nama Baldur’s Gate pada tahap ini lebih mirip ujian daripada peluang. Jika dikerjakan oleh tim yang belum siap, merek itu justru berisiko merusak studio sebelum sempat berkembang.
Beamdog dan Owlcat belum terlihat sebagai jawaban sempurna
Beamdog sempat menjadi contoh studio yang paling dekat dengan warisan klasik BioWare. Sejak 2012, studio ini mengelola game RPG klasik BioWare dan menambahkan konten baru, tetapi tetap sulit keluar dari bayang-bayang studio yang jauh lebih besar.
Meski dikenal lewat Enhanced Editions, perjalanan Beamdog tidak selalu mulus. Beberapa remaster yang mereka rilis juga sempat hadir dalam kondisi kurang ideal, sehingga sulit membayangkan mereka langsung memikul ambisi sebesar Baldur’s Gate 4.
| Studio | Kekuatan | Catatan |
|---|---|---|
| Beamdog | Menangani RPG klasik BioWare dan konten tambahan | Pernah merilis beberapa remaster yang kurang ideal |
| Owlcat | Rekam jejak kuat di CRPG dan game bergaya Infinity Engine | Fokus terbagi ke beberapa proyek dan pendekatannya dinilai kurang pas |
Owlcat juga belum dianggap sebagai jawaban yang tepat, meski studio itu punya rekam jejak kuat di CRPG. Pathfinder games mereka sangat mirip dengan game-game Infinity Engine milik BioWare, dan Rogue Trader disebut membaik setelah polish pasca-rilis.
Namun, skala kerja Owlcat sudah terbagi ke beberapa proyek lain, termasuk Dark Heresy dan RPG Expanse. Di sisi desain, pendekatannya yang cenderung “more is more” juga dinilai kurang cocok untuk Baldur’s Gate 4.
Larian sukses karena tumbuh bertahap, bukan muncul instan
Di sisi lain, Larian tidak muncul begitu saja sebagai studio yang siap membuat Baldur’s Gate 3. Studio itu terbentuk lewat banyak tahun sukses, kegagalan, perubahan arah yang aneh, bahkan hampir tutup, dan semua proses itu ikut membentuk hasil akhirnya.
Karena itu, mencari “Larian berikutnya” dianggap bukan pekerjaan yang bisa diselesaikan dengan cepat. Studio seperti itu tidak bisa ditemukan begitu saja, apalagi jika yang dicari adalah tim yang sanggup langsung menanggung beban Baldur’s Gate 4.
Hasbro masih punya ruang untuk bermain jangka panjang
Argumen utamanya justru mengarah ke pendekatan yang lebih sabar. Dungeons & Dragons sangat luas, sehingga Hasbro tidak harus memaksa semua proyek untuk menjadi penerus langsung Baldur’s Gate 3.
Proyek yang lebih kecil bisa dipakai untuk membangun pengalaman, mengembangkan alat baru, dan menyiapkan fondasi studio. Dengan cara itu, sebuah Baldur’s Gate 4 mungkin bisa lahir sekitar 10 tahun lagi dari tim yang benar-benar siap memenuhi ekspektasi besar.
