Arus lalu lintas di sekitar Bali United Training Center, Gianyar, Bali, dipantau langsung dari udara saat gelaran Kemala Run digelar. Korlantas Polri menurunkan ETLE Drone Patrol Presisi untuk membantu pengawasan sekaligus menjaga kelancaran acara yang diikuti ribuan peserta.
Pemantauan udara ini memberi petugas gambaran situasi secara real-time sehingga perubahan kondisi di lapangan bisa direspons lebih cepat. Dengan cara itu, pengaturan lalu lintas di sekitar venue dapat disesuaikan tanpa harus hanya mengandalkan laporan dari darat.
Pengawasan udara untuk acara berskala besar
Dalam situasi seperti Kemala Run, pergerakan peserta dan kendaraan di sekitar lokasi bisa berubah cepat. Karena itu, kehadiran ETLE Drone Patrol Presisi menjadi penting untuk memberi sudut pandang yang lebih luas terhadap kondisi jalan dan aktivitas di area lomba.
Drone tersebut tidak hanya berfungsi sebagai alat pemantau arus kendaraan, tetapi juga mendampingi jalannya perlombaan dari udara. Pengawasan seperti ini membantu kepolisian menjaga kegiatan masyarakat tetap aman dan tertib selama acara berlangsung.
Kepolisian menilai acara olahraga dengan jumlah peserta besar kerap memunculkan titik kepadatan tertentu. Dengan pantauan dari udara, potensi gangguan bisa dikenali lebih awal sehingga petugas dapat bersiap sebelum situasi berkembang lebih jauh.
Data real-time bantu pengaturan di lapangan
Informasi visual dari drone dimanfaatkan langsung oleh petugas lapangan untuk menyesuaikan pengaturan lalu lintas. Data yang masuk secara cepat memperkuat koordinasi di sekitar lokasi kegiatan, terutama ketika kondisi di lapangan berubah sewaktu-waktu.
Pola kerja ini membuat pengamanan lebih adaptif karena petugas darat dan operator drone bisa saling melengkapi. Dengan begitu, kepolisian tetap dapat menjaga ketertiban acara tanpa menghambat mobilitas warga di sekitar venue.
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyampaikan bahwa pemanfaatan ETLE Drone Patrol Presisi merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung kegiatan masyarakat. Ia menegaskan bahwa pendekatan modern dan humanis tetap menjadi dasar dalam transformasi digital tersebut.
Agus juga menyebut transformasi digital diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memberi rasa aman bagi peserta. Pernyataan itu memperlihatkan bahwa teknologi dipakai bukan semata untuk pengawasan, tetapi juga untuk mendukung pelayanan publik yang lebih baik.
Bukan hanya memantau, tetapi juga mendokumentasikan
Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri Brigjen Faizal menjelaskan bahwa drone memiliki fungsi lebih luas daripada sekadar memantau kendaraan. Menurut dia, perangkat itu juga membantu dokumentasi dan analisis situasi di lapangan.
Faizal menekankan pentingnya data yang akurat agar petugas bisa mengambil keputusan dengan sigap jika muncul potensi gangguan. Karena itu, drone menjadi salah satu sumber informasi operasional yang mendukung kerja personel di lapangan.
Sinergi antara operator drone dan petugas darat membuat pengamanan berjalan lebih responsif. Pola ini memberi ruang bagi kepolisian untuk tetap menjaga kelancaran kegiatan masyarakat sekaligus memastikan area sekitar tetap terkendali.
Kemala Run berlangsung aman dan tertib
Pelaksanaan Kemala Run di Gianyar dilaporkan berjalan aman dan lancar. Arus lalu lintas di kawasan sekitar juga terpantau terkendali meski ribuan peserta dari berbagai wilayah ikut ambil bagian.
Ajang ini menjadi sorotan karena melibatkan partisipasi masyarakat dalam jumlah besar. Di sisi lain, pengawasan udara membantu memastikan kegiatan olahraga tetap tertib tanpa mengganggu mobilitas warga sekitar.
Kolaborasi ETLE Drone Patrol Presisi dengan petugas lapangan menunjukkan pola pengamanan yang semakin responsif untuk kegiatan publik. Di Bali, pemantauan dari udara menjadi dukungan penting agar jalannya lomba tetap teratur dan kondisi lalu lintas di sekitar venue tetap terkendali.







