Bantuan Armada Menguatkan Kopdes Kediri, Distribusi Barang Kelurahan Ditarget Lebih Lancar

Kota Kediri menargetkan seluruh sarana dan prasarana pendukung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bisa lengkap sebelum 16 Mei 2026. Dorongan itu diharapkan membuat layanan koperasi di tingkat kelurahan berjalan lebih lancar dan distribusi barang semakin efisien bagi warga.

Salah satu penguat utama yang disiapkan pemerintah kota adalah kendaraan operasional. Fasilitas ini dipandang penting karena tidak hanya mempermudah pengiriman barang, tetapi juga membantu aktivitas usaha koperasi agar bergerak lebih cepat.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menilai kendaraan operasional akan memperlancar distribusi dan membuat kegiatan usaha koperasi lebih mudah dijalankan. Menurut dia, kehadiran armada tersebut dapat ikut mempercepat pergerakan ekonomi di masing-masing kelurahan.

Dukungan itu juga menjadi bagian dari pengembangan Kopdes di Kota Kediri yang terus berjalan sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah pusat. Saat ini tercatat ada 46 koperasi yang sudah terbentuk di kota tersebut.

Dari jumlah itu, 26 unit telah beroperasi dan tiga unit lainnya masih dalam proses pembangunan. Vinanda menyampaikan dua di antaranya telah selesai sehingga bantuan kendaraan operasional dan sarana pendukung lain bisa mulai diserahkan.

Bantuan yang disiapkan mencakup armada dan perlengkapan penunjang usaha. Dandim 0809 Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah menjelaskan fasilitas tersebut terdiri dari satu kendaraan roda enam Mitsubishi Fuso FE74HD, satu mobil pikap 4×4, dan dua unit motor roda tiga.

Selain kendaraan, koperasi juga menerima rak display, AC, dan mebel. Seluruh dukungan tersebut difasilitasi oleh PT Agrinas Pangan Nusantara untuk membantu kelancaran pelayanan koperasi di wilayah kelurahan.

Pemerintah kota berharap perlengkapan itu membuat aktivitas ekonomi masyarakat di tiap kelurahan semakin terbantu. Dukungan armada dan sarana pendukung juga diharapkan menjaga momentum pertumbuhan koperasi yang sedang dibangun.

Di sisi lain, Vinanda mengingatkan pengurus koperasi agar merawat semua fasilitas yang sudah diberikan. Ia menekankan pentingnya menjaga aset agar tidak cepat rusak dan tidak disalahgunakan.

Ia juga meminta pengelolaan koperasi dilakukan secara profesional dan disertai inovasi usaha. Menurut Vinanda, bantuan pemerintah akan terasa lebih maksimal jika koperasi mampu bekerja tertib dan konsisten.

Sejumlah koperasi di Kota Kediri sendiri disebut sudah mulai menunjukkan kreativitas dalam membuka layanan usaha. Ragam usaha yang muncul mencakup apotek, penjualan sembako, kerajinan, hingga photobooth.

Pola tersebut memperlihatkan koperasi tidak hanya bergerak di kebutuhan pokok. Koperasi juga mulai berkolaborasi dengan ekonomi kreatif untuk memperluas manfaat bagi warga di tingkat kelurahan.

Source: jatim.antaranews.com

Berita Terkait