Moto3 Junior World Championship 2026 akan menjadi panggung baru bagi Muhammad Kiandra Ramadhipa bersama Honda Asia-Dream Racing Junior Team. Pebalap binaan PT Astra Honda Motor itu langsung turun dengan Honda NSF250RW bernomor #32 saat seri pembuka digelar di Sirkuit Barcelona-Catalunya.
Langkah naik kelas ini menandai babak yang lebih menantang bagi pebalap 16 tahun asal Sleman, Yogyakarta. Ia datang ke level yang lebih tinggi setelah mencuri perhatian lewat performa kuat di European Talent Cup.
Barcelona juga memberi makna khusus bagi Ramadhipa karena lintasan itu bukan tempat asing baginya. Di sirkuit yang sama, ia pernah meraih kemenangan tertinggi di European Talent Cup pada musim lalu.
Bekal dari musim sebelumnya
Nomor balap #32 yang kembali ia gunakan memiliki nilai sejarah tersendiri. Dengan nomor itu, Ramadhipa pernah mencatatkan diri sebagai pebalap Indonesia pertama yang memenangi European Talent Cup.
Musim lalu juga menegaskan konsistensinya di lintasan Eropa. Ia menutup European Talent Cup di posisi kelima klasemen akhir dengan dua kemenangan dan satu podium tambahan.
Tak hanya itu, Ramadhipa juga membukukan hasil penting di Red Bull Rookies Cup. Ia finis di posisi kedelapan dalam ajang tersebut.
Kombinasi hasil itu membuat namanya semakin diperhitungkan di kalangan pebalap muda Eropa. Barcelona pun jadi tempat yang pas untuk membuka musim baru karena ia sudah punya pengalaman positif di sana.
Persiapan sejak awal Maret
Untuk menyambut musim ini, Ramadhipa sudah lebih dulu menjalani persiapan intensif di Eropa. Program itu dimulai sejak awal Maret dan mencakup winter camp, latihan fisik, serta tes motor bersama tim.
Valencia dan Barcelona menjadi dua lokasi penting dalam rangkaian persiapan tersebut. Langkah ini menunjukkan upaya tim dan pebalap agar datang ke seri pembuka dengan adaptasi yang lebih matang.
Moto3 Junior World Championship sendiri dijadwalkan berjalan di tujuh putaran di berbagai sirkuit Eropa. Kalender musim ini mencakup Barcelona, Estoril, Jerez, Magny-Cours, Valencia, MotorLand Aragon, dan Misano.
Sepanjang musim akan ada total 12 balapan. Sebagian besar seri menghadirkan dua race dalam satu akhir pekan, sehingga konsistensi akan sangat menentukan hasil akhir.
Target bertahap di musim baru
Ramadhipa menatap musim ini dengan fokus pada perkembangan diri. Ia ingin tampil lebih baik dari musim sebelumnya tanpa terus membandingkan dirinya dengan pebalap lain.
Pendekatan itu membuatnya menilai lawan terbesarnya adalah dirinya sendiri. Meski begitu, ia tetap punya target pribadi dan ingin mencapainya secara bertahap tanpa memberi tekanan berlebihan.
Sasaran utamanya tetap berada sedekat mungkin dengan podium. Ia juga ingin melampaui capaian musim lalu di European Talent Cup.
Dari sisi pembinaan, perjalanan Ramadhipa di Moto3 Junior World Championship menjadi bagian dari komitmen jangka panjang AHM. Jalur ini disiapkan untuk mendorong talenta muda Indonesia berkembang lewat sistem berjenjang hingga level yang lebih tinggi.
General Manager Marketing Planning & Analysis AHM Andy Wijaya berharap Ramadhipa terus berkembang, menikmati proses, dan memberikan performa terbaik sepanjang musim. AHM juga melihat kiprah ini sebagai inspirasi bagi anak muda Indonesia yang ingin berprestasi di ajang balap internasional.
Di Barcelona, Ramadhipa dijadwalkan menjalani latihan resmi pada Kamis dan Jumat, lalu kualifikasi pada Sabtu. Dua balapan utama akan berlangsung Minggu dengan durasi 14 lap per race, dan keduanya bisa disaksikan melalui YouTube FIM MotoJunior.
Source: oto.detik.com






