Barcelona Pertimbangkan Tebus Rashford, Manchester United Bisa Kembali Menanggung Gaji Besar

Barcelona semakin dekat untuk mengambil keputusan besar terkait Marcus Rashford. Setelah masa pinjamannya dari Manchester United berakhir, klub Spanyol itu mulai serius menimbang opsi untuk mengaktifkan klausul pembelian permanen yang sudah disiapkan dalam kesepakatan awal.

Daya tarik utama Rashford ada pada kontribusinya yang langsung terasa di lini depan. Penyerang asal Inggris itu mencatat 12 gol dan 13 assist dari 43 penampilan, angka yang membuat statusnya berubah dari pemain pinjaman menjadi kandidat aset jangka panjang bagi tim asuhan Hansi Flick.

Barcelona melihat nilai lebih dari Rashford

Performa Rashford memberi Barcelona alasan kuat untuk mempertimbangkan langkah lanjutan. Catatan 25 keterlibatan gol dalam 43 laga menunjukkan bahwa kontribusinya tidak berhenti pada urusan mencetak gol, tetapi juga membantu menciptakan peluang bagi rekan setim.

Peran itu penting bagi Barcelona yang kerap membutuhkan pemain dengan kemampuan eksplosif dari sisi kiri. Rashford dinilai mampu membuka ruang, menambah variasi serangan, dan memberi ancaman yang konsisten terhadap pertahanan lawan yang rapat.

Angka klausul dan tenggat yang harus diperhitungkan

Sumber yang dikutip BBC Sport dan AOL menyebut Barcelona memiliki opsi pembelian senilai £26 juta atau 30 juta euro. Klausul itu harus diaktifkan sebelum 15 Juni 2026, sehingga klub tidak punya waktu leluasa untuk menunda keputusan terlalu lama.

Berikut poin utama yang kini menjadi bahan hitung-hitungan Barcelona:

  1. Harga pembelian sudah ditetapkan di angka £26 juta.
  2. Aktivasi klausul harus dilakukan sebelum tenggat yang tersedia.
  3. Gaji Rashford tetap masuk dalam total biaya kepemilikan permanen.
  4. Barcelona juga perlu menjaga ruang anggaran untuk sektor lain.

Kondisi tersebut membuat keputusan ini tidak sesederhana melihat performa di lapangan. Barcelona harus menilai apakah investasi pada Rashford lebih penting dibanding menyimpan dana untuk kebutuhan transfer lain.

Faktor finansial tetap jadi penentu

Hansi Flick dikabarkan ingin mempertahankan Rashford, tetapi keputusan akhir tetap bergantung pada kesehatan keuangan klub. Barcelona masih harus menjaga keseimbangan antara kebutuhan skuad dan batas anggaran yang ketat.

Situasi itu menempatkan klub pada pilihan yang cukup sensitif. Di satu sisi, Rashford sudah menunjukkan kecocokan dengan sistem yang digunakan. Di sisi lain, Barcelona tetap harus berhitung cermat agar tidak mengganggu rencana pembenahan skuad secara keseluruhan.

Manchester United bisa kembali menanggung beban lama

Jika klausul pembelian tidak diaktifkan, Rashford akan kembali ke Old Trafford pada 30 Juni. Dalam skenario tersebut, Manchester United kembali harus menanggung salah satu struktur gaji terbesar di dalam skuad mereka.

Sir Jim Ratcliffe sebelumnya juga menyoroti beban subsidi gaji untuk pemain yang dipinjamkan ke klub lain. Hal itu memperlihatkan bahwa masa depan Rashford bukan hanya soal performa, tetapi juga soal efisiensi finansial yang kini menjadi perhatian serius di United.

Manchester United disebut tidak ingin membuka negosiasi ulang mengenai biaya transfer yang sebelumnya sudah disepakati. Sikap itu membuat posisi Barcelona jelas: membayar sesuai klausul atau melepas Rashford untuk kembali ke Premier League.

Peluang pulang ke Old Trafford tetap terbuka

Di tengah situasi tersebut, Michael Carrick dikabarkan terbuka untuk memulangkan Rashford. Ia disebut menilai Rashford cocok mengisi sisi kiri dalam skema 4-2-3-1 karena memiliki kecepatan, daya jelajah, dan kemampuan menyerang ruang kosong.

Hubungan Rashford dengan klub sempat memanas pada era Ruben Amorim, dan kondisi itu ikut mendorong kepindahannya ke Aston Villa lalu ke Barcelona. Bila transfer permanen tidak terjadi, jalur kembali ke United masih bisa terbuka, meski konsekuensi finansialnya tidak ringan bagi klub.

Dengan semua pertimbangan itu, Barcelona kini berada di titik penentuan. Klub harus memilih antara mengunci pemain yang sudah memberi dampak nyata atau membiarkan Rashford pulang dan membuat Manchester United kembali menghadapi beban gaji mahal yang sempat mereka lepaskan.

Berita Terkait